• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Sabtu, Oktober 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Mengetahui Karomah Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen Pati Lewat Ajaran Mengenal Diri Sendiri

Sekar Sari by Sekar Sari
9 Agustus 2022
in Kajian Agama, Highlight
198 9
Mengetahui Karomah Syaikh Ahmad Mutamakkin Kajen Pati Lewat Ajaran Mengenal Diri Sendiri | Harianmuria
1.6k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Seorang guru ahli thoriqoh sekaligus penyebar agama Islam di Pati, Jawa Tengah, Syaikh Ahmad Mutamakkin dikenal juga sebagai ahli dalam mengajarkan ilmu tauhid, fiqih, dan tasawuf.

Pada 7 Agustus 2022 yang bertepatan dengan 9 Muharam 1444 H, masyarakat desa Kajen, kecamatan Margoyoso, kabupaten Pati baru saja merayakan haul sekaligus buka luwur atau kain mori penutup makam dari mubaligh yang kerap disapa Mbah Mutamakkin.

Mengingat tentang sosok Mbah Mutamakkin seolah lekat dengan pesan ajarannya tentang cara mengenal diri sendiri. Sebab berdarasarkan keterangan dari salah satu keturunan atau dzuriyyah Mbah Mutamakkin sekaligus Pengasuh Ponpes Roudloh At Thohiriyah KH. Muadz Thohir, bahwa ternyata mengenal diri sendiri itu merupakan sesuatu yang tidak mudah untuk dilakukan.

“Kalau saya melihatnya sampai sekarang berkembang itu memang bagaimana seseorang itu bisa melihat diri, mengenal diri sendiri, itu menurut saya ajaran Mbah Mutamakin yang paling utama, sebab memang ternyata mengenal diri itu tidak mudah,” katanya.

Mengenal diri dalam hal ini berarti bahwa manusia tersebut menyadari tentang adanya konotasi ketidakmampuan, memiliki kelemahan, punya kelebihan, dan kekurangan. Sadar akan segala konotasi ketidakmampuan sebagai manusia biasa itulah sebagai upaya mengenalkan diri menuju jalan ke arah Sang Maha Pencipta.

“Artinya orang itu kalau mengenal dirinya bahwa dia itu benar-benar manusia yang punya konotasi ketidakmampuan, punya kelemahan, punya kelebihan, punya kekurangan. Lah mengenal diri untuk ke sana sebagai makhluk Allah itu menurut saya yang paling ditekankan Mbah Mutamakin,” terangnya.

Pernah ada suatu cerita, dimana saat itu Mbah Mutamakkin melatih dirinya agar mampu menguasai hawa nafsunya sendiri dan bukan sebaliknya. Mbah Mutamakkin menjalankan puasa dengan meninggalkan makan dan minum selama 40 hari. Setiap kali Mbah Mutamakkin berbuka, ia akan meminta istrinya untuk membuatkannya masakan lezat. Namun ketika saat hendak dihidangkan, Mbah Mutakamakkin justru dengan sengaja mengikatkan dirinya pada tiang rumah, dan dengan pertolongan Allah ia akhirnya dapat mengalahkan hawa nafsunya sendiri.

Bahkan dari riyadhoh dan tirakat yang dijalaninya itu, Mbah Mutamakkin dikaruniai karomah dengan munculnya dua ekor anjing bernama Abdul Kohar dan Qomaruddin.

“Dulu konon ceritanya ketika beliau riyadhoh tirakat bagaimana nafsunya itu agar bisa dikuasai oleh dirinya sendiri bukan nafsu menguasai diri tapi nafsu dikuasai oleh Mbah Mutamakkin itu ketika sudah puncak nafsu itu muncul dua ekor anjing yang diberi nama Abdul Kohar dan Qomaruddin,” ungkapnya.

Namun karomah yang dimiliki oleh Mbah Mutamakkin itu justru menimbulkan kontroversi pada masa itu, mengingat ada sebuah omongan seorang ulama dianggap cacat keilmuannya apabila memelihara seekor anjing.

“Pada masa itu kenapa dipermasalahkan karena pada masa itu adalah madzhab ulama Indonesia itu madzhab Syafi’i bukan Maliki. Kalau Maliki itu tidak masalah ada anjing kan. Jadi kalau orang Indonesia kalau ngulama kok ngingoni asu termasuk cacat begitu,” lanjutnya.

Meskipun sempat mendapatkan pergolakan pada masa itu, namun Mbah Mutamakkin akhirnya bisa membuktikan karomahnya pada saat dirinya hendak dihukum bakar oleh Pemerintah Kesultanan Solo yang dipimpin Pakuwono II. Dimana dua anjing miliki Mbah Mutamakkin tidak terbakar saat mencoba mengambilkan terompah miliknya ketika dengan sengaja dilempar ke arah bara api yang berkobar.

Dari karomah itulah Mbah Mutamakkin berhasil menjadikan Pakubuwono II menjadi santrinya hingga membuat jalan dakwah Islam berhasil di daerah tanah merdikan atau sebutan desa Kajen pada masa itu. (Lingkar Network – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatiKajenMargoyosoMbah MutamakkinpatiSyaikh Ahmad Al-MutamakkinWaliyullah
SummarizeShare114SendShare
Previous Post

Meriahkan Kick Off Peringatan Satu Abad NU Kudus, 69 Stand Hadir dalam Bazar UMKM

Next Post

Jembatan Kalipang Rembang Dibongkar, Pemkab Khawatirkan Kondisi Jalan Kabupaten

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
533

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
517

PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati bersama pemerintah setempat setuju melanjutkan pembahasan Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2027. Persetujuan tersebut setelah seluruh fraksi DPRD Pati menyampaikan pandangan...

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
644

PATI, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengaku tidak dilibatkan secara teknis dalam proyek renovasi trotoar Jalan Sudirman. Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo,...

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
744

PATI, Harianmuria.com – Komisi A DPRD Kabupaten Pati memanggil sejumlah camat untuk klarifikasi buntut tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD tentang perubahan APBD pada 14 September 2026. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
550
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
634
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    177 shares
    Share 71 Tweet 44
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    114 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Korupsi Dana Bencana Rp148 Miliar: KPK Ungkap Perusahaan Terafiliasi Adik Eks Kepala BNPB Ditunjuk Langsung

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi situasi pasca pencabutan status kedaruratan Covid-19. (Freepik/Harianmuria.com)

WHO Cabut Kedaruratan Covid-19, Bagaimana Masyarakat Sebaiknya Bersikap?

14 Mei 2023
583
Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

Dirgahayu Polri, Polisi Ideal Itu Ada?

30 Juni 2025
616

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya