SEMARANG, Harianmuria.com – Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, meminta pemerintah daerah (Pemda) segera melakukan antisipasi untuk mencegah laju inflasi menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi jenis Pertamax yang berlaku pada Juni 2026.
Saleh mengatakan naiknya harga BBM berpotensi memicu kenaikan biaya transportasi dan distribusi barang yang dapat berimbas pada harga kebutuhan pokok.
“Kenaikan harga BBM perlu diantisipasi dengan langkah-langkah yang tepat agar tidak memicu lonjakan harga barang dan menambah beban masyarakat,” katanya di Kota Semarang, Senin, 15 Juni 2026.
Saleh mendorong pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota untuk memperketat pemantauan harga di pasar serta memastikan ketersediaan pasokan kebutuhan pokok tetap aman.
Berbagai langkah stabilisasi harga juga dinilai perlu disiapkan, seperti operasi pasar, pasar murah, serta penguatan distribusi komoditas strategis agar gejolak harga dapat dikendalikan. (Adv)

Jurnalis: Lingkarjateng Group Network
Editor: Rosyid











