• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Apresiasi ‘Retreat Magelang’, GIO Sebut Kabinet Merah Putih Prabowo Bentuk Optimisme Pemerintah

Rosyid by Rosyid
27 Oktober 2024
in News
70 3
Pelopor Gerakan Indonesia Optimis (GIO) Ngasiman Djoyonegoro (kanan) dalam kegiatan HUT ke-6 GIO di Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2024. (Dok. HMS/Harianmuria.com)

Pelopor Gerakan Indonesia Optimis (GIO) Ngasiman Djoyonegoro (kanan) dalam kegiatan HUT ke-6 GIO di Jakarta pada Sabtu, 26 Oktober 2024. (Dok. HMS/Harianmuria.com)

561
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Gerakan Indonesia Optimis (GIO) memasuki usianya yang keenam pada 26 Oktober 2024. Dipelopori oleh Ngasiman Djoyonegoro, seorang cendekiawan muda di bidang intelijen, pertahanan dan keamanan, GIO telah menciptakan momentum untuk membalikkan narasi pesimisme yang muncul menjelang Pilpres pada 2019.

“Saat itu, narasi Indonesia akan bubar pada 2030. Kami merasa narasi itu akan memperburuk psikologi masyarakat. Karenanya, perlu ada wacana penyeimbang. Lalu kita kembangkan Gerakan Indonesia Optimis,” kata Ngasiman Djoyonegoro di Jakarta pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Lebih lanjut, pria yang akrab dipanggil Simon itu menjelaskan bahwa modalitas dasar bangsa ini sudah kuat. Sumber daya manusia (SDM) unggul dan sumber daya alam (SDA) Indonesia melimpah. Kinerja pemerintah dalam mengembangkan fondasi pembangunan tak kalah serius.

“Modalitas inilah yang perlu dijadikan pijakan untuk memperkuat narasi optimisme di antara kehidupan masyarakat,” kata Simon.

Upaya membangun optimisme itu salah satu dengan menginventarisasi modalitas yang didokumentasikan dalam buku “Indonesia Optimis.”

“Syukurlah saat ini situasi telah banyak berubah. Presiden Prabowo dengan Kabinet Merah Putih, saya kira memberikan perspektif optimisme dalam menjalankan pemerintahan selama lima tahun ke depan. Merah putih menggambarkan karakter nasionalisme, patriotik dan pengabdian kepada bangsa dan negara,” kata Simon.

Kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gerakan Indonesia Optimis ke-6 bertepatan dengan hari terakhir Retreat Magelang yang diikuti oleh seluruh jajaran kabinet baru Presiden Prabowo. Kegiatan itu dinilai sejumlah pihak sangat penting sebagai upaya untuk menyatukan langkah, hati, dan pikiran jajaran Kabinet Merah Putih sebelum bekerja.

Simon mengapresiasi kegiatan Retreat Magelang oleh Presiden Prabowo tersebut. Karena optimisme dapat diraih dengan semangat kebersamaan, dedikasi, dan kesetiaan mutlak kepada bangsa dan negara, sebagaimana tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan tersebut.

“Karakter merah putih adalah karakter yang tanggap (responsif, cerdas), tanggon (tangguh), trengginas (lincah), setia kepada bangsa dan negara, tak gentar terhadap tekanan apapun, dan kuat sehingga harus mulai disaturasakan di antara para menteri yang akan mengurus negeri ini,” kata Simon.

“Pada HUT GIO ke-6 ini kita berupaya untuk menyatukan rasa sehingga ada keterhubungan antara rasa yang dibangun dalam momentum Retreat Magelang dengan rasa yang dibangun oleh rakyat pada malam ini. Jika pemimpin dan rakyat telah berada dalam satu rasa, kesuksesan Indonesia Emas 2045 bukan hal yang sulit untuk diraih,” kata Simon.

Sementara itu, Okki Tirto, akademisi yang juga pemerhati kebudayaan pada kesempatan HUT GIO ke-6 tersebut menyampaikan tentang pentingnya optimisme dalam konteks membangun budaya bangsa.

“Budaya Indonesia sebagai bangsa sulit untuk dirumuskan karena banyaknya suku bangsa. Tapi itu dapat dicirikan dalam tiga hal: peci hitam, gotong royong, dan bahasa Indonesia,” kata Okki.

Lebih lanjut, Okki menjelaskan bahwa pemimpin dan rakyat haruslah dapat membedakan antara budaya bangsa dengan negara.

“Budaya bangsa kita perlu dirumuskan kembali sebagai roots and routes (akar dan rute). Berdasarkan kesepakatan bersama para pemimpin bangsa,” kata Okki.

“Karenanya, tema ‘Membangun Karakter Merah Putih untuk Kesuksesan Indonesia Emas 2045’ merupakan upaya untuk membangun kekayaan perspektif kebudayaan dalam kerangka optimisme akan masa depan,” kata Okki.

Turut hadir pada acara tersebut yaitu aktifis 98 Bang Abdul Rozak (Bang Jack) dan kawan-kawan, Kiai Ahyad Alfidai (Sekjen PB MDHW), dan para aktifis OKP, serta mahasiswa. (Lingkar Network | HMS – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: jakarta
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Antisipasi Banjir, Pati Siapkan Ratusan Personel Gabungan

Next Post

Blusukan ke Tegaldowo, Gus Umam Dapat Wejangan dari Tokoh Sedulur Sikep Samin Rembang

Rosyid

Rosyid

Berita Terkait

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

by Sekar Sari
17 Juli 2026
527

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mencatat telah memulangkan 25.403 pekerja migran Indonesia (PMI) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 626 merupakan jenazah, sementara ratusan...

KP2MI Dorong Reintegrasi Berkelanjutan bagi Pekerja Migran Indonesia

KP2MI Dorong Reintegrasi Berkelanjutan bagi Pekerja Migran Indonesia

by Sekar Sari
14 Juli 2026
533

JAKARTA, Harianmuria.com – Direktorat Jenderal Pemberdayaan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) menegaskan perlindungan terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) tidak berakhir ketika mereka kembali menginjakkan kaki di Tanah...

Resmi Tersangka Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditahan KPK

Resmi Tersangka Kasus Pemerasan, Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditahan KPK

by Sekar Sari
11 Juli 2026
532

JAKARTA, Harianmuria.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Usai penetapan...

Saat Dunia Memperketat Standar, Indonesia Memilih Memperkuat Biosekuriti

Saat Dunia Memperketat Standar, Indonesia Memilih Memperkuat Biosekuriti

by Sekar Sari
2 Juli 2026
534

JAKARTA, Harianmuria.com – Di tengah semakin ketatnya persyaratan perdagangan global, Indonesia memilih menjawab tantangan dengan memperkuat sistem biosekuriti nasional.  Bagi pemerintah, keamanan hayati bukan lagi sekadar instrumen pengawasan,...

Load More

BERITA UTAMA

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
516
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
730
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
533

TRENDING HARI INI

  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    131 shares
    Share 52 Tweet 33
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    106 shares
    Share 42 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPRD Pati Dukung Langkah Pemkab Fasilitasi Penyerapan Hasil Ternak Lokal

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ilustrasi Pilkada. (Antara/Harianmuria.com)

ASN PNS Maju Pilkada Gubernur/Bupati/Walikota, Apakah Wajib Mengundurkan Diri? Begini Penjelasannya

16 Januari 2024
862
Masjid Saka Tunggal, salah satu yang tertua di Jawa Tengah. (Google Map/Harianmuria.com)

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo

28 Oktober 2022
1.2k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya