JEPARA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara tidak menerapkan skema kerja work from home (WFH) atau kerja dari rumah bagi aparatur sipil negara (ASN).
Sebagai gantinya, Bupati Jepara Witiarso Utomon mengeluarkan Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/12 tentang Transformasi Budaya Kerja ASN.
Bupati Jepara menyampaikan bahwa budaya kerja baru tersebut mulai diberlakukan sejak 2 April 2026, dengan pengawasan, monitoring, dan evaluasi dilakukan secara rutin pada tanggal 5 setiap bulan.
“Surat edaran ini mulai berlaku 2 April 2026. Pengawasan, monitoring, dan evaluasi akan kami lakukan setiap tanggal 5 setiap bulannya,” katanya, Jumat, 3 April 2026.
Dalam aturan tersebut, ASN Jepara tidak menerapkan skema WFH. Menurut Bupati, langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kami memutuskan tidak menerapkan WFH agar kualitas pelayanan publik tetap terjaga. Selain itu, dari evaluasi yang ada, penerapan kerja kombinasi belum menunjukkan efisiensi signifikan, baik dari sisi BBM, listrik, maupun penggunaan air,” jelasnya.
Ia juga menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung efisiensi energi di lingkungan kerja ASN.
“Kami dorong ASN memaksimalkan penggunaan teknologi dalam rapat, bimbingan teknis, seminar, dan konferensi, sehingga bisa mengurangi konsumsi energi tanpa mengurangi kinerja,” tambahnya.
Terkait perjalanan dinas, Mas Wiwit menyebutkan adanya pembatasan energi secara signifikan sebagai bagian dari langkah efisiensi.
“Perjalanan dinas dalam negeri kami kurangi hingga 50 persen dan luar negeri hingga 70 persen. Termasuk frekuensi dan jumlah rombongan juga dibatasi,” ungkapnya.
Penggunaan fasilitas perkantoran pun diatur lebih disiplin. ASN diminta menggunakan listrik secara bijak sesuai jam kerja dan kebutuhan riil.
“Kami atur penggunaan listrik mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB dan dimatikan saat jam istirahat. Untuk pendingin ruangan, kami tetapkan pada suhu 24 sampai 26 derajat Celsius,” terangnya.
Selain itu, ia juga mengajak ASN untuk menerapkan gaya hidup ramah lingkungan melalui program car free day setiap hari Jumat.
“Kami mendorong ASN yang jaraknya 1 sampai 3 kilometer dari kantor untuk berjalan kaki, bersepeda, atau menggunakan transportasi umum setiap hari Jumat,” pungkasnya.
Jurnalis: Tomi Budianto











