SEMARANG, Harianmuria.com – BLUD Trans Semarang memperketat pengawasan terhadap kondisi armada bus melalui inspeksi keselamatan atau ram check bersama Dinas Perhubungan Kota Semarang.
Kepala BLUD Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengatakan ram check tidak hanya menjadi kegiatan pemeriksaan rutin, tetapi merupakan langkah penting untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pengguna transportasi publik maupun pengguna jalan lainnya.
“Kita ingin meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna Trans Semarang, termasuk pengguna jalan. Karena itu seluruh armada harus dipastikan dalam kondisi layak operasi,” katanya Rabu, 5 Agustus 2026.
Pemeriksaan dilakukan di Pool Koridor I Terminal Mangkang, Selasa malam, 4 Agustus 2026, dengan menyasar 11 armada bus Koridor I rute Mangkang–Penggaron. Satu unit bus belum mengikuti pemeriksaan karena masih dalam proses perbaikan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pengecekan berbagai aspek kendaraan, mulai dari kelengkapan administrasi, sistem pengereman, tekanan angin ban, lampu penerangan, hingga perangkat keselamatan seperti alat pemadam api ringan (APAR), alat pemecah kaca, dan sabuk pengaman.
“Kalau ditemukan armada yang belum memenuhi standar, sesuai SOP kami minta pihak ketiga segera melakukan perbaikan. Bus tersebut tidak boleh beroperasi sebelum dinyatakan layak,” kata Haris.
Haris menjelaskan, pelaksanaan pemeriksaan dilakukan setelah seluruh operasional layanan selesai agar tidak mengganggu aktivitas perjalanan masyarakat. Ke depan, kegiatan ram check akan dilakukan secara berkala di seluruh koridor Trans Semarang.
Selain memperketat pemeriksaan kelayakan kendaraan, Trans Semarang juga terus melakukan peremajaan armada. Dari total 132 bus yang saat ini beroperasi, sekitar 75 unit di antaranya merupakan armada baru.
Khusus Koridor I, Trans Semarang telah menyiapkan penggantian armada lama dengan bus listrik yang akan didatangkan secara bertahap mulai September hingga Oktober 2026.
“Koridor I memang didominasi armada yang sudah tua. Karena itu akan kami ganti secara bertahap dengan 25 bus listrik yang mulai datang September hingga Oktober nanti,” tuturnya.
Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Rosyid











