• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 2, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Menengok Museum Syekh Jangkung Sebagai Saksi Sejarah Dakwah Mbah Saridin

Sekar Sari by Sekar Sari
19 September 2022
in Pati
149 3
Kondisi Museum Syekh Jangkung yang masih terjaga sampai sekarang. (Dokumen pribadi/Harianmuria.com)

Kondisi Museum Syekh Jangkung yang masih terjaga sampai sekarang. (Dokumen pribadi/Harianmuria.com)

1.2k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Selain terdapat makam Syekh Jangkung, tepat di samping berdiri sebuah museum yang berisi barang-barang peninggalan Syekh Jangkung atau Syekh Syarifuddin alias Mbah Saridin.

Museum Syekh Jangkung ini terletak di di Desa Landoh, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati. Lokasi ini tidak terlalu memakan waktu perjalanan apabila dilaju dari alun-alun kota Pati. Pengunjung hanya membutuhkan waktu sekiranya 30 menit saja menggunakan motor. Namun jangan khawatir, akses menuju museum juga mudah dilalui mobil ataupun bus.

Sudirman (67), selaku juru kunci museum mengungkapkan bahwa ia menjadi juru kunci sejak tahun 2004 silam. Ia menjelaskan, museum ini didirikan pada tahun 2004 dan selalu dibuka selama 24 jam karena banyaknya peziarah makam yang juga ingin sekalian mampir berkunjung.

“Museum ini didirikan pada masa juru kunci pertama mbah Haryo Damhari Antokusumo pada tahun 2004, lalu saya menjadi juru kunci menggantikannya. Museum ini dikunjungi oleh para kyai lokal, maupun penjuru dunia jadi selalu ramai dikunjungi.” Ujar Sodikin pada Jumat (16/9).

Di dalam museum, terdapat berbagai peninggalan seperti lesung, benda pusaka, sepeda onthel kuno, kerangka tulang kebo Landoh yang ditemukan sejak awal pembangunan museum, patung kerbau, batu Bancis Wodlu, batu fosil dari kotoran kerbau, kelapa sekantheth, dan lainnya. 

“Namun yang menarik  yaitu adanya patung kerbau yang menjadi simbol bahwa dahulu Syekh Jangkung suka dengan hewan, karena  baginya kerbau sangat banyak membantu kegiatan para petani.” Ujar Sodikin

Karena hampir seharian tidak pernah ditutup, baik para penjaga sandal, toilet sampai juru kunci saling bergantian dan membentuk jadwal shift. Sodikin menyubut, alasan dibukanya museum sepanjang waktu karena banyak pengunjung datang membawa maksud pribadi, entah perihal duniawi atau ukrowi. Para penjaga itulah yang membersihkan museum sesuai dengan jadwal mereka atau kondisional.

Sudirman mengungkap, pusaka yang ada di museum tidak boleh sembarangan dicuci pada waktu tertentu. Melainkan semuanya akan ikut dibersihkan pada saat menjelang haul Syekh Jangkung. Hal tersebut lantaran karena pada zaman dahulu Syekh Jangkung ketika perang tidak pernah mengalahkan musuhnya dengan senjata.

Selain itu, museum ini tidak pernah sepi oleh pengunjung. Bahkan terdapat hari tertentu yang menjadi puncak keramaian para peziarah yang datang mengunjungi museum, yaitu setiap hari Kamis malam Jumat legi dan pahing.

Tidak ada tiket masuk untuk mengunjungi museum ini. Namun bagi setiap pengunjung yang ingin menyumbangkan uang untuk biaya operasional, di sana juga di sediakan kotak amal.

Di akhir penjelasannya kepada tim Harianmuria.com, Sudirman menyelipkan harapannya agar museum Syekh Jangkung  ini menjadi museum pusat di kabupaten Pati. Mengingat di Pati sendiri belum ada museum selain museum Syekh Jangkung. (Kontributor Uin – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info MuriaInfo PatiMuseum Syekh JangkungpatiSyekh Jangkung
SummarizeShare84SendShare
Previous Post

Ngaji NgAllah Suluk Maleman: Kedaulatan Pangan dan Kesadaran Budaya Adalah Kekuatan Bangsa

Next Post

Camat Dukuhseti Utarakan Maaf Kala Sambangi Warga yang Rumahnya Tak Layak Huni

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Rusak Parah, Warga Jaten Pati Inisiatif Swadaya Tambal Jalan

Rusak Parah, Warga Jaten Pati Inisiatif Swadaya Tambal Jalan

by ulfa puspa
31 Juli 2026
592

PATI, Harianmuria.com – Warga Dukuh Jaten, Desa Jrahi, Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati memutuskan swadaya menambal jalan kabupaten yang tak kunjung diperbaiki pemerintah. Dana swadaya terkumpul hingga Rp16 juta...

Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

by ulfa puspa
30 Juli 2026
522

PATI, Harianmuria.com – Masyarakat mendesak normalisasi Sungai Silugonggo yang melintas di kawasan Kecamatan Sukolilo dalam audiensi di DPRD Pati pada Kamis, 30 Juli 2026. Muhammad Soleh, salah satu...

Pembangunan SMA Negeri di Jaken dan Tambaromo Pati Masih Dalam Kajian

Pembangunan SMA Negeri di Jaken dan Tambaromo Pati Masih Dalam Kajian

by ulfa puspa
29 Juli 2026
517

PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati masih mengkaji usulan pembangunan baru sekolah negeri di wilayah Jaken dan Tambakromo. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Sunarji, mengatakan...

Dapat Bantuan 1.000 Buku, Pemdes Kedungbulus Pati Kembangkan Perpustakaan Desa

Dapat Bantuan 1.000 Buku, Pemdes Kedungbulus Pati Kembangkan Perpustakaan Desa

by ulfa puspa
29 Juli 2026
513

PATI, Harianmuria.com – Pemerintah Desa Kedungbulus, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati mengembangkan perpustakaan desa sebagai ruang belajar dan pusat literasi bagi masyarakat. Perpustakaan Desa Kedungbulus dilengkapi koleksi seribu buku...

Load More

BERITA UTAMA

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

Potret Guru RA di Rembang, Tetap Semangat Mendidik Meski Honor Hanya Rp6.000 per Hari

1 Agustus 2026
519
DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

DPRD Kudus Bakal Kaji Polemik Jalur Sepeda Terhalang PKL dan Parkir

31 Juli 2026
523
Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

Petani Sukolilo Desak Pemkab Pati Segera Normalisasi Sungai Silugonggo

30 Juli 2026
522
Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

Bupati Pemalang Kena OTT, Ahmad Luthfi Minta Kepala Daerah Fokus Jalankan Amanah

29 Juli 2026
542

TRENDING HARI INI

  • Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    Launching Agustus, Koperasi Merah Putih di Grobogan akan Jadi Pusat Distribusi Barang Subsidi

    223 shares
    Share 89 Tweet 56
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    188 shares
    Share 75 Tweet 47
  • Diminati Masyarakat, Bupati Jepara Dorong Wisata CFD Kates di Tigajuru Dikembangkan

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Kandidatus Angge, Pengabdi Desa dari Tanah Holokoli yang Mendedikasikan Hidupnya untuk Pemberdayaan Masyarakat Nusa Tenggara Timur

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Mendikdasmen Lepas Pengiriman 5,5 Juta Buku untuk SD-SMP se-Indonesia dari Kudus

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Grobogan Gelar Pilkades Serentak di 223 Desa Tahun Ini, Ini Bocoran Jadwalnya

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pemkab Jepara Sidak Tiga Lokasi Tambang Aduan Masyarakat

    195 shares
    Share 78 Tweet 49
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Berdayung Antara Monarki, Poliarki, dan Oligarki

Berdayung Antara Monarki, Poliarki, dan Oligarki

1 Februari 2026
562
Pantai Rembang yang menyimpan pemandangan eksotis dengan pohon cemara. (Google Map/Harianmuria.com)

10 Rekomendasi Pantai Eksotis di Rembang dengan Pemandangan Pohon Cemara yang Rimbun

17 Oktober 2022
933

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya