• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Nelayan di Jepara Tak Ada Pemasukan Imbas Tak Bisa Melaut Saat Cuaca Ekstrem

ulfa puspa by ulfa puspa
20 Januari 2026
in Jepara, Highlight, News
72 4
ILUSTRASI: Kapal nelayan di Kabupaten Jepara berlabuh di dermaga. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

ILUSTRASI: Kapal nelayan di Kabupaten Jepara berlabuh di dermaga. (Tomi Budianto/Harianmuria.com)

584
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JEPARA, Harianmuria.com – Cuaca ekstrem serta gelombang tinggi berdampak serius terhadap aktivitas nelayan di Kabupaten Jepara. Lebih dari dua minggu terakhir, nelayan di pesisir Jepara khususnya Kelurahan Ujungbatu, terpaksa berhenti melaut demi keselamatan.

Ketua Kelompok Nelayan Kartini Maritim Jepara, Ahmad Romdhoni, mengatakan kondisi cuaca yang tidak bersahabat membuat nelayan tidak berani mengambil risiko untuk melaut.

“Sudah lebih dari dua minggu ini nelayan tidak bisa melaut karena cuaca ekstrem dan gelombang tinggi,” katanya, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Selama tidak melaut, lanjut Dhoni, sebagian nelayan di Jepara mengisi waktu dengan melakukan perawatan alat tangkap, seperti merajut dan memperbaiki jaring yang mulai rusak.

Menurutnya, nelayan tidak mampu menutupi kebutuhan keluarga karena berhari-hari tidak melaut.

“Tidak ada penghasilan sama sekali, karena satu-satunya mata pencaharian kami hanya dari melaut. Akibatnya, banyak warga yang mulai menjerit karena beban ekonomi semakin berat,” ujarnya.

Jumlah nelayan di Kelurahan Ujungbatu tercatat 314 orang. Jumlah tersebut belum termasuk nelayan dari kelurahan lain seperti Jobokuto, Demaan, dan Bulu, yang juga terdampak kondisi cuaca ekstrem.

Pihaknya berharap pemerintah dapat memberikan perhatian kepada para nelayan yang terdampak, khususnya dalam bentuk bantuan kebutuhan pokok.

“Kami berharap ada bantuan sembako dari pemerintah. Minimal bisa meringankan kebutuhan pokok keluarga nelayan dalam beberapa hari ke depan selama cuaca ekstrem masih berlangsung,” pungkasnya.

Jurnalis: Tomi Budianto
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: 5 hari sekolah JeparaCuaca EkstremInfo Jeparanelayannelayan jepara
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Soal OTT Bupati Sudewo, Dispermades Pati Ungkap Fakta Ini

Next Post

Pendapatan Transfer APBD Blora 2026 Turun Rp362,29 Miliar

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

1 Pekerja Tewas saat Kebakaran Gudang Pabrik Mebel di Jepara, Pasokan Air Jadi Kendala Pemadaman

by Sekar Sari
14 Oktober 2026
537

JEPARA, Harianmuria.com - Kebakaran hebat yang melanda gudang mebel CV ALLPIN di Karangkebagusan, Kecamatan Jepara, menewaskan seorang pekerja dan menyebabkan dua pekerja lainnya mengalami luka bakar serius. Hingga...

Nelayan di Pati Bersiap Melaut Usai Penetapan Harga Solar Khusus Kapal 30-200 GT

Nelayan di Pati Bersiap Melaut Usai Penetapan Harga Solar Khusus Kapal 30-200 GT

by ulfa puspa
17 Juli 2026
541

PATI, Harianmuria.com – Aktivitas nelayan di Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati kembali bergeliat usai pemerintah menetapkan harga khusus solar nelayan untuk kapal berukuran 30-200 gross ton (GT) hanya Rp15.000....

3 Tambang Ilegal di Jepara Ditutup, Ada yang Potong Aliran Air Bawah Tanah

3 Tambang Ilegal di Jepara Ditutup, Ada yang Potong Aliran Air Bawah Tanah

by Sekar Sari
16 Juli 2026
578

JEPARA, Harianmuria.com - Tiga tambang ilegal di Kabupaten Jepara ditutup oleh Tim Terpadu Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) pada Rabu, 15 Juli 2026. Penutupan dilakukan...

Nelayan di Pati Demo Desak Harga BBM Khusus Nelayan Maksimal Rp13.600

Pemerintah Tetapkan Harga Khusus Solar Nelayan Kapal 200 GT, DPRD Pati Bilang Begini

by ulfa puspa
15 Juli 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Republik Indonesia resmi menetapkan skema harga khusus solar bagi nelayan dengan kapal berukuran 30–200 GT hanya Rp15.000 pada Selasa, 14 Juli 2026. Sebelumnya para...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Direktorat PPA-PPO Dinilai Jadi Tonggak Baru Perlindungan Perempuan dan Anak

Direktorat PPA-PPO Dinilai Jadi Tonggak Baru Perlindungan Perempuan dan Anak

23 Januari 2026
577
Alpukat Mentega, Manis dan Gurih Mengandung 20 Vitamin

Alpukat Mentega, Manis dan Gurih Mengandung 20 Vitamin

23 Agustus 2022
921

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya