• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Bupati Ngesti Targetkan 100.000 Hektare Lahan Padi Organik di Kabupaten Semarang

Basuki by Basuki
11 November 2025
in News, Semarang
69 1
Bupati Semarang Ngesti Nugraha menargetkan 100.000 hektare lahan padi organik di Kabupaten Semarang.

Panen raya padi organik di Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, Selasa, 11 November 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

539
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

KAB. SEMARANG, Harianmuria.com – Bupati Semarang Ngesti Nugraha menargetkan pengembangan 100.000 hektare lahan padi organik di wilayah Kabupaten Semarang.

Target tersebut disampaikan saat menghadiri panen raya padi organik di Desa Susukan, Kecamatan Susukan, Selasa, 11 November 2025. Panen ini digelar oleh Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PCNU Kabupaten Semarang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang.

Apresiasi untuk Petani Susukan

Dalam kesempatan itu, Bupati Ngesti menyampaikan apresiasinya kepada para petani Desa Susukan yang berhasil mengembangkan padi hitam organik di lahan seluas 400 hektare.

“Alhamdulillah, hari ini kita memanen padi hitam organik hasil budidaya petani Susukan yang didampingi LPP PCNU. Tujuannya jelas, untuk menyejahterakan petani sekaligus menghasilkan beras berkualitas tinggi,” ujar Ngesti.

Menurutnya, kerja sama antara PCNU dan Pemkab Semarang ini menjadi langkah konkret dalam pengembangan pertanian berkelanjutan dan ekonomi hijau berbasis organik.

Potensi Pasar Padi Organik Menjanjikan

Bupati Ngesti menilai, padi organik kini memiliki nilai jual tinggi dan pasar yang stabil, baik di tingkat lokal maupun nasional.

“Padi organik sudah punya pasar tersendiri dan banyak diminati masyarakat. Karena itu, Pemkab Semarang akan terus mendorong pengembangannya agar lahan padi organik semakin bertambah,” tegasnya.

Selain ramah lingkungan, padi organik juga memiliki nilai gizi lebih tinggi dan aman untuk kesehatan, menjadikannya komoditas unggulan masa depan di sektor pertanian.

Pemkab Siapkan Bantuan untuk Petani

Ngesti juga mengungkapkan bahwa produktivitas padi organik cukup menjanjikan, dengan rata-rata hasil panen mencapai 8,5 ton per hektare.

“Kami menargetkan 100.000 hektare lahan padi organik di seluruh Kabupaten Semarang. Dengan produktivitas dan harga jual yang baik, hasil ini akan memakmurkan para petani,” jelasnya.

Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Semarang akan menyalurkan bantuan pupuk organik, benih unggul, serta pelatihan bagi petani, terutama bagi 480 petani milenial binaan Pemkab Semarang.

NU Dorong Ketahanan Pangan Nasional

Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghafar Rozin, yang turut hadir dalam panen raya, menjelaskan bahwa NU telah mengembangkan berbagai varietas padi organik seperti IR 32, padi hitam, padi merah, dan padi mentik organik.

“Langkah ini adalah bentuk kontribusi NU dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang juga menjadi prioritas Presiden RI Prabowo Subianto,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh proses budi daya dilakukan tanpa bahan kimia, untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kesehatan masyarakat.

Ajak Generasi Muda Tekuni Pertanian Organik

Selain panen raya, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi pertanian organik bersama para pelajar dan mahasiswa. Tujuannya adalah menginspirasi generasi muda agar berkarier di sektor pertanian organik yang memiliki prospek cerah.

Bupati Ngesti berharap, upaya bersama ini mampu memperkuat pertanian berkelanjutan di Kabupaten Semarang, meliputi padi, sayuran, hingga buah-buahan organik.

“Semoga usaha kita dalam mengembangkan pertanian organik berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat,” tutup Bupati Semarang.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: beras organikBerita SemarangBupati SemarangNgesti Nugrahapadi organikpanen rayaPCNU Semarangpertanian organiksemarang hari ini
SummarizeShare39SendShare
Previous Post

Pemkab Pati Umumkan Hasil Akhir Seleksi 5 JPTP, Ini Daftar 15 Nama Calon Kepala OPD

Next Post

Pemkot Semarang Gelar Seminar Internasional Dukung K.H. Sholeh Darat Jadi Pahlawan Nasional

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
527

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
580

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
707

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

OPD Penghuni Gedung Pandanaran Semarang Belum Bersiap Pindah, Masih Tunggu Instruksi Resmi

by Sekar Sari
11 Oktober 2026
983

SEMARANG, Harianmuria.com - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkantor di Gedung Pandanaran, di kawasan Tugu Muda, Kota Semarang belum melakukan persiapan pindahan. Sejumlah kepala OPD mengaku masih...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
539
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
529
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menghadirkan Poli Eksekutif, layanan kesehatan cepat, nyaman, dan privat untuk pasien umum non-BPJS.

RSUD dr Loekmono Hadi Kudus Hadirkan Poli Eksekutif, Layanan Medis Cepat dan Privat

31 Juli 2025
747
Aplikasi Samin 119 mempercepat penanganan kasus darurat untuk menyelamatkan nyawa masyarakat.

Blora Luncurkan Aplikasi Samin 119, Layanan Darurat Medis 24 Jam Bisa Diakses dari HP

22 Juli 2025
659

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya