• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Agustus 14, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Ngaji NgAllah Suluk Maleman: Berguru Pada Cinta Ibrahim

Rendi Mahendra by Rendi Mahendra
9 Juni 2024
in Pati
70 1
Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin, Ali Fatkhan, Abdul Jalil dan Budi Maryono dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Mendekap Cinta’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (8/6) kemarin.

Keterangan foto: Anis Sholeh Ba’asyin, Ali Fatkhan, Abdul Jalil dan Budi Maryono dalam Ngaji NgAllah Suluk Maleman ‘Mendekap Cinta’ yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Sabtu (8/6) kemarin.

547
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Acara diskusi Suluk Maleman edisi ke-150, pada Sabtu, 8 Juni 2024, ini mengangkat tema ‘Mendekap Cinta’ digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia, Pati. Tema ini menggali esensi  cinta Nabi Ibrahim terhadap putranya Ismail yang seringkali dikisahkan ulang  saat mendekati hari raya Idul Adha.

Menyembelih satu-satunya anak yang sudah puluhan tahun dinantikan kelahirannya adalah perintah yang di luar jangkauan pengetahuan manapun. Anis Sholeh Ba’asyin, penggagas Suluk Maleman menyebut perintah itu mengantarkan Ibrahim pada batas pilihan antara pengetahuan dan cinta.

“Mari coba posisikan diri kita pada tempat Ibrahim alaihi salam. Akankah masih mau percaya kepada Tuhan pemberi perintah tersebut?,”terangnya.

Dia menyebut bisa jadi, masyarakat akan mengumpulkan dalih berdasar hukum alam dan sosial untuk menghindar atau malah menolaknya.

“Tapi nabi Ibrahim memilih keyakinan cinta. Cinta yang membuat dia bisa menyampingkan nalar pengetahuan dan kemanusiaannya, dan menerima Tuhan sebagai yang tak terwadahi oleh pengetahuan manapun,”tambahnya.

Anis menambahkan, kesempurnaan keyakinanan Nabi Ibrahim, membuatnya memilih menjalankan perintah tanpa bertanya. Bahkan meskipun tiga kali Iblis mencoba menggodanya, tiga kali pula Ibrahim alaihi salam tanpa ragu melemparinya dengan batu.

“Dan Tuhan memberi jawabnya.Nalar bahwa apa yang disembelih akan mati menjadi tidak berlaku. Ismail yang di sembelih, tapi yang mati justru domba. Kenyataan yang tak mungkin tercakup dalam bahasa pengetahuan manapun kecuali bahasa cinta,”tambahnya.

Anis berujar, hal itulah yang menyebabkan Ibn ‘Arabi menyebut maqam Ibrahim sebagai maqam cinta. Cinta membuat dia selalu dalam keadaan memandang yang dicintainya, sehingga tak setitik pun lupa bisa menyentuh atau mengalihkan perhatiannya.

“Dalam hal ini kita harus berguru pada cinta Ibrahim, yang rela dia bayar dengan apa saja agar setiap saat semakin mendekat (taqorrub), dan semakin mendekat lagi pada yang dicintainya. Inilah satu-satunya jalan untuk mengelak dari siklus kejatuhan yang selalu diembuskan iblis dalam sejarah,”ujarnya.

Abdul Jalil, narasumber dalam Suluk Maleman menyebutkan jika nabi Ibrahim mengajarkan bahwa ketaatan kepada Allah tidak boleh disaingi dengan ketaatan pada yang lain. Semua nabi pun mengajarkan hal serupa.

Diapun mencontohkannya dengan peristiwa Nabi Adam. Dia menyebut kala itu nabi Adam berani pohon yang dilarang bukan karena tergoda, tapi saat itu Iblis menggunakan kata “Demi Allah”.

“Nabi Adam tidak pernah membayangkan ada yang berani menggunakan nama Allah untuk membohonginya,”jelasnya.

Jalil juga menyebut dalam peristiwa berkurban antara Qabil dan Habil juga mengajarkan bagaimana untuk memberikan yang terbaik. Bukan sekadar memberikan sesuatu untuk dikurbankan.

“Jadi takarannya berbeda kalau memang kuat sapi tentu sebaiknya jangan kambing. Begitu pula sebaliknya kalau memang tidak kuat berkurban sapi maka jangan dipaksakan juga. Esensinya adalah memberikan yang terbaik yang bisa dilakukan,”imbuhnya.

Budi Maryono budayawan yang juga hadir sebagai pemateri menambahkan adanya pelajaran saat Iblis tak mau bersujud kepada Adam. Iblis seharusnya memikirkan siapa yang memerintah bukan kepada siapa dia bersujud.

“Nabi Ibrahim juga meyakini yang memerintah menyembelih anaknya datang dari Tuhan makanya tidak apa-apa. Sekarang ini yang terpenting bagi kita sebagai hamba adalah mengakui adanya Tuhan dan pengakuan itu diekspresikan dalam perbuatan. Tentu kita selamat,”ujarnya.

Meski cukup berat namun ngaji budaya yang digelar di Rumah Adab Indonesia Mulia itu tetap terlihat gayeng. Ratusan orang tampak menyaksikan secara langsung maupun melalui berbagai media sosial.

Menariknya selain musik Sampak GusUran, Suluk Maleman kali ini juga dimeriahkan dengan dramatik reading karya Anis Sholeh Ba’asyin yang dibawakan oleh empat orang pegiat sastra; M. Nur Zaini, Pendi Sukarjo, Muhammad dan Sya’roni. (Lingkar Network | Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Anis Sholeh Ba’asyinIbrahimNgaji NgAllah Suluk Maleman
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Madrasah di Jepara Ini Jadikan Class Meeting Jadi Ajang Refreshing Akhir Semester

Next Post

Bulan Ini, DPRD Jepara bakal Putuskan Hak Interpelasi Maupun Angket Terkait Kasus BJA

Rendi Mahendra

Rendi Mahendra

Berita Terkait

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

NgAllah Suluk Maleman: Kita, Agama dan Kuasa

by ulfa puspa
25 Mei 2026
562

PATI, Harianmuria.com – Penyalahgunaan relasi kuasa patut menjadi bahan perenungan yang serius. Keberadaan ilmu tentu menjadi penting untuk mencegah persoalan itu terjadi di tengah carut marut saat ini....

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Suluk Maleman Edisi 168: Merekonstruksi Empat Saka Guru Bangsa

by Basuki
22 Desember 2025
614

Refleksi mendalam Anis Sholeh Ba’asyin dalam Suluk Maleman edisi 168 tentang runtuhnya empat saka guru bangsa dan tantangan peradaban Indonesia hari ini.

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran.

Suluk Maleman Edisi 167: Manusia Bukan Sumber Kebenaran

by Basuki
17 November 2025
562

Ngaji NgAllah Suluk Maleman edisi 167 menekankan manusia bukan sumber kebenaran. Anis Sholeh Ba’asyin ajak warga bersihkan persepsi dan hindari kebencian di media sosial.

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat tema "Sejarah Dimulai Dari Rumah" yang menyoroti peran ibu sebagai pusat peradaban dan pentingnya pendidikan dalam keluarga menghadapi tantangan kapitalisme.

Suluk Maleman Edisi 166: Ibu Adalah Punjer Peradaban

by Basuki
20 Oktober 2025
538

Suluk Maleman edisi 166 mengangkat peran ibu sebagai pusat peradaban. Anis Sholeh Ba’asyin dan Abdul Jalil mengkritik kapitalisme dan pentingnya pendidikan perempuan.

Load More

BERITA UTAMA

Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
507
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
510
DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

DPRD Kudus Sidak Pembangunan Puskesmas Jekulo, Penerapan K3 Jadi Perhatian

13 Agustus 2026
522
Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

Saat Plt Bupati Pati Asyik Ikut Lomba Makan Kerupuk, Demo Sound Horeg Tayu Nyaris Ricuh

13 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Keterangan foto: Penutupan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gresik (UG) di Gresmall, Kamis (13/8/2026). (Dok. Universitas Gresik)

    Rektor Termuda Rian Pramana Hibahkan Seluruh Gaji untuk Dosen dan Tendik Universitas Gresik

    315 shares
    Share 126 Tweet 79
  • Perbaikan Jalan Semarang–Purwodadi Dijatah Rp2,4 M, Ruas Bringin Grobogan Jadi Prioritas

    150 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Dana Hibah Rp20 Miliar untuk RSNU Kendal Dikawal Ketat, Monev Digelar Tiap Pekan

    132 shares
    Share 53 Tweet 33
  • Jalan Semarang-Purwodadi di Grobogan Diperbaiki, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Pajak Air Tanah Naik 400 Persen, DPRD Semarang Dorong Industri Beralih ke PDAM

    104 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Demo di Pati, Karwito Tekankan Ketertiban Lingkungan Tanggung Jawab Bersama

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Tembus Pasar AS, Karantina Sulawesi Selatan Kawal Ekspor 17,5 Ton Ikan Kakap dan Kerapu

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

Bukit Karetan, Wisata Kolam Renang Asri di Lereng Gunung Muria Kudus

1 Juni 2025
747
Dinkes Catat 29 Kasus Suspek Campak di Rembang

Dinkes Catat 29 Kasus Suspek Campak di Rembang

7 April 2026
571

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya