• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

APBD 2026 Terpangkas Rp194 Miliar, Wali Kota Pekalongan Prioritaskan Layanan Publik

Basuki by Basuki
28 November 2025
in News, Pekalongan
73 1
APBD Kota Pekalongan 2026 dipangkas Rp194 miliar akibat pemotongan TKD, Wali Kota Aaf memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas.

Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid memberikan sambutan dalam Rapat Paripurna penetapan APBD 2026 di Gedung Diklat, Kamis 27 November 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

570
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Pekalongan Tahun Anggaran 2026 mengalami pengurangan signifikan sebesar Rp194 miliar akibat pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.

Meski demikian, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid (Aaf) memastikan bahwa kualitas layanan dasar masyarakat tidak akan terpengaruh.

Pernyataan tersebut disampaikan seusai Rapat Paripurna Pengambilan Keputusan DPRD terhadap Raperda APBD 2026 di Gedung Diklat Kota Pekalongan, Kamis, 27 November 2025.

Pelayanan Publik Tetap ‘Full’ Tak Terpangkas

Aaf menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah wajib menyesuaikan anggaran, namun pelayanan publik merupakan sektor yang tidak boleh dipangkas.

“Yang wajib tetap full adalah pelayanan ke masyarakat,” tegasnya.

Ia memastikan pembiayaan untuk pendidikan – termasuk tunjangan guru, program Universal Health Coverage (UHC), layanan administrasi kependudukan, dan layanan sosial tetap aman. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi kewajiban pemerintah dalam memenuhi hak-hak dasar masyarakat.

“Kita tetap bekerja dan mengabdi untuk rakyat,” tambah Aaf.

Pembangunan Fisik Fokus Wilayah Rawan Bencana

Berbeda dengan layanan publik, pembangunan fisik harus mengalami penyusutan. Namun pemerintah tetap menyusun prioritas berdasarkan kebutuhan paling mendesak, terutama di Pekalongan Utara dan Pekalongan Barat yang rentan banjir dan tanggul jebol.

“Kita sudah koordinasi dengan camat dan lurah untuk mendata potensi bencana. Sebelum bencana datang, kita sudah tahu apa yang harus diprioritaskan. Jika ada kebutuhan pembangunan fisik mendesak, kita akan intens berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat,” jelasnya.

APBD Kota Pekalongan 2026 dipangkas Rp194 miliar akibat pemotongan TKD, Wali Kota Aaf memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas.
Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid bersama Wakil Wali Kota Balgis Diab dan Pimpinan DPRD Kota Pekalongan. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Efisiensi dan Prioritas Program Masyarakat

Ketua DPRD Kota Pekalongan, M. Azmi Basyir, menyampaikan bahwa APBD 2026 harus disusun dengan strategi efisiensi yang matang mengingat adanya pemotongan anggaran daerah yang cukup signifikan, dana TKD dari Pemerintah Pusat.

Total pengurangan tersebut mencapai Rp194 miliar, dari APBD yang ditetapkan semula Rp1,032 triliun menjadi Rp838 miliar, sehingga seluruh perangkat daerah dituntut lebih kreatif dan selektif dalam menyusun program.

“Tahun depan memang berat, ada potongan TKD sebesar Rp194 miliar. Kami berharap efisiensi yang dilakukan Pemkot tetap memungkinkan program-program prioritas masyarakat tetap bisa dilaksanakan,” tegas Azmi.

DPRD juga mendorong Pemkot untuk terus berkomunikasi dengan kementerian terkait agar dukungan anggaran tambahan tetap dapat diperoleh, terutama untuk kebutuhan mendesak.

Sejumlah Pos Anggaran Terhapus

Azmi menjelaskan bahwa pemotongan anggaran berimbas pada penghapusan beberapa pos seperti konsumsi/makan-minum, perjalanan dinas, dan pembangunan fisik skala besar.

Meski begitu, ia berharap pemerintah pusat tetap bisa mengakomodasi kebutuhan mendesak seperti perbaikan jalan atau infrastruktur kritis lainnya.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: APBD 2026Berita Pekalongankota pekalonganpekalonganTKD
SummarizeShare41SendShare
Previous Post

Pemkab Rembang Jemput Bola Perekaman e-KTP bagi Lansia di Desa Ngotet

Next Post

Warga Tergo Lapor Pemotongan BLTS, Dinsos Kudus Perintahkan Iuran Dikembalikan

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Dinkes Kota Pekalongan Fasilitasi Pelatihan Keamanan Pangan Gratis bagi Pelaku Usaha

Dinkes Kota Pekalongan Fasilitasi Pelatihan Keamanan Pangan Gratis bagi Pelaku Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
520

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Dinas Kesehatan Kota Pekalongan siap memberikan fasilitasi pelatihan keamanan pangan bagi pelaku usaha pangan. Sanitarian Muda Dinkes Kota Pekalongan, Maysaroh, mengatakan pelaku usaha yang membutuhkan...

Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

by Sekar Sari
15 Oktober 2026
529

PEKALONGAN, Harianmuria.com - Pekan Batik Nusantara (PBN) 2026 menjadi ruang pertemuan pelaku usaha dari berbagai daerah untuk memperkenalkan produk, membangun jejaring, dan memperkuat sinergi pengembangan usaha. Pemerintah Kota...

Perluas Pelayanan Masyarakat, Pemkot Pekalongan Dorong Transformasi Posyandu 6 SPM

Perluas Pelayanan Masyarakat, Pemkot Pekalongan Dorong Transformasi Posyandu 6 SPM

by ulfa puspa
12 Oktober 2026
525

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong perluasan fungsi posyandu melalui penerapan enam Standar Pelayanan Minimal (6 SPM). Penerapan 6 SPM mencakup bidang pelayanan dasar, yakni pendidikan, kesehatan,...

Pemkot Pekalongan Dorong Kolaborasi Swasta Perluas Fasilitas Olahraga Padel

Pemkot Pekalongan Dorong Kolaborasi Swasta Perluas Fasilitas Olahraga Padel

by ulfa puspa
12 Oktober 2026
533

PEKALONGAN, Harianmuria.com – Pemerintah Kota Pekalongan mendorong kolaborasi dengan sektor swasta untuk memperluas sarana dan prasarana olahraga. Hal itu disampaikan Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid atau...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi orangtua yang bermain bubble bersama sang anak untuk mengurangi penggunaan gawai. (Freepik/Harianmuria.com)

Stop Gunakan Gawai, Ini Ide Permainan untuk Anak

9 November 2022
577
Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

Bidik Predikat KLA 2025, Demak Genjot Puskesmas dan RS Jadi Zona Ramah Anak

23 Juni 2025
684

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya