• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Selasa, Agustus 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Harga Ayam Anjlok, Peternak di Pati Terancam Gulung Tikar

ulfa puspa by ulfa puspa
3 Juli 2026
in Pati, News
68 1
ILUTRASI: Kondisi ayam boiler di salah satu peternakan di Desa Gadudero, Kabupaten Pati pada Jumat, 3 Juli 2026. (Fahtur Rohman/Harianmuria.com)

ILUTRASI: Kondisi ayam boiler di salah satu peternakan di Desa Gadudero, Kabupaten Pati pada Jumat, 3 Juli 2026. (Fahtur Rohman/Harianmuria.com)

528
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Peternak ayam di kawasan Pantura timur, Kabupaten Pati, Kudus, hingga Grobogan terancam gulung tikar imbas harga ayam anjlok.

Harga ayam hidup berada di bawah biaya produksi sejak akhir Mei 2026 sehingga para peternak mengalami kerugian besar.

Peternak ayam pun berujung mengurangi populasi ternak, menunda masa pemeliharaan, hingga mengosongkan kandang karena kehabisan modal.

Persaudaraan Peternak Mandiri Pantura (PPMP) menilai situasi tersebut menunjukkan masih adanya ketimpangan dalam tata kelola industri perunggasan nasional. 

Ketua PPMP Pantura Timur, Saripudin, mengatakan peternak rakyat kini menjadi pihak yang paling rentan dalam rantai bisnis unggas.

“Kondisi ini membuat peternak rakyat berada pada posisi paling rentan di tengah rantai bisnis perunggasan. Peternak bukan tidak mampu berproduksi, tetapi menghadapi sistem usaha yang belum memberikan keseimbangan,” ujarnya, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurutnya, harga ayam hidup saat ini berada jauh di bawah Harga Pokok Produksi (HPP), sehingga setiap kilogram ayam yang dijual menimbulkan kerugian sekitar Rp7.000 hingga Rp8.000. Akibatnya, modal usaha peternak terus terkuras hanya untuk menutup biaya operasional.

Saripudin menjelaskan, tingginya biaya pakan, Day Old Chick (DOC), obat-obatan, vitamin, listrik, dan tenaga kerja tidak diimbangi dengan harga jual ayam di tingkat peternak. 

Kondisi itu menyebabkan arus kas peternak terganggu dan mengancam keberlangsungan usaha mereka.

“Banyak peternak mulai mengurangi populasi, menunda chick in, bahkan mengosongkan kandang karena sudah tidak sanggup menanggung kerugian,” katanya.

PPMP juga menyoroti dugaan kelebihan pasokan DOC Final Stock (FS) yang dinilai menjadi salah satu penyebab melimpahnya produksi ayam hidup di pasaran. 

“Ketidakseimbangan antara pasokan dan kebutuhan membuat harga ayam terus tertekan dalam waktu yang cukup lama,” ungkapnya.

Ironisnya, di tengah kesulitan yang dialami peternak rakyat, sejumlah perusahaan perunggasan besar justru mencatatkan kinerja keuangan yang positif. 

Hal itu dinilai sebagai indikator adanya ketimpangan dalam struktur industri yang perlu segera dibenahi pemerintah.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, PPMP mengusulkan pengendalian produksi DOC secara lebih terukur, pemberian subsidi parsial harga DOC ketika peternak mengalami kerugian ekstrem, serta penguatan pola kemitraan yang lebih adil antara perusahaan penyedia sarana produksi dengan peternak rakyat. 

Selain itu, pemerintah diminta meningkatkan pengawasan terhadap distribusi DOC dan produk unggas.

Saripudin menegaskan peternak rakyat merupakan tulang punggung penyedia protein hewani nasional. 

Jika kondisi ini terus berulang tanpa pembenahan tata kelola industri, regenerasi peternak akan terhenti karena generasi muda tidak lagi tertarik melanjutkan usaha keluarganya.

“Keberhasilan industri tidak cukup diukur dari keuntungan perusahaan besar, tetapi juga dari kemampuan peternak rakyat bertahan dan memperoleh penghasilan yang layak. Tanpa peternak yang kuat, ketahanan pangan nasional akan sulit diwujudkan,” tegasnya.

Jurnalis: Fahtur Rohman
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Patikabupaten patipatipeternak ayampeternak ayam petelur
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Wabup Jepara Serap Aspirasi Warga Mayong dalam Agenda Jumat Berangkat

Next Post

Rencana Perluasan TPA Tanjungrejo Kudus Dimatangkan, Pastikan Ikuti Kaidah Lingkungan

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

Upacara HUT ke-81 RI, DPRD Pati Ajak Jaga Semangat Perjuangan

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
511

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengajak masyarakat melanjutkan perjuangan bangsa. Pesan itu disampaikan usai upacara peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Alun-Alun Simpang Lima...

KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
516

PATI, Harianmuria.com – Jajaran DPRD Kabupaten Pati akan terus mengawal pelaksanaan APBD agar sesuai kebutuhan masyarakat seiring Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS)...

HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Nasionalisme

HUT ke-81 RI, Ketua DPRD Pati Ajak Masyarakat Perkuat Nasionalisme

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
512

PATI, Harianmuria.com — Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, mengajak memperkuat rasa nasionalisme serta mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat. Hal tersebut disampaikan usai mengikuti kegiatan...

Ditanya Soal Mahar Seleksi Perangkat Desa, Ketua DPRD Pati: Saya Tidak Memerintahkan

Ditanya Soal Mahar Seleksi Perangkat Desa, Ketua DPRD Pati: Saya Tidak Memerintahkan

by ulfa puspa
15 Agustus 2026
524

PATI, Harianmuria.com – Sidang kasus dugaan korupsi pengisian perangkat desa di Kabupaten Pati terus bergulir. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, saksi menyebut nama Ketua DPRD Pati Ali Badrudin...

Load More

BERITA UTAMA

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
516
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
530
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Gubernur Anwar Hafid Minta Forum Pemuda Sulteng Jadi Motor Pembangunan Daerah

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 76 Warga Binaan Rutan Blora Terima Remisi HUT ke-81 RI, 2 Langsung Bebas

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Mendikdasmen

Mendikdasmen Siap Terjun Pantau Pelaksanaan MBG di Semarang

5 Januari 2025
573
Terinspirasi Kuliner Indonesia Timur, Olahan Rahang Tuna Kian Diminati Warga Kudus

Terinspirasi Kuliner Indonesia Timur, Olahan Rahang Tuna Kian Diminati Warga Kudus

25 April 2026
858

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya