• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 6, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Penghijauan Puncak Patiayam Kudus Berlanjut, Pemdes Fokus Penyulaman Bibit

ulfa puspa by ulfa puspa
7 Mei 2026
in Kudus, News
71 1
Kepala Desa Terban, Supeno, saat meninjau program penghijauan di kawasan Puncak Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. (dok for Harianmuria.com)

Kepala Desa Terban, Supeno, saat meninjau program penghijauan di kawasan Puncak Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. (dok for Harianmuria.com)

555
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KUDUS, Harianmuria.com – Program penghijauan di kawasan Puncak Patiayam, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus terus berlanjut. Setelah ribuan bibit tanaman buah ditanam dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah desa bersama kelompok tani kini memfokuskan upaya pada penyulaman bibit mati dan penanaman lanjutan secara bertahap.

Kepala Desa Terban, Supeno, mengatakan langkah tersebut dilakukan agar program penghijauan di kawasan perhutanan sosial tetap berjalan maksimal. Menurutnya, penyulaman penting untuk mengganti bibit yang mati akibat cuaca, kondisi lahan, hingga minimnya perawatan pada masa awal tanam.

“Mulai 2024 sampai 2026 fokus kami penyulaman bibit yang mati dan penanaman lanjutan supaya kawasan Patiayam benar-benar hijau,” ujarnya, Kamis, 7 Mei 2026.

Penghijauan Patiayam berjalan sejak 2020 dengan mengandalkan tanaman buah sebagai konsep utama. Pola tersebut dipilih karena dinilai lebih diminati petani dibanding tanaman keras seperti jati atau mindi.

“Tanaman buah ini memiliki nilai ekonomi yang lebih cepat dirasakan masyarakat sekaligus mampu menjaga kelestarian lingkungan,” katanya.

Program penghijauan juga mendapat dukungan dana CSR sekitar Rp5 miliar pada 2022 dengan menanam bibit di area sekitar 250 hektare kawasan Patiayam. Kemudian pada 2023, penghijauan kembali dilanjutkan di lahan sekitar 100 hektare.

Adapun jenis bibit yang ditanam meliputi mangga, alpukat hingga petai. Setiap kelompok tani diberi kesempatan memilih jenis tanaman sesuai kebutuhan dan kondisi lahan garapan masing-masing.

“Untuk bibit yang ditanam meliputi mangga, alpukat hingga petai. Setiap kelompok tani diberi kesempatan memilih jenis tanaman sesuai kebutuhan dan kondisi lahan garapan masing-masing,” tandasnya.

Supeno mengatakan, proses penyulaman dilakukan secara bertahap agar tanaman yang gagal tumbuh dapat segera diganti. Selain itu, jarak tanam juga diatur sekitar delapan hingga sepuluh meter agar pertumbuhan pohon lebih optimal.

“Kalau terlalu rapat, nanti pertumbuhannya tidak maksimal karena saling berebut air dan unsur hara,” bebernya.

Ia mengungkapkan, kawasan Patiayam sempat mengalami kerusakan hutan cukup parah pascareformasi. Banyak pohon ditebang dan lahan berubah menjadi area pertanian jagung sehingga kondisi perbukitan terlihat gersang.

Namun setelah adanya izin perhutanan sosial atau IPHPS dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 2018, masyarakat mulai kembali diarahkan melakukan penghijauan.

Supeno menilai pendekatan menggunakan tanaman buah lebih efektif karena masyarakat merasa memiliki manfaat langsung dari tanaman yang dirawat.

“Kalau tanaman buah, petani lebih semangat merawat karena hasilnya bisa dinikmati. Jadi penghijauan tetap jalan dan ekonomi warga juga terbantu,” terangnya.

Menurutnya, perubahan mulai terlihat di kawasan Patiayam. Lahan yang sebelumnya tampak tandus perlahan berubah menjadi lebih hijau dengan tumbuhnya berbagai tanaman buah di area garapan warga.

Jurnalis: Ahmad Abror
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Kuduskabupaten kuduskudusMuseum Situs Purbakala PatiayamPatiayam Kuduswisata Kudus
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Plt BKD Rembang Dicopot, Bupati Harno Tunjuk Asisten II Sekda

Next Post

Joni Kurnianto Dukung Acara CFD Ramaikan Alun-Alun Kembangjoyo Pati

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

119 Street Coffee di Kudus Sudah Kantongi Izin, Kawasan PKL Bakal Ditata

119 Street Coffee di Kudus Sudah Kantongi Izin, Kawasan PKL Bakal Ditata

by Sekar Sari
5 Agustus 2026
519

KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melakukan penataan terhadap keberadaan street coffee melalui sistem perizinan dan pengaturan kawasan. Hingga awal Agustus 2026, sedikitnya 119 lapak street coffee...

Konvoi Bawa Sajam, Empat Remaja di Kudus Diringkus Polisi

Konvoi Bawa Sajam, Empat Remaja di Kudus Diringkus Polisi

by Rosyid
4 Agustus 2026
509

KUDUS, Harianmuria.com - Polres Kudus berhasil mengamankan empat remaja yang diduga terlibat dalam aksi konvoi sepeda motor sambil membawa senjata tajam (sajam) di Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus. Penindakan...

BRIN Lanjutkan Penggalian Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus

BRIN Lanjutkan Penggalian Fosil Gajah Purba di Patiayam Kudus

by Rosyid
4 Agustus 2026
521

KUDUS, Harianmuria.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) kembali melanjutkan penggalian fosil gajah purba di Situs Ngasingan, Desa Terban, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Memasuki tahun ketiga, penelitian...

Sungai Juwana dan JU-1 Dangkal, Petani di Kudus Hanya Berani Tanam 1 Kali Setahun

Sungai Juwana dan JU-1 Dangkal, Petani di Kudus Hanya Berani Tanam 1 Kali Setahun

by Sekar Sari
4 Agustus 2026
516

KUDUS, Harianmuria.com – Pendangkalan Sungai Juwana dan saluran irigasi JU-1 di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, menjadi ancaman serius bagi sektor pertanian.  Kondisi itu telah berlangsung lebih dari 15...

Load More

BERITA UTAMA

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

Lomba Gendong Istri di Grobogan Meriahkan Suasana Jelang HUT Ke-81 RI

6 Agustus 2026
510
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
525
PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

PHK Karyawan PT Victoria Apparel Semarang Cuma Dapat Pesangon 0,5 Kali

4 Agustus 2026
516
Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

Wacana Plaza Puri Pati Diubah Jadi Mall, Pedagang Resah Diminta Pindah

3 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    Tingkatkan PAD, 2 Objek Wisata di Kudus Mulai Dikelola Investor Bulan Ini

    113 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Rencana Kelonggaran Syarat Pengisian Kepala Sekolah Disambut Baik Disdikpora Kudus

    143 shares
    Share 57 Tweet 36
  • 16 Jembatan Garuda Selesai Dibangun di Blora, Jadi Akses Penghubung Antar Wilayah

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • DPRD Grobogan Soroti Efektivitas Penyertaan Modal BUMD Rp2,6 Miliar pada Raperda 2027

    102 shares
    Share 41 Tweet 26
  • KP2MI Siapkan 500 Ribu PMI Berkualitas hingga 2029 Melalui Asta Mandala SMK Go Global

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Hari Jadi Kudus Bergeser ke 23 Agustus, Pemkab Mulai Susun Perda Baru

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Dinkes Selidiki Puluhan Siswa dan Guru SMPN 5 Rembang Diare yang Dikaitkan Karena MBG

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ramin, S. Pd, Guru Penjasorkes SDN Karangwono 02, Kecamatan Tambakromo, Kabupaten Pati. (Istimewa/Harianmuria.com)

Permainan Tapak Gunung Sebagai Pengasah Gerak Lokomotor Anak

12 November 2022
1.1k
RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

RSUD Kudus Luncurkan Ambulans ICU Modern, Penanganan Darurat Makin Sigap

21 Juni 2025
556

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya