• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 13, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Benarkah Meninggalnya Korban Gempa Bumi Termasuk Mati Syahid?

Sekar Sari by Sekar Sari
23 November 2022
in Kajian Agama
74 1
EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi korban gempa Cianjur beberapa waktu lalu. (Antara/Harianmuria.com)

EVAKUASI: Tim SAR mengevakuasi korban gempa Cianjur beberapa waktu lalu. (Antara/Harianmuria.com)

574
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Kabar duka kembali menyelimuti bumi pertiwi, pada Senin 23 November 2022 Cianjur dihantam bencana gempa yang menjatuhkan ratusan korban. Bahkan menurut pemberitaan yang ada, banyak korban didominasi oleh usia anak-anak.

Mengenai bencana alam, dalam Islam diajarkan beberapa sikap yang perlu dikembangkan umat muslim sebagai bentuk menyikapi ujian ini. Diantaranya seperti menerima segala ketetapan dengan penuh ikhlas, sebisa mungkin untuk menghindari wabah, tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan bencana, berempati kepada korban, dan mengevaluasi diri.

Tidak menampik kemungkinan bahwa dalam kenyataannya, sikap-sikap tersebut amat sulit untuk dipraktikkan. Terlebih kehilangan keluarga, kerabat, karib, maupun lainnya yang meregang nyawa karena menjadi korban atas bencana alam.

Namun Allah SWT justru memberikan status kepada korban yang meninggal dalam tragedi bencana alam sebagai penyandang gelar syahid. Hal ini dijelaskan dalam hadist riwayat al-Bukhari dari sahabat Abu Hurairah RA, yaitu:

الشُّهَدَاءُ خَمْسَةٌ الْمَطْعُونُ وَالْمَبْطُونُ وَالْغَرِقُ وَصَاحِبُ الْهَدْمِ وَالشَّهِيدُ فِي سَبِيلِ اللهِ

“Orang yang mati syahid ada lima, yakni orang yang mati karena tho’un (wabah), orang yang mati karena menderita sakit perut, orang yang mati tenggelam, orang yang mati karena tertimpa reruntuhan dan orang yang mati syahid di jalan Allah.” (HR Bukhari dan Muslim)

Mengutip dari Laduni.id, hadist tersebut berdasarkan pandangan dari Al-Aini dalam Umdatul Qari menyatakan bahwa Imam al-Bukhari memandangkan mati syahid itu tidak hanya disematkan pada orang yang meninggal karena berperang, melainkan bisa dalam keadaan lain.

Selain itu, Imam An-Nasai menegaskan bahwa seseorang yang meninggal karena reruntuhan diyakini gugur mati syahid akhirat. Bahkan Imam An-Nasai menambahkan ibu yang meninggal usai melahirkan anaknya, dan orang terbakar juga termasuk mati syahid.

Terutama pada mati syahidnya orang yang tertimpa reruntuhan, kedua tragedi ini sangat mungkin terjadi pada korban bencana gempa dan banjir. Oleh karenannya, secara otomatis korban gempa dan banjir dapat termasuk ke dalam orang yang meninggal syahid.

Meski sama-sama menyandang status mati syahid, namun pengurusan jenazah antara orang yang meninggal di medan perang dan tidak tentunya berbeda. Imam Nawawi dalam Syarh Raudhatut Thalibin menyebutkan, jenazah orang yang mati syahid karena berperang tidak perlu dimandikan dan harus segera dimakamkan.

Sedangkan orang yang syahid karena menjadi korban bencana gempa atau banjir, pengurusan jenazahnya dilakukan sebagaimana biasanya, yaitu dimandikan, dikafani, dan seterusnya.

Pada akhirnya, meninggal dalam keadaan syahid merupakan dambaan setiap orang. Bahkan shahabat Umar bin Khattab selalu memanjatkan doa agar termasuk ke dalam orang yang mati syahid.

Berikut doa yang dipanjatkan Shahabat Umar bin Khattab.

اللهم َّ ارْزُقْنِي شَهَادَةً فِي سَبِيْلِكَ وَاجْعَلْ مَوْتِي فِي بَلَدِ رَسُولِكَ صلى الله عليه وسلم

“Allahummarzuqni syahadatan fi sabilika, waj’al mauti fi baladika rasulika”

Artinya: “Ya Allah karuniakanlah kepadaku syahid di jalan-Mu, dan jadikanlah kematianku di kota Rasul-Mu.”(Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bencana Alamdoa-doaGempaMati Syahid
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Pemkab Jepara Harap Tokoh Agama Ikut Gempur Peredaran Rokok Ilegal

Next Post

Pemkab Rembang Bakal Dirikan Dua Rumah untuk Warga Korban Tanah Gerak

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Gempa di Sigi Sulteng, Pemerintah Data Rumah Terdampak dan Siapkan Huntara

Gempa di Sigi Sulteng, Pemerintah Data Rumah Terdampak dan Siapkan Huntara

by ulfa puspa
22 Juni 2026
545

PALU, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah masih mendata rumah warga terdampak gempa di Kabupaten Sigi pada 16 Juni 2026. Kepala BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto,...

Fenomena Tanah Gerak dan Resiko Bencana

Fenomena Tanah Gerak dan Resiko Bencana

by ulfa puspa
12 Februari 2026
577

Harianmuria.com – Fenomena kejadian tanah gerak (soil creep) yang terjadi pada Senin, 2 Februari 2026 pukul 19.00 di wilayah Desa Padasari Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal telah menimbulkan kerusakan...

Mitigasi Bencana, Mohammad Saleh Dorong Pemda Perkuat Peringatan Dini dan Jaga Lingkungan

Mitigasi Bencana, Mohammad Saleh Dorong Pemda Perkuat Peringatan Dini dan Jaga Lingkungan

by Rosyid
10 Februari 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com - Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, mendorong pemerintah daerah (pemda) memperkuat langkah mitigasi dan kesiapsiagaan bencana guna meminimalkan korban jiwa maupun kerugian materiil. Berdasarkan...

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

by ulfa puspa
2 Februari 2026
579

Harianmuria.com – Dalam kalender Islam, bulan Sya’ban merupakan salah satu bulan mulia. Salah satu peristiwa penting dari bulan kedelapan dalam penanggalan hijriah ini adalah nisfu Sya’ban yang merupakan...

Load More

BERITA UTAMA

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

Didemo soal Larangan Sound Horeg, Camat Tayu Pati: Saya Cabut

12 Agustus 2026
519
Ratusan monyet ekor panjang turun ke lahan pertanian warga di sejumlah daerah Jateng saat kemarau 2026, merusak tanaman petani.

Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

12 Agustus 2026
528
Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

11 Agustus 2026
543
Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

Peternak Ayam di Grobogan Desak Pemerintah Stabilkan Harga Pakan dan Telur

10 Agustus 2026
521

TRENDING HARI INI

  • 80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    80 Siswa Jadi Angkatan Perdana SNT 14 Jepara, MPLS Digelar di BBPMP Jateng

    128 shares
    Share 51 Tweet 32
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    133 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Warga Binaan Rutan Blora Difasilitasi Pendidikan Kesetaraan Gratis hingga Dapat Ijazah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Kawanan Monyet Ekor Panjang Turun Gunung, Serbu Ratusan Hektare Lahan Pertanian di Jateng

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Petani Kopi di Kendal Diajari Kendalikan Hama Secara Terpadu dan Ramah Lingkungan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Dugaan Keracunan MBG Terulang, DPRD Rembang Beri Peringatan Keras ke SPPG

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Ratusan Monyet Ekor Panjang Serbu Lahan Petani Gunungkidul, Tanaman Pangan hingga Gubuk Rusak

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tradisi Meron Sukolilo Pati sebagai bentuk pagelaran memperingati Maulid Nabi. (YouTube/Harianmuria.com)

Mengulik Sejarah dan Makna Budaya Meron, Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Sukolilo Pati

3 Oktober 2022
1.1k
1 dari 14 Pasien DBD di Blora Meninggal, Dinkes Imbau Warga Waspada

1 dari 14 Pasien DBD di Blora Meninggal, Dinkes Imbau Warga Waspada

31 Maret 2026
558

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya