PATI, Harianmuria.com – Program Beasiswa Garuda di Kabupaten Pati menjadi sorotan lantaran pencairan dana sempat mandek sekitar tiga bulan.
Sebelumnya, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan bahwa pencairan beasiswa terkendala karena ada perusahaan yang mundur. Sedangkan sumber dana beasiswa garuda berasal dari CSR (tanggung jawab sosial) perusahaan.
Merespons persoalan ini, Ketua DPRD Pati Ali Badrudin menyampaikan bahwa program pemerintah yang sebelumnya sudah ada, seyogyanya tetap dijalankan meskipun ada perubahan kepemimpinan.
Apabila ada kendala pendanaan, ia menyebut Plt Bupati harus mencari solusi sehingga program tidak berhenti di tengah jalan.
“Apapun yang menjadi kebijakan pak Sudewo dulu ya harus dilanjutkan. Tidak boleh berhenti di tengah jalan. Tugas Plt kan melanjutkan pemerintahan sebelumnya,” ujarnya, Selasa, 7 Juli 2026.
Soal Dana Beasiswa Sarjana Mandek 3 Bulan, Plt Bupati Pati Buka Suara
Di sisi lain, Ali mendorong pemkab memanggil perusahaan yang masuk daftar pemberi CSR untuk program beasiswa pendidikan.
“Jadi pak Plt ini harusnya memanggil perusahaan mana saja yang pada tahun 2025 kemarin ikut menyumbangkan dana CSR nya untuk mendukung program ini. Karena kan program ini sumber dananya dari sana,” terangnya. (adv)
Jurnalis: Lingkarjateng Group Network











