• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Senin, Agustus 17, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo

Sekar Sari by Sekar Sari
28 Oktober 2022
in Artikel
155 5
Masjid Saka Tunggal, salah satu yang tertua di Jawa Tengah. (Google Map/Harianmuria.com)

Masjid Saka Tunggal, salah satu yang tertua di Jawa Tengah. (Google Map/Harianmuria.com)

1.2k
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

Harianmuria.com – Selain menjadi tempat umat muslim untuk beribadah, masjid pada zaman dahulu merupakan basis penyebaran agama Islam. Maka tidak heran apabila pada bangunan arsitektur masjid kuno, akan ditemui beberapa peninggalan sejarah.

Memiliki mayoritas penduduk beragama Islam, Indonesia tentunya memiliki banyak masjid-masjid kuno yang tersebar di segala penjuru. Terutama di daerah Jawa Tengah, kemunculan 9 tokoh yang tergabung dalam Walisongo berhasil menyebarkan ajaran Islam dengan akulturasi budaya setempat.

Oleh karenanya, bentuk dan arsitektur yang ada di Jawa Tengah dan daerah lain memiliki banyak perbedaan corak. Bahkan di Jawa Tengah cenderung mengedepankan kultur Jawa. Keunikan dan kekhasan itu pun hanya bisa didapatkan di masjid tertua yang ada di Jawa Tengah.

Berikut daftar masjid tertua yang ada di Jawa Tengah.

1. Masjid Sekayu (At-Taqwa)

Awalnya masjid ini bernama masjid Pekayun yang didirikan oleh Kiyai Kamal asal Cirebon. Konon masjid ini tidak hanya yang tertua di Semarang, tapi juga di Jawa Tengah. Tepatnya pada tahun 1413, masjid ini telah eksis berdiri kokoh di Kampung Sekayu, Kota Semarang.

Meski usianya paling tua, tapi masjid ini masih ada sangkut pautnya dengan Masjid Agung Demak. Zaman dahulu Kampung Sekayu terdapat sebuah masjid yang dijadikan penampungan kayu-kayu untuk pembangunan Majid Agung Demak. Kiyai Kamal lah yang diutus untuk mengurus proyek itu.  Sehingga besar kemungkinan pilar-pilar di kedua masjid itu menggunakan jenis kayu yang sama.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid At-Taqwa Sekayu (Google Map/Harianmuria.com)

2. Masjid Agung Demak

Di Jawa Tengah, masjid ini sudah tidak asing lagi di telinga. Kemasyhuran sejarah berdirinya langsung mengingatkan kita akan peran para Walisongo. Masjid ini berdiri pada 1479 dan masih terawat sampai sekarang.

Selain sejarahnya, masjid ini juga terkenal dengan bentuk atapnya yang berupa limas susun tiga. Bentuk tersebut merupakan penggambaran akidah Islam yang terdiri dari Iman, Islam, dan Ihsan.

Selain itu, tiang dari masjid ini dibuat langsung para Walisongo yang disebut dengan Saka Tatal/Saka Guru. Tiang pertama sebelah barat laut oleh Sunan Bonang, tiang kedua sebelah barat daya oleh Sunan Gunung Jati, tiang ketiga sebelah tenggara oleh Sunan Ampel, dan tiang keempat sebelah timur laut oleh Sunan Kalijaga.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid Agung Demak (Google Map/Harianmuria.com)

3. Masjid Al-Aqsa Menara Kudus

Masjid yang didirikan langsung oleh Sunan Kudus ini dibangun pada tahun 1549 M, berada di Desa Kauman, Kecamatan Kota. Di masjid inilah konsep budaya Islam dengan budaya Hindhu-Budha masih sangat terasa.

Beberapa mitos turut menyertai Masjid ini, seperti rajah Sunan Kudus yang disebut dengan Rajah Kalacakra yang berupa pintu gerbang menuju kompleks masjid. Kono ada yang menyebut, apabila ada pejabat yang shalat dan berziarah ke sana maka kekuasaannya akan hilang.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid Menara Kudus (Google Map/Harianmuria.com)

4. Masjid Mantingan Jepara

Masjid yang terletak di Desa Mantingan, Kecamatan Tahunan ini telah berdiri sejak tahun 1559 Masehi. Berbeda dengan masjid sebelumnya, masjid Mantingan ini banyak didapati ubin yang didatangkan langsung dari Makao, Tiongkok.

Di bagian dinding-dinding masjid juga diperindah dengan relief persegi bergambar margasatwa dan penari yang dipahat dari batu cadas kuningan. Lewat pengawasan langsung Babah Liem Mo Han, semua keindahan yang ada di masjid ini dapat tercipta.

Masih di kompleks masjid ini, di sana terdapat makam Sultan Hadlirin dan Ratu Kalinyamat juga ada makam yang dianggap sebagai peristirahatan terakhir Syekh Siti Jenar.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid Mantingan (Google Map/Harianmuria.com)

5. Masjid Saka Tunggal

Masjid dengan nama resmi Saka Tunggal Baitussalam ini disebut-sebut dibangun jauh sebelum era Walisongo, yakni 1288 M. Keterangan tahun pendirian ini didapat dari prasasti yang terpahat di saka masjid tersebut. Dengan kata lain, masjid ini diperkirakan ada saat masa kerajan Singasari.

Tidak heran apabila unsur Kejawen masih sangat melekat. Seperti arsitektur masjid yang didalamnya terdapat empat sayap dengan sebutan “papat kiblat lima pancer” atau empat mata angin dan satu pusat.

Lima pancer inilah yang menggambarkan posisi manusia sebagai pancer dan 4 mata angin dengan unsur air, bumi, api, serta angin. Saka Tunggal inilah yang melambangkan bahwa hidup manusia itu seperti alif, harus lurus.

Masjid ini masih berdiri kokoh di Desa Cikakak, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid Saka Tunggal (Google Map/Harianmuria.com)

6. Masjid Kotagede

Masjid Kotagede atau masjid Gedhe Mataram ini dibangun pada masa pemerintahan Panembahan Senopati antara 1575-1601 Masehi. Namun sumber lain mengatakan, masjid ini dibangun pada masa pemerinatahan Sri Sultan Hamengku Buwono I. Keterangan ini terdapat di prasasti huruf Arab dan berbahasa Jawa.

Prasasti tersebut bertulsikan keterangan masjid Kotagede didirikan pada hari Ahad Kliwon tanggal 6 Rabiul Akhir 1188 H atau bertepatan dengan 27 Juni 1773 M.

Masjid Kotagede ini memiliki arsitektur campuran Jawa dan Hindhu. Saat ini masjid tersebut dikelola oleh Keraton Yogyakarta dan Surakarta. Dan pada zaman dhulu menjadi sentra dakwah Islam di Jawa bagian Selatan.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria
Masjid Kotagede (Google Map/Harianmuria.com)

7. Masjid Agung Surakarta

Masjid yang sudah ada sejak 1745 silam ini tidak lepas dari peran Keraton Kartasura ke Surakarta. Perpindahan Keraton ini berlangsung pada masa pemerintahan Pakubuwana II. Bahkan sebagian bahan bangunan yang digunakan dalam pembangunan masjid ini menggunakan bekas dari Masjid Agung Kartasura.

Pembangunan pun terus berlanjut saat Pakubuwana III bertahta, dimana ditambahkanlah mustoko berbentuk paku bumi di bagian puncak atap masjid. Hingga Pakubuwono X, masjid Agung Surakarta ini telah memiliki kolom-kolom bergaya doric, menara, jam matahari, gapura, sampai kolam air untuk bersuci yang kini sudah diganti pancuran atau kran.

7 Masjid Tertua di Jawa Tengah, Ada yang Dibangun Sebelum Era Walisongo | Harianmuria

Itulah 7 masjid tertua yang ada di Jawa Tengah, semuanya memiliki sejarah dan filofosi. Keberadaan masjid-masjid ini pula yang menjadi bukti bahwa Islam kala itu tengah mencapai puncaknya penyebaran. (Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: jawa tengahMasjid TertuaMasjid Tertua di Jawa TengahWalisongo
SummarizeShare88SendShare
Previous Post

Polres Pati Ditetapkan Jadi Polresta, Ketua DPRD Bantah Isu Pemekaran Wilayah

Next Post

Kemenag Pati Ingatkan Makna Persatuan dalam Upacara Peringatan Sumpah Pemuda

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Banjir Pati Belum Surut, BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Banjir Pati Belum Surut, BNPB Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

by Redaksi
18 Januari 2026
541

PATI, HARIAN MURIA – Bencana banjir di Kabupaten Pati semakin meluas. Hingga Sabtu (17/1/2026), banjir merendam 136 desa yang tersebar di 12 kecamatan, dengan total sekitar 78.000 rumah...

DPRD Jateng menggelar Fun Run 5K di Semarang dengan 1.400 peserta sebagai upaya mempererat hubungan legislatif dan masyarakat melalui olahraga dan gaya hidup sehat.

Mohammad Saleh: DPRD Jateng Fun Run Pererat Relasi Legislatif dan Masyarakat

by Basuki
24 November 2025
521

DPRD Jateng menggelar Fun Run 5K di Semarang dengan 1.400 peserta sebagai upaya mempererat hubungan legislatif dan masyarakat melalui olahraga dan gaya hidup sehat.

Jateng ditunjuk sebagai tuan rumah Hari Desa Nasional 2026 dan siap menjadi role model pembangunan desa tingkat nasional.

Soft Launching Hari Desa Nasional 2026: Jateng Siap Jadi Role Model Nasional

by Basuki
20 November 2025
586

Soft Launching Hari Desa Nasional 2026 resmi digelar di Kabupaten Semarang. Jateng ditunjuk sebagai tuan rumah dan siap menjadi role model pembangunan desa tingkat nasional.

Mohammad Saleh mendukung program pembangunan dan rehabilitasi irigasi Pemprov Jateng sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Perkuat Ketahanan Pangan, Mohammad Saleh Dukung Pembangunan Irigasi Jateng

by Basuki
20 November 2025
518

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh mendukung program pembangunan dan rehabilitasi irigasi Pemprov Jateng sebagai langkah strategis memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian.

Load More

BERITA UTAMA

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
513
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
530
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
530
KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

KUA-PPAS 2027 Disepakati, DPRD Kudus Kawal Penggunaan APBD Sesuai Aspirasi Masyarakat

14 Agustus 2026
530

TRENDING HARI INI

  • HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    HUT ke-81 RI, Bupati Kendal Ajak Masyarakat Gotong Royong Bangun Negeri

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Gubernur Anwar Hafid Minta Forum Pemuda Sulteng Jadi Motor Pembangunan Daerah

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Karantina Jawa Tengah Gaungkan Semangat Kemerdekaan untuk Perkuat Kedaulatan Hayati

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dibuka Bupati Kendal, Juwero Food Festival Jadi Ajang Promosi Wisata dan Kuliner Triharjo

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Merah Putih Berkibar, Veteran Asal Jepara Kenang Kembali Pengabdian di Timor Timur

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • KUA PPAS 2027 Disetujui, Jajaran DPRD Pati Kawal Pelaksanaan APBD Tepat Sasaran

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

Pesona Kawasan Wisata Rejenu Kudus: Sensasi Air Tiga Rasa dan Akses Gratis!

24 Mei 2025
623
Penderita TBC di Kendal Tercatat 440 hingga April 2026, Dinkes Upayakan Zero Kasus

Penderita TBC di Kendal Tercatat 440 hingga April 2026, Dinkes Upayakan Zero Kasus

4 April 2026
589

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya