JEPARA, Harianmuria.com – Seorang penjual es degan di Desa Sengonbugel, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu, 9 Mei 2026. Korban ditemukan dalam kondisi terluka dan bersimbah darah di warungnya.
Kapolsek Mayong, AKP Suyatmoko, mengungkapkan korban bernama Rudi Hartono (45), warga Desa Mayong Kidul, Kecamatan Mayong, Kabupaten Jepara.
Ia menjelaskan kronologi peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB setelah seorang saksi menerima informasi dari warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian.
“Setelah mendapat informasi, saksi menuju lokasi kejadian dan melihat korban sudah dalam keadaan tergeletak dengan posisi duduk di lantai serta banyak mengeluarkan darah,” ujar AKP Suyatmoko.
Korban kemudian mendapat penanganan medis di RS PKU Muhammadiyah Mayong. Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban mengalami sejumlah luka robek cukup serius di beberapa bagian tubuh.
Polisi menyebut korban mengalami luka robek di bagian dada dengan lebar sekitar 10 sentimeter dan kedalaman 3 sentimeter.
Selain itu, terdapat luka robek di bahu kiri selebar 4,5 sentimeter dengan kedalaman 3,5 sentimeter, serta luka di bagian ketiak kiri.
“Korban saat ini sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi. Namun korban belum dapat menjelaskan identitas pelaku,” kata Kapolsek.
Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penganiayaan tersebut. T
im dari Satreskrim Polres Jepara bersama Sat Intelkam dan Polsek Mayong telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi.
“Menurut keterangan korban, pelaku diketahui menggunakan sepeda motor Honda Beat warna putih,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Rosyid











