PEKALONGAN, Harianmuria.com — Satpol PP dan Damkar Kota Pekalongan memberikan edukasi kebencanaan, salah satunya insiden kebakaran, kepada siswa SD Negeri Jenggot pada Senin, 28 september 2026.
Sosialisasi dan praktik penanganan kebakaran diikuti sekitar 150 siswa dari kelas satu hingga kelas enam. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus antisipasi ketika menghadapi kebakaran.
Guru SD Negeri Jenggot, Yassir Muhaqqi, mengatakan program itu telah direncanakan bersama dewan guru dan koordinasi dengan Damkar untuk memberikan pemahaman kebencanaan kepada siswa sejak dini.
“Sudah jauh-jauh hari kita programkan, memang kita rapatkan dengan dewan guru. Nah, kita beroleh hasil rapat itu yaitu kita memanggil Damkar, berkoordinasi dengan Damkar, agar mengedukasi anak-anak supaya mengetahui bagaimana cara mengatasi jika terjadi kebakaran,” jelas Yassir.
Dalam kegiatan ini siswa diajak praktik langsung. Salah satu siswa kelas 6, Gita Aulia Talitha Zahra, mengaku belajar cara memadamkan api menggunakan karung serta memahami penggunaan kain atau pakaian dibasahi dulu untuk memadamkan api.
Gita juga mengaku berani jika suatu saat harus mempraktikkan pengetahuan tersebut ketika menghadapi kebakaran di rumah. (adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa











