KENDAL, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menyerahkan bantuan tenda seragam kepada para pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di kawasan Alun-alun Kendal, Senin sore, 26 Mei 2026. Program tersebut dilakukan sebagai upaya penataan kawasan sekaligus mendukung keberlangsungan usaha pelaku UMKM kecil.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, mengatakan penataan kawasan alun-alun dilakukan agar lingkungan perdagangan menjadi lebih rapi, nyaman, dan menarik bagi masyarakat maupun pengunjung.
Menurutnya, keberadaan tenda seragam tidak hanya mempercantik kawasan kota, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.
“Harapan kami kawasan alun-alun semakin rapi dan nyaman sehingga masyarakat yang datang juga merasa betah. Di sisi lain, para pedagang juga bisa lebih nyaman menjalankan usahanya,” ujar Bupati Kendal yang akrab disapa Tika.
Ia menegaskan Pemkab Kendal memahami berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan PKL. Oleh karena itu, bantuan fasilitas usaha diharapkan dapat membantu meringankan beban operasional pedagang.
“Karena itu, bantuan fasilitas berupa tenda harapannya dapat membantu mengurangi beban operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pembeli,”
Selain menyerahkan bantuan, Tika juga meminta para pedagang menjaga kebersihan, ketertiban, serta merawat fasilitas yang telah diberikan.
Menurutnya, keberhasilan penataan kawasan membutuhkan dukungan dan kesadaran bersama antara pemerintah dan pedagang.
“Kalau sudah diserahkan kepada bapak ibu semuanya, maka perawatan dan menjaga tenda ini menjadi tanggung jawab bersama. Saya berharap seluruh PKL tetap menjaga kebersihan, keindahan dan ketertiban di kawasan alun-alun,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disdagkop UKM) Kendal, Toni Ari Wibowo, mengatakan seluruh tenda lama PKL di Alun-alun Kendal telah diganti dengan tenda baru yang lebih seragam.
“Ada sebanyak 39 tenda yang diterima pedagang di Alun-alun Kendal dengan total nominal Rp127.500.000 yang merupakan bantuan CSR Bank Jateng dan Baznas Kendal,” terangnya.
Menurut Toni, penataan PKL menjadi bagian penting dalam menciptakan wajah kota yang tertib sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor UMKM.
“Kami ingin Kendal semakin nyaman dan tertata. PKL yang tergabung dalam asosiasi akan terus dibina bersama OPD terkait termasuk Satpol PP. Kendal bisa hebat dan berdikari tentunya bersama teman-teman UMKM,” tandasnya.
Salah seorang pedagang di Alun-alun Kendal, Kuncoro, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan tenda baru dari pemerintah daerah. Ia menilai kondisi tenda saat ini lebih layak dibanding sebelumnya yang sudah rusak.
“Alhamdulillah jadi seragam tendanya dan lebih bagus bagus. Yang kemarin sudah pada rusak bolong-bolong. Terima kasih kepada Ibu Bupati,” katanya.
Jurnalis: Anik Kustiani
Editor: Rosyid











