BLORA, Harianmuria.com – Kepala Badan Pengelolaan, Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kabupaten Blora, Slamet Pamuji meminta semua jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih disiplin dalam pengerjaan proyek. Utamanya pada proyek dengan skala besar seperti pengerjaan infrastruktur jalan.
Pasalnya, Kepala BPPKAD Blora yang disapa akrab Mumuk itu mengungkapkan bahwa presentase serapan anggaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora masih tergolong rendah. Bahkan, hingga November 2022, tercatat serapan anggaran Pemkab Blora baru menyentuh angka 59 persen.
Menyikapi hal tersebut, pihaknya mengajak OPD untuk lebih disiplin lagi dalam pengerjaan proyek. Sebab, pihaknya sudah menargetkan setiap bulan di anggaran kas dialokasikan untuk Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP).
“Kita harapkan untuk OPD yang punya kegiatan lebih disiplin, ya SDM juga ya. Dan mungkin untuk meningkatkan lagi agar tidak seperti ini, Pak Bupati ada semacam sanksi, kemarin ada di TPP,” ungkapnya.
Dirinya pun mengatakan bahwasanya mengenai pengerjaan proyek berskala besar, kendala yang tengah dihadapi saat ini adalah proses lelang. Padahal jika ingin berbenah, perencanaan harus ada di bulan Januari, sehingga lelang bisa dilakukan lebih awal.
“Proses kegiatan atau lelang di Blora, pasti kasusnya keterlambatan lelang, dikarenakan perencanaan yang molor,” tegasnya. (Lingkar Network | Lilik Yuliantoro – Harianmuria.com)











