• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

KP2MI-Universitas Muhammadiyah Malang Teken MoU Bentuk UMM Migrant Center untuk Calon PMI

Sekar Sari by Sekar Sari
7 Juli 2026
in Nasional
73 3
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Universitas Muhammadiyah Malang terkait pembentukan UMM Migrant Center. (Dok. for Harianmuria.com)

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) bersama Universitas Muhammadiyah Malang terkait pembentukan UMM Migrant Center. (Dok. for Harianmuria.com)

588
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

MALANG, Harianmuria.com – Momentum Wisuda ke-122 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menjadi lebih dari sekadar perayaan akademik. Di hadapan ribuan wisudawan, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menegaskan komitmen negara dalam membuka jalan bagi lahirnya generasi Indonesia yang mampu bersaing di pasar kerja global.

Hal tersebut menyusul penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Universitas Muhammadiyah Malang. Kerja sama ini mencakup penguatan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, serta pembentukan UMM Migrant Center sebagai pusat layanan terpadu penyiapan calon pekerja migran Indonesia yang kompeten dan berdaya saing. 

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dzulfikar Ahmad Tawalla, Direktur Jenderal Pemberdayaan Dr. M. Fachri, M.Si., serta Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri Dwi Setiawan Susanto, S.E., M.Si., Ak. 

Penandatanganan kerja sama menjadi bagian dari rangkaian prosesi Wisuda ke-122 UMM yang berlangsung di Dome UMM, sekaligus menandai penguatan sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyiapkan sumber daya manusia Indonesia yang unggul untuk menjawab kebutuhan pasar kerja internasional. 

Dalam keynote speech bertajuk “Menyiapkan Generasi Berdaya Saing Global”, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Dzulfikar Ahmad Tawalla menegaskan bahwa dunia kerja sedang mengalami transformasi yang sangat cepat. Perubahan teknologi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta dinamika kebutuhan tenaga kerja global menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan adaptasi.

“Hari ini, tantangannya bukan lagi apakah dunia berubah, tetapi apakah kita mampu berubah lebih cepat. Ijazah adalah pintu masuk, tetapi kompetensi, karakter, kemampuan belajar sepanjang hayat, dan keberanian mengambil peluang global adalah kunci keberhasilan. Indonesia memiliki bonus demografi yang besar, dan negara harus memastikan bonus tersebut menjadi kekuatan, bukan sekadar angka statistik,” tegas Dzulfikar. 

Ia juga menekankan bahwa peluang kerja luar negeri terus terbuka lebar seiring meningkatnya kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara akibat fenomena aging population. Karena itu, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu memenuhi standar kompetensi internasional. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya reskilling, upskilling, literasi teknologi, AI, kreativitas, dan ketangguhan sebagai kompetensi utama menghadapi perubahan global. 

Direktur Jenderal Pemberdayaan, Dr. M. Fachri, M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian dari strategi besar pemerintah dalam membangun ekosistem pemberdayaan pekerja migran Indonesia sejak sebelum memasuki dunia kerja. 

“Pemberdayaan tidak dimulai ketika seseorang sudah menjadi pekerja migran, tetapi sejak masih berada di bangku pendidikan. Karena itu, kami membangun kolaborasi dengan perguruan tinggi agar lulusan Indonesia memiliki informasi yang benar, kompetensi yang sesuai kebutuhan industri global, serta kesiapan mental dan profesional untuk bekerja secara prosedural, aman, dan bermartabat,” terangnya.

Menurut Fachri, kehadiran UMM Migrant Center menjadi simpul layanan yang mengintegrasikan penyebarluasan informasi peluang kerja luar negeri, peningkatan kompetensi, harmonisasi kurikulum, penguatan vokasi, hingga fasilitasi mahasiswa dan lulusan yang berminat berkarier di luar negeri. 

Langkah itu, kata dia, menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan masyarakat melalui pendekatan pendidikan tinggi yang berkelanjutan. 

Ruang lingkup kerja sama mencakup pendirian UMM Migrant Center, penyiapan data dan profil lulusan, peningkatan kompetensi sesuai kebutuhan negara tujuan, penyebarluasan informasi penempatan dan pelindungan PMI, standardisasi lembaga vokasi, serta koordinasi pelaksanaan program bersama. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri, Dwi Setiawan Susanto, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret dalam mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja internasional yang terus berkembang. 

“Selama ini peluang kerja luar negeri masih sangat besar, namun tantangan utama adalah memastikan kualitas tenaga kerja kita sesuai dengan kebutuhan dunia usaha global. Melalui UMM Migrant Center, kami ingin membangun sistem yang mampu menghubungkan lulusan perguruan tinggi dengan peluang kerja internasional secara lebih terarah, terukur, dan sesuai standar kompetensi,” urainya.

Nota Kesepahaman antara KP2MI dan Universitas Muhammadiyah Malang sendiri menjadi payung kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ilmiah, serta pengembangan sumber daya manusia selama lima tahun ke depan. 

Kerja sama tersebut menjadi landasan bagi pelaksanaan berbagai program strategis yang akan dijalankan kedua belah pihak. Melalui kolaborasi ini, KP2MI menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia Indonesia membutuhkan keterlibatan aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan inovasi. 

Sinergi tersebut diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga siap menjadi talenta global yang profesional, adaptif, dan mampu bersaing di pasar kerja internasional. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi pembangunan nasional, KP2MI akan terus memperluas kemitraan strategis dengan perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen negara dalam menghadirkan sistem penyiapan pekerja migran Indonesia yang lebih berkualitas, terlindungi, dan berdaya saing global, sehingga setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik melalui jalur migrasi kerja yang aman, legal, dan bermartabat. 

Jurnalis: Amelia Erisana

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: KP2MInasionalPekerja Migran Indonesia
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Bupati Arief Akan Bentuk Tim Khusus Tangani Kredit Macet BPR Blora Artha

Next Post

Sorot Masalah Beasiswa Mandek, DPRD Pati: Program Tidak Boleh Berhenti di Tengah Jalan

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin (kanan) dan Menteri Perindustrian Sarmuji usai penandatanganan pembaruan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Balai Diklat Industri (BDI), Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

KP2MI dan Kemenperin Perluas SMK Go Global, 1.066 Calon PMI Disiapkan Kerja di Luar Negeri

by Redaksi
15 Oktober 2026
524

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memperkuat kerja sama untuk menyiapkan lulusan vokasi agar mampu bersaing di pasar kerja internasional melalui...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat (9/10/2026). (Dok. KP2MI)

Resmikan Migrant Center Unpad, Menteri P2MI Targetkan 500.000 Pekerja Migran Terampil hingga 2029

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Harianmuria – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin meresmikan Migrant Center dan meninjau fasilitas pelatihan pekerja migran di Universitas Padjadjaran (Unpad), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9...

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin saat melakukan kunjungan kerja ke Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI), Bandung, Jawa Barat, Jumat, 9 Oktober 2026. (Dok. KP2MI)

Serap 212 Ribu Peluang Kerja Luar Negeri, Menteri P2MI Genjot Program SMK Go Global

by Redaksi
9 Oktober 2026
520

BANDUNG, Lingkar.news – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan Program SMK Go Global menjadi salah satu strategi pemerintah untuk menyiapkan tenaga kerja Indonesia yang terampil dan...

Direktur Jenderal Pemberdayaan KP2MI Muh. Fachri menyerahkan Surat Keputusan Status Kewarganegaraan (SKSK) dan bantuan sosial di kediaman Baedah, Desa Kedung Anyar, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka. (Dok. KP2MI)

Dari Yordania ke Majalengka, Baedah dan Lima Anak Dapat Kepastian Kewarganegaraan dan Hak Dasar

by Redaksi
7 Oktober 2026
580

MAJALENGKA, Harianmuria.com – Pemerintah memastikan kepastian status kewarganegaraan Baedah dan lima anaknya setelah keluarga tersebut kembali dari Yordania. Kepastian itu menjadi langkah awal untuk membuka akses terhadap dokumen...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

14 Ribu Siswa SD di Rembang Jadi Sasaran Program Imunisasi MR dan HPV

14 Ribu Siswa SD di Rembang Jadi Sasaran Program Imunisasi MR dan HPV

20 Agustus 2026
552
PENGARUH UPACARA BENDERA TERHADAP SIKAP NASIONALISME PESERTA DIDIK SDN BRATI 02

Pengaruh Upacara Bendera Terhadap Sikap Nasionalisme  Peserta Didik SDN Brati 02

7 Oktober 2022
639

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya