REMBANG, Harianmuria.com – Penyebab gangguan pencernaan yang dialami sejumlah siswa dan guru SMPN 5 Rembang setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga kini belum diketahui secara pasti.
Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan dari SPPG 3 Mondoteko.
Kepala Dinkes Rembang dr. Ali Syofi’i mengatakan, hingga Kamis, 20 Agustus 2026 hasil pemeriksaan laboratorium belum diterima. Padahal, kata dia, sampel makanan telah dikirim ke Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Jawa Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Pemeriksaan sampel membutuhkan waktu kurang lebih 14 hari,” kata Ali.
Menurutnya, pemeriksaan dilakukan melalui sejumlah tahapan, termasuk kultur untuk mengetahui kemungkinan adanya bakteri, virus, jamur, maupun mikroorganisme lain yang dapat menjadi penyebab gangguan pencernaan.
Meski penyebabnya belum diketahui, ia mengungkapkan bahwa kondisi siswa maupun guru yang sebelumnya mengalami gangguan kesehatan kini secara umum telah membaik. Siswa yang sempat mendapatkan perawatan juga telah kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Sebelumnya, Dinkes Rembang telah melakukan pemeriksaan di lapangan. Dari hasil inspeksi awal, terdapat dugaan gangguan pencernaan berkaitan dengan kemungkinan kontaminasi pada makanan yang dikonsumsi siswa maupun guru di SMPN 5 Rembang. Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebelum hasil pemeriksaan laboratorium keluar.
Sampel kemudian dikirim ke Labkesda Provinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Sementara itu, distribusi MBG dari SPPG Mondoteko 3 menuju SMPN 5 Rembang untuk sementara dihentikan.
Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dindikpora) Rembang bersama koordinator wilayah SPPG tengah menyiapkan skema pengalihan distribusi dari dapur lain yang lokasinya lebih dekat.
Kabid Pembinaan SMP Dindikpora Rembang, Ngadiyono, mengatakan proses pengalihan masih dalam tahap penataan. Selain menentukan dapur pengganti, pihaknya juga melakukan pendataan terhadap siswa yang bersedia tetap menerima makanan MBG.
Kepala SMPN 5 Rembang Menik Mustikatun membenarkan adanya rencana pengalihan penyaluran makanan.
“Memang ada pengalihan dari SPPG Mondoteko 3, semua penerima manfaat dialihkan ke SPPG terdekat,” ujarnya.
Untuk sementara, penerima manfaat MBG di SMPN 5 Rembang akan mendapatkan makanan dari SPPG Pasarbanggi.
Pihaknya juga memberikan pilihan kepada orang tua atau wali siswa terkait keberlanjutan penerimaan MBG yang diisi melalui formulir persetujuan.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Sekar











