BLORA, Harianmuria.com – Ratusan kelompok tani di Kabupaten Blora menerima bantuan benih padi dan jagung untuk menjaga kestabilan pasokan pangan menjelang musim kemarau.
Kepala Bidang Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Peternakan (TPHPP) DP4 Blora, Rosalia Diah Erawati, menyampaikan bahwa bantuan tersebut mencakup ribuan hektare lahan pertanian.
“Memang saat ini Blora dapat bantuan bibit padi dan jagung dengan total luasan 5.800 hektar,” ujar Era di Blora, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bantuan berasal dari beberapa sumber. Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dialokasikan untuk benih jagung seluas 2.500 hektare. Sementara dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, bantuan mencakup benih padi seluas 3.000 hektare dan jagung 300 hektare.
“Untuk keterlibatan kelompok tani dari provinsi padi ada 106 kelompok tani, jagung 15 kelompok tani, kemudian untuk APBN 75 kelompok tani,” katanya.
Menurut Era, bantuan benih tersebut akan didistribusikan kepada kelompok tani di berbagai wilayah Blora. Khusus untuk padi, penanaman difokuskan di daerah yang memiliki ketersediaan air irigasi yang memadai.
“Jelang kemarau ini memang untuk bibit padi, dikhususkan di tanam yang memiliki irigasi air yang baik saat ini yang bagus itu Blora Cepu Kradenan kedungtuban randublatung,” jelasnya.
Ia berharap program bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di Jawa Tengah, terutama dari Blora yang menjadi salah satu daerah penyangga pangan.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











