BLORA, Harianmuria.com – Sebanyak 191 Aparatur Sipil Negara (ASN) resmi diangkat dalam jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora. Pengambilan sumpah dan janji jabatan dilakukan langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, di Pendopo Kabupaten Blora, Rabu, 24 Juni 2026.
Para ASN tersebut sebelumnya telah menjalani masa percobaan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dengan pelantikan ini, mereka resmi menduduki jabatan fungsional sesuai bidang keahlian dan kompetensi masing-masing.
Dalam sambutannya, Bupati Arief menegaskan bahwa jabatan yang diemban para ASN bukan sekadar formalitas administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan secara profesional.
“Pelantikan ini merupakan ketentuan peraturan perundangan, dan dengan pelantikan ini dimulai tanggung jawab profesional saudara dalam menjalankan tugas jabatan fungsional, serta dengan bidang keahlian dan kompetensi masing-masing,” ujarnya.
Menurut Arief, jabatan fungsional memiliki posisi penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Keberhasilan program pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh kinerja para pejabat fungsional yang menjadi ujung tombak dalam memberikan pelayanan dan melaksanakan tugas-tugas profesional sesuai dengan bidangnya,” katanya.
Ia juga mendorong para ASN untuk terus meningkatkan kemampuan, menciptakan inovasi, serta menjaga integritas dalam menjalankan tugas. Jabatan yang diperoleh diharapkan menjadi sarana untuk memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.
“Jadikan ini sebagai ladang untuk amal ibadah, sebagai sarana untuk berkarya, berinovasi, dan memberikan kemanfaatan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat,” ujarnya.
“Sebagai fungsional, saudara-saudara dituntut senantiasa mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme secara berkelanjutan,” sambungnya.
Menghadapi perkembangan birokrasi yang semakin dinamis, Arief meminta para ASN mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan proses digitalisasi.
Ia juga meminta nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK selalu dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas.
Arief mengingatkan bahwa kesempatan menjadi ASN merupakan amanah yang tidak dimiliki semua orang. Oleh karena itu, para pegawai diminta menjaga profesionalisme dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Blora.
“Karena saudara-saudara ini adalah manusia beruntung ketika yang lainnya ingin menjadi ASN tidak bisa, tapi Anda ditakdirkan menjadi ASN yang tentunya harus profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Blora,” tegasnya.
Ia menambahkan, pelantikan tersebut harus menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada bangsa dan negara, sekaligus memperkuat loyalitas sesuai tugas dan unit kerja masing-masing.
“Segera beradaptasi dengan tugas-tugas yang selama ini mungkin sudah diemban untuk terus bisa ditingkatkan,” pinta Bupati.
Arief turut mengingatkan pentingnya rasa syukur dan kepedulian sosial, terutama setelah para ASN memperoleh tambahan penghasilan melalui tunjangan jabatan fungsional. Ia mengajak para pegawai untuk berbagi dengan keluarga maupun masyarakat yang membutuhkan.
“Tentunya ketika saudara-saudara menduduki jabatan fungsional ini, gaji tunjangannya bertambah ya. Jangan lupa untuk bersyukur, yang diingat biasanya kalau ada tambahan gaji ini mungkin untuk ibunya dikasih, dibahagiakan, caranya gimana terserah,” pungkasnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











