KUDUS, Harianmuria.com – Ribuan warga memadati kawasan Alun-alun Simpang Tujuh Kudus untuk menyaksikan Festival Balon Udara yang menampilkan 18 balon udara raksasa pada Minggu pagi, 10 Mei 2026.
Sejak pukul 06.00 WIB, kawasan pusat kota sudah dipenuhi pengunjung. Warga memanfaatkan momen itu untuk menikmati atraksi balon udara yang diterbangkan secara bergantian di atas kawasan ikon Kota Kretek.
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, menilai festival tersebut memberikan dampak positif bagi masyarakat sekaligus menghidupkan fungsi ruang publik di tengah kota.
“Masyarakat terlihat senang bisa menikmati ruang terbuka bersama-sama. Kota memang perlu ruang publik agar masyarakat dapat berkumpul, berinteraksi, dan menikmati hiburan bersama,” ujarnya.
Selain menjadi hiburan masyarakat, festival tersebut juga dinilai mampu mendorong aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Kehadiran ribuan pengunjung membuat pusat kota lebih ramai dibanding hari biasa.
Kepala Divisi Syariah Kantor Pusat Bank Jateng Syariah, Selamet Sulistiono, mengatakan jumlah balon udara yang diterbangkan disesuaikan dengan usia Bank Jateng Syariah yang memasuki 18 tahun.
“Total ada 18 balon sesuai usia Milad Bank Jateng Syariah. Harapannya masyarakat semakin mengenal dan semakin dekat dengan layanan kami,” jelasnya.
Ia menambahkan, Festival Balon Udara di Kudus merupakan bagian dari rangkaian perayaan milad yang digelar di sejumlah kota di Jawa Tengah.
“Minggu lalu di Semarang, minggu ini di Kudus, dan minggu depan insyaallah di Solo,” katanya.
Menurut Selamet, penerbangan balon dilakukan pada pagi hari untuk menghindari risiko akibat suhu panas yang dapat meningkatkan tekanan udara di dalam balon.
“Balon diterbangkan mulai pukul 06.00 WIB hingga sekitar pukul 07.30 WIB. Jika cuaca terlalu panas, balon harus segera diturunkan agar tidak sobek,” terangnya.
Jurnalis: Mohammad Fahtur Rohman
Editor: Rosyid











