BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora berharap bisa mendapatkan jatah anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat sebanyak Rp2,3 triliun.
Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga DPUPR Blora, Danang Adiamintara, menjelaskan belum lama ini pihaknya melakukan meeting online melalui zoom dengan pemerintah pusat terkait alokasi DAK tahun anggaran 2026.
“Anggaran DAK Rp2,3 Triliun,” singkat Danang, Senin, 3 Agustus 2026.
Ia menjelaskan jumlah anggaran tersebut belum dirincikan untuk daerah mana saja di wilayah Indonesia, termasuk anggaran per daerah.
“Belum tahu ploting-nya (jatah per daerah atau kabupaten/kota),” bebernya.
Untuk itu pihaknya berharap Kabupaten Blora masuk dalam prioritas untuk mendapatkan alokasi tersebut. Hal ini karena selama dua tahun terakhir Kabupaten Blora tidak mendapatkan anggaran dari DAK tersebut.
“Mungkin karena sudah dapat inpres (Program IJD/Inpres Jalan Daerah) ya. Kemarin-kemarin dapat lumayan,” sambungnya.
Danang menuturkan pihaknya mengusulkan lima ruas perbaikan jalan dalam DAK tersebut.
“Salah satu jalan yang diajukan adalah Jalan Balong-Kepoh. Kami usulkan lewat DAK,” imbuhnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Tia











