• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Mengetahui Karomah Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen Pati Lewat Ajaran Mengenal Diri Sendiri

Sekar Sari by Sekar Sari
9 Agustus 2022
in Kajian Agama, Highlight
190 8
Mengetahui Karomah Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen Pati Lewat Ajaran Mengenal Diri Sendiri | Harianmuria
1.5k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Seorang guru ahli thoriqoh sekaligus penyebar agama Islam di Pati, Jawa Tengah, Syaikh Ahmad Mutamakkin dikenal juga sebagai ahli dalam mengajarkan ilmu tauhid, fiqih, dan tasawuf.

Pada 7 Agustus 2022 yang bertepatan dengan 9 Muharam 1444 H, masyarakat desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati baru saja merayakan haul sekaligus buka luwur atau kain mori penutup makam dari mubaligh yang kerap disapa Mbah Mutamakkin.

Mengingat tentang sosok Mbah Mutamakkin seolah lekat dengan pesan ajarannya tentang cara mengenal diri sendiri. Sebab berdarasarkan keterangan dari salah satu keturunan atau dzuriyyah Mbah Mutamakkin sekaligus Pengasuh Ponpes Roudloh At Thohiriyah KH. Muadz Thohir, bahwa ternyata mengenal diri sendiri itu merupakan sesuatu yang tidak mudah untuk dilakukan.

“Kalau saya melihatnya sampai sekarang berkembang itu memang bagaimana seseorang itu bisa melihat diri, mengenal diri sendiri, itu menurut saya ajaran Mbah Mutamakin yang paling utama, sebab memang ternyata mengenal diri itu tidak mudah,” katanya.

Mengenal diri dalam hal ini berarti bahwa manusia tersebut menyadari tentang adanya konotasi ketidakmampuan, memiliki kelemahan, punya kelebihan, dan kekurangan. Sadar akan segala konotasi ketidakmampuan sebagai manusia biasa itulah sebagai upaya mengenalkan diri menuju jalan ke arah Sang Maha Pencipta.

“Artinya orang itu kalau mengenal dirinya bahwa dia itu benar-benar manusia yang punya konotasi ketidakmampuan, punya kelemahan, punya kelebihan, punya kekurangan. Lah mengenal diri untuk ke sana sebagai makhluk Allah itu menurut saya yang paling ditekankan Mbah Mutamakin,” terangnya.

Pernah ada suatu cerita, dimana saat itu Mbah Mutamakkin melatih dirinya agar mampu menguasai hawa nafsunya sendiri dan bukan sebaliknya. Mbah Mutamakkin menjalankan puasa dengan meninggalkan makan dan minum selama 40 hari. Setiap kali Mbah Mutamakkin berbuka, ia akan meminta istrinya untuk membuatkannya masakan lezat. Namun ketika saat hendak dihidangkan, Mbah Mutakamakkin justru dengan sengaja mengikatkan dirinya pada tiang rumah, dan dengan pertolongan Allah ia akhirnya dapat mengalahkan hawa nafsunya sendiri.

Bahkan dari riyadhoh dan tirakat yang dijalaninya itu, Mbah Mutamakkin dikaruniai karomah dengan munculnya dua ekor anjing bernama Abdul Kohar dan Qomaruddin.

“Dulu konon ceritanya ketika beliau riyadhoh tirakat bagaimana nafsunya itu agar bisa dikuasai oleh dirinya sendiri bukan nafsu menguasai diri tapi nafsu dikuasai oleh Mbah Mutamakkin itu ketika sudah puncak nafsu itu muncul dua ekor anjing yang diberi nama Abdul Kohar dan Qomaruddin,” ungkapnya.

Namun karomah yang dimiliki oleh Mbah Mutamakkin itu justru menimbulkan kontroversi pada masa itu, mengingat ada sebuah omongan seorang ulama dianggap cacat keilmuannya apabila memelihara seekor anjing.

“Pada masa itu kenapa dipermasalahkan karena pada masa itu adalah madzhab ulama Indonesia itu madzhab Syafi’i bukan Maliki. Kalau Maliki itu tidak masalah ada anjing kan. Jadi kalau orang Indonesia kalau ngulama kok ngingoni asu termasuk cacat begitu,” lanjutnya.

Meskipun sempat mendapatkan pergolakan pada masa itu, namun Mbah Mutamakkin akhirnya bisa membuktikan karomahnya pada saat dirinya hendak dihukum bakar oleh Pemerintah Kesultanan Solo yang dipimpin Pakuwono II. Dimana dua anjing miliki Mbah Mutamakkin tidak terbakar saat mencoba mengambilkan terompah miliknya ketika dengan sengaja dilempar ke arah bara api yang berkobar.

Dari karomah itulah Mbah Mutamakkin berhasil menjadikan Pakubuwono II menjadi santrinya hingga membuat jalan dakwah Islam berhasil di daerah tanah merdikan atau sebutan desa Kajen pada masa itu. (Lingkar Network – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatiKajenMargoyosoMbah MutamakkinpatiSyaikh Ahmad Al-MutamakkinWaliyullah
SummarizeShare110SendShare
Previous Post

Meriahkan Kick Off Peringatan Satu Abad NU Kudus, 69 Stand Hadir dalam Bazar UMKM

Next Post

Jembatan Kalipang Rembang Dibongkar, Pemkab Khawatirkan Kondisi Jalan Kabupaten

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Ditanya Soal Mahar Seleksi Perangkat Desa, Ketua DPRD Pati: Saya Tidak Memerintahkan

Ditanya Soal Mahar Seleksi Perangkat Desa, Ketua DPRD Pati: Saya Tidak Memerintahkan

by ulfa puspa
15 Agustus 2026
523

PATI, Harianmuria.com – Sidang kasus dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati terus bergulir. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, saksi menyebut nama Ketua DPRD Pati Ali Badrudin...

Bandang Sebut DPRD Pati Tak Antikritik dan Demonstrasi Asal di Jalur yang Tepat

Bandang Sebut DPRD Pati Tak Antikritik dan Demonstrasi Asal di Jalur yang Tepat

by ulfa puspa
15 Agustus 2026
526

PATI, Harianmuria.com — Ketua Komisi D DPRD Pati, Teguh Bandang Waluyo, menegaskan bahwa dewan terbuka terhadap kritik dan aksi demo masyarakat asal disampaikan di jalur yang tepat. Hal...

Respons DPRD Pati Soal Desakan Pernyataan Sikap Pengesahan UU Perampasan Aset

Respons DPRD Pati Soal Desakan Pernyataan Sikap Pengesahan UU Perampasan Aset

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
530

PATI, Harianmuria.com – Demo Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di gedung DPRD Pati pada Kamis, 13 Agustus 2026 tidak menemukan titik temu. Massa mendesak DPRD Pati menggelar rapat...

Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPRD Pati: Domain Pemerintah Pusat

Soal Pengesahan RUU Perampasan Aset, DPRD Pati: Domain Pemerintah Pusat

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
529

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengatakan bahwa dewan mendukung pengesahan RUU Perampasan Aset. Namun, kata Ali, kewenangan untuk memproses dan mengesahkan regulasi merupakan domain...

Load More

BERITA UTAMA

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
525
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
528
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
529

TRENDING HARI INI

  • Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    Pendapatan Daerah Berpotensi Defisit, Pemkot Semarang Pangkas Pos Belanja Rp300 M

    172 shares
    Share 69 Tweet 43
  • Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    647 shares
    Share 259 Tweet 162
  • Dibuka Bupati Kendal, Juwero Food Festival Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Triharjo

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Antusiasme Balap Tinggi, Blora Diwacanakan Punya Sirkuit Dragbike Permanen

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Festival Menjadi Gresik Ajak Warga Cintai Kota Lewat Seni dan Kuliner

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Kementerian UMKM dan Barantin Terbitkan Dokumen Ketelusuran Produk Ekspor

    92 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

PKG

80 Persen Warga Jateng Ditargetkan Terima Layanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

5 Februari 2025
695
Ilustrasi pria tampan berkulit sawo matang mengenakan kaos warna putih. (Freepik/Harianmuria.com)

Pria Kulit Sawo Matang Wajib Tahu, Ini 5 Rekomendasi Warna Kaos Biar Makin Keren

29 November 2022
1.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya