• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Harga Material Naik, Anggaran RTLH di Semarang Jadi Rp35 Juta per Unit

utia by utia
16 Agustus 2026
in Semarang, News
68 2
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati. (Syahril Muadz/Harianmuria.com)

542
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menaikkan anggaran rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi Rp35 juta per unit pada 2026. Kenaikan ini dilakukan di tengah meningkatnya harga material bangunan dan untuk memastikan rumah warga yang dibantu memenuhi standar rumah sehat.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Semarang, Murni Ediati yang akrab disapa Pipie, mengatakan tahun ini terdapat target rehabilitasi sebanyak 1.000 titik RTLH.

“Target tahun ini sesuai dengan RPJMD dan Renstra, satu tahun di 2026 ada 1.000 titik rumah,” katanya, Minggu, 16 Agustus 2026.

Hingga semester pertama 2026, sekitar 600 titik telah masuk dalam usulan. Dari jumlah tersebut, 105 rumah telah dieksekusi di lapangan, sedangkan sisanya masih dalam proses distribusi material.

“Semester satu ini kita sudah sekitar 600 titik usulan. 105 itu sudah dieksekusi di lapangan, sisanya masih proses drop material,” ujarnya.

Murni menargetkan seluruh proses rehabilitasi RTLH tahun ini rampung pada September 2026.

“Target selesainya September. Akhir September insyaallah itu sudah bisa terpenuhi,” jelasnya.

Menurut Pipie, penerima bantuan tidak bisa ditentukan hanya berdasarkan usulan masyarakat. Ada sejumlah kriteria yang harus dipenuhi, baik dari sisi kondisi ekonomi maupun kondisi bangunan.

“Yang jelas dia harus masyarakat berpenghasilan rendah atau miskin. Terus kondisi rumahnya itu tidak layak,” ungkapnya.

Kondisi RTLH, lanjut dia, salah satunya dapat dilihat dari lantai yang masih berupa tanah, dinding yang belum permanen, hingga kondisi atap yang bocor atau masih menggunakan terpal.

“Misalnya lantainya masih tanah atau belum diplester. Dindingnya tidak permanen atau masih papan, atau separuh papan. Atapnya juga masih dalam kondisi bocor atau pakai terpal,” paparnya.

Selain kondisi fisik bangunan, standar rumah sehat juga menjadi pertimbangan. Menurutnya rumah harus memiliki pencahayaan dan sirkulasi udara yang memadai.

“Jendela-jendelanya juga kurang memenuhi standar secara teknis rumah sehat. Rumah sehat itu kan tercukupi cahaya, sirkulasi udara,” imbuhnya.

Pemkot Semarang juga menaikkan nilai bantuan rehabilitasi RTLH. Jika sebelumnya satu unit mendapatkan sekitar Rp20 juta, tahun ini anggarannya menjadi Rp30 juta hingga Rp35 juta. Pipie mengatakan, kenaikan tersebut dilakukan karena harga material bangunan mengalami peningkatan.

“Kalau tahun lalu itu awal mulanya satu unit rehab rumah tidak layak itu Rp20 juta. Nah, tahun ini instruksi dari Bu Wali Kota menaikkan jadi Rp30 juta sampai Rp35 juta per unitnya,” katanya.

“Karena material sudah cukup naik dan akhirnya supaya target rumah sehatnya satu unit tercapai, kita menaikkan juga biaya rehab rumah tidak layak ini,” imbuhnya.

Untuk program RTLH 2026, Pemkot Semarang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp20 miliar. Murni menyebut masih ada kemungkinan tambahan anggaran melalui perubahan APBD.

“Anggarannya tahun ini diberi Bu Wali Kota Rp20 miliar untuk pengentasan RTLH di tahun ini. Kemungkinan dari perubahan anggaran diberikan kembali,” ujarnya.

Mekanisme pengajuan RTLH dilakukan secara berjenjang dari tingkat lingkungan hingga pemerintah kota.

“Biasanya berjenjang, dari RT terus ke RW, ke kelurahan, kemudian kecamatan, akhirnya diusulkan ke wali kota,” jelas Murni.

Setelah usulan masuk, Disperkim tidak langsung menetapkan warga sebagai penerima bantuan. Dinas akan melakukan survei dan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi rumah sesuai kriteria.

“Dinas kami juga tidak hanya menerima, harus cek survei lapangan, verifikasi lapangan apakah memang ini layak untuk kita bantu sesuai dengan standar-standar yang memang harus kita bangunkan,” katanya.

Salah satu persoalan yang cukup banyak ditemukan adalah tidak adanya dokumen kepemilikan tanah.

“Yang sisanya itu misalnya banyak yang tidak punya sertifikat, karena tentunya kita bantu yang harus ada kepemilikan tanah,” ungkapnya.

Pemkot Semarang menargetkan seluruh RTLH dapat dituntaskan pada 2029 sesuai target RPJMD. Namun, warga yang terkendala status kepemilikan tanah tetap menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Pemkot akan mencari skema pembiayaan di luar APBD agar kelompok tersebut tidak sepenuhnya terlepas dari program penanganan RTLH.

“Untuk yang tidak punya kepemilikan tanah itu kita carikan metode penganggaran di luar APBD,” kata Murni.

Skema tersebut, lanjut dia, dapat dilakukan melalui kolaborasi dengan pihak swasta.

“Bisa dari perusahaan-perusahaan, pengembang-pengembang perumahan, dari perbankan ataupun perusahaan-perusahaan swasta yang bisa ikut kolaborasi dengan program dan visi-visi wali kota,” tuturnya.

Jurnalis: Syahril Muadz
Editor: Tia

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarang Hari IniBerita Semarang TerkiniRTLH
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Festival Menjadi Gresik Ajak Warga Cintai Kota Lewat Seni dan Kuliner

Next Post

Diapresiasi Presiden di Pidato Kenegaraan, Walkot Semarang: Kami Bangga PSN Berhasil Semua

utia

utia

Berita Terkait

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

Cegah Pungli, Dishub Semarang Perkuat Penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu

by utia
16 Oktober 2026
515

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pehubungan (Dishub) mulai memperkuat pengawasan pengelolaan parkir melalui penerapan Sistem Parkir Elektronik Terpadu.  Penguatan itu dilakukan melalui sosialisasi dan penyuluhan...

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

Tampilkan 64 Koleksi Sejarah, Walkot Semarang Ajak Warga Pahami Pertempuran Lima Hari

by utia
16 Oktober 2026
511

SEMARANG, Harianmuria.com - Sebanyak 64 koleksi sejarah kini dipamerkan di Gedung Lawang Sewu, Semarang, untuk mengajak masyarakat membaca kembali perlawanan rakyat dalam mempertahankan kemerdekaan. Pameran bertajuk “Dari Semarang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

by utia
15 Oktober 2026
546

SEMARANG, Harianmuria.com - Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) mulai mengeruk 33 sungai dan membenahi saluran drainase di sejumlah titik. Langkah ini sebagai antisipasi banjir menjelang...

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

Unik, Guru SMP di Semarang Harus Ukur Kolam Hingga Replika Ka’bah MAJT di Lomba Matematika 

by utia
15 Oktober 2026
518

SEMARANG, Harianmuira.com - Ratusan guru SMP di wilayah Kota Semarang turut serta dalam lomba literasi dan numerasi yang digelar Dinas Pendidikan setempat. Lokasi perlombaan berbasis City Map ini...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Seorang ibu yang mendidik anaknya. (Freepik/Harianmuria.com)

Begini Rahasia Mendidik Anak Ala Ustaz Solmed

9 Juli 2023
605
Uniknya Ayam Besengek, Menu Kuliner Khas Jepara Favorit RA Kartini

Uniknya Ayam Besengek, Menu Kuliner Khas Jepara Favorit RA Kartini

21 April 2025
597

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya