BLORA, Harianmuria.com – Blora kembali tambah pasokan gas ukuran tiga kilogram untuk mengantisipasi kelangkaan jelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Plt Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora, Indah Yuniatik, mengatakan pemerintah mengajukan tambahan alokasi fakultatif untuk mengantisipasi kekurangan LPG subsidi pada hari libur nasional.
“Sebanyak 79.440 tabung yang kami ajukan. Alokasi fakultatif untuk tanggal 19 dan 21 Maret serta 3 April yang jumlahnya 26.480 tabung,” ujar Indah, Selasa, 17 Maret 2026.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations, and CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan untuk stok LPG di wilayah Blora tidak mengalami kelangkaan. Bahkan, stok di lapangan tercukupi.
“Namun, dari Pemkab Blora sempat mengajukan penambahan dan dari Pertamina menyetujui sebanyak 157.360 tabung. 24 persen dari alokasi harian,” ucapnya.
Ia menyampaikan, stok LPG subsidi per hari di Blora yang beredar sebanyak 655.667 tabung. Jumlah itu untuk tersebar dari tanggal 17 Maret sampai 4 April.
“Untuk isu kelangkaan LPG di Blora, itu ulah oknum yang sengaja melakukan penimbunan. Kami juga meminta kepada Polres Blora untuk melakukan pengawasan secara ketat,” ujarnya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Ulfa











