• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Ngaji NgAllah Suluk Maleman: Merdeka dengan Kasih Sayang

Sekar Sari by Sekar Sari
21 Agustus 2023
in Kajian Agama
67 1
Anis Sholeh Ba’asyin dan Ali Fathkan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Proklamasi Kemanusiaan’ yang digelar Sabtu (19/8/2023) kemarin. (Dok.Harianmuria.com)

Anis Sholeh Ba’asyin dan Ali Fathkan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Proklamasi Kemanusiaan’ yang digelar Sabtu (19/8/2023) kemarin. (Dok.Harianmuria.com)

522
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Bulan Agustus menjadi momen kemerdekaan yang disambut dengan suka cita oleh bangsa Indonesia. Momen itulah yang juga menjadi topik bahasan dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi ke 140 pada Sabtu (19/8/2023) malam.

Dengan mengangkat tema Proklamasi Kemanusiaan, Anis Sholeh Ba’asyin menyebut, makna kemerdekaan tak hanya terbebas dari penjajahan politik satu negara terhadap negara lain. Penjajahan juga bisa dilihat  pada hilangnya otentisitas atau kebebasan berekspresi bangsa Indonesia.

Kemerdekaan sejatinya dimiliki setiap manusia. Namun manusia baru mungkin merealisasikannya setelah bisa menyingkirkan hawa nafsu dan keangkara murkaan pada dirinya.

“Terkadang merasa merdeka justru juga berbahaya. Karena menganggap dirinya merdeka justru tak mau diberi nasehat dan masukan,” ujarnya.

Kemerdekaan jika tak bersyarat itu justru menjadi kekacauan. Manusia memang diciptakan dengan batas. Kemerdekaan hanya mungkin ada di dalam batas. Jika diluar batas justru akan tersesat.

“Air untuk mengalir terus hingga ke laut juga butuh batasan. Namun kadang merdeka dianggap tanpa batasan,” tambahnya.

Oleh karenanya, kemerdekaan harus dimaknai dengan kasih sayang. Dengan begitu kemerdekaan itu akan selaras dengan kemanusiaan. Ali Fathkan salah seorang narasumber yang juga penggiat maiyah mencontohkan hal itu dengan kisah Nabi Muhammad setelah menaklukkan Mekkah.

“Setelah berhasil menaklukkan Mekkah, nabi justru menyebut jika hari itu adalah hari kasih sayang bukan pembalasan. Walaupun sebelumnya umat muslim mendapatkan perlakuan yang tidak enak. Itu menjadi bentuk kemanusiaan dan kemerdekaan,” jelas Ali.

Anis Sholeh menambahkan, Kanjeng Nabi dilembutkan hatinya untuk berinteraksi dengan berbagai macam orang. Berbagai contoh kebaikan oleh Kanjeng Nabi telah ditunjukkan untuk dapat dianut umat muslim.

“Tentu hal itu bisa terwujud asalkan kita tidak memiliki keterikatan pada duniawi.  Baik harta, anggapan manusia maupun berbagai hal lainnya. Kisah nabi Ibrahim saat diminta menyembelih putranya bisa dimaknai mengajarkan pada kita untuk tidak terikat dengan masa depan. Bahkan kita tak punya kuasa akan putra kita sendiri. Karena itu adalah hak mutlak Allah,” tambahnya.

Tak hanya cerita nabi, berbagai cerita sufi juga mengajarkan pentingnya untuk tidak terikat pada duniawi. Kisah Imam Ghozali misalnya, saat menjabat setara dengan menteri pernah diminta oleh gurunya membersihkan pasar.

“Saat mencari sapu rupanya tidak ada. Oleh sang guru diingatkan jika bisa dibersihkan dengan tangan. Rupanya Imam Ghozali tanpa memiliki keraguan akan pandangan orang lain dia segera berniat untuk mengambil kotoran itu dengan tangannya. Tapi sebelum benar-benar mengambil tangan itu ditarik oleh gurunya,” tambahnya.

Hal itu menjadi bentuk ujian keteguhan pada apa yang sangat dipercaya yakni gurunya. Dia percaya gurunya tidak akan mencelakakannya. Lebih pentingnya yakni sikap untuk tidak khawatir akan anggapan orang pada dirinya.

“25 Nabi juga dibuat sedemikian rupa dengan berbagai cara dakwah, hingga pendekatan yang berbeda untuk mengajarkan berbagai sisi yang berbeda dari kebenaran yang sama. Jadi tak perlu memaksakan apa yang dianggap benar ke orang lain,” tambahnya.

Gelaran Suluk Maleman di Rumah Adab Indonesia Mulia pada Sabtu (19/8/2023) kemarin tampak begitu spesial. Selain Sampak GusUran, acara itu turut dimeriahkan oleh Gagego musik kampung.

Kelompok musik yang memiliki ciri khas lirik dengan pesan-pesan sosial kemasyarakatan itu membawakan sejumlah lagu sebagai pembuka acara. Tak ayal ratusan orang tampak menyaksikan baik secara langsung maupun lewat berbagai platform media sosial seperti Youtube.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinKajian AgamaNgaji NgAllah Suluk Maleman
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Dokter Spesialis Ungkap Anak Dapat Terpapar Polusi Udara Sejak Kandungan hingga Lahir

Next Post

Camat Agsun Jalin Kolaborasi Banyak Pihak Bantu Korban Kebakaran di Dukuhseti

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

by ulfa puspa
25 Mei 2026
564

PATI, Harianmuria.com – Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini....

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

by Basuki
22 Desember 2025
616

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

by Basuki
17 November 2025
565

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran. Anis Sholeh Ba’asyin ajak warga bersihkan persepsi dan hindari kebencian di media sosial.

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

by Basuki
20 Oktober 2025
540

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat peran ibu sebagai pusat peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin dan Abdul Jalil mengkritik kapitalisme dan pentingnya pendidikan perempuan.

Load More

BERITA UTAMA

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
512
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
529
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Gubernur Anwar Hafid Minta Forum Pemuda Sulteng Jadi Motor Pembangunan Daerah

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dibuka Bupati Kendal, Juwero Food Festival Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Triharjo

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Merah Putih Berkibar, Veteran Asal Jepara Kenang Kembali Pengabdian di Timor Timur

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Penderita TBC di Kendal Tercatat 440 hingga April 2026, Dinkes Upayakan Zero Kasus

Penderita TBC di Kendal Tercatat 440 hingga April 2026, Dinkes Upayakan Zero Kasus

4 April 2026
589
ACARA : Ikatan Jamaah Masjid Warosatul Anbiya (IJMA) Desa Asempapan, Kecamatan Trangkil mengadakan Gema Sholawat ( Istimewa I Harianmuria.com )

Peringati Maulid Nabi dan HSN, IJMA Asempapan Gelar Gema Sholawat

25 Oktober 2022
552

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya