• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Agustus 9, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Saat Dunia Memperketat Standar, Indonesia Memilih Memperkuat Biosekuriti

Sekar Sari by Sekar Sari
2 Juli 2026
in Nasional
69 0
Badan Karantina Indonesia (Barantin) saat audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

Badan Karantina Indonesia (Barantin) saat audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026. (Dok. for Harianmuria.com)

533
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Di tengah semakin ketatnya persyaratan perdagangan global, Indonesia memilih menjawab tantangan dengan memperkuat sistem biosekuriti nasional. 

Bagi pemerintah, keamanan hayati bukan lagi sekadar instrumen pengawasan, melainkan fondasi untuk menjaga kepercayaan pasar internasional sekaligus memastikan produk ekspor Indonesia mampu bersaing di tingkat global. 

Komitmen tersebut ditegaskan Badan Karantina Indonesia (Barantin) dalam audiensi strategis bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) dan Asosiasi Eksportir Sarang Burung Walet di Jakarta, Rabu, 1 Juli 2026.

Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat kemitraan antara pemerintah dan pelaku usaha guna menghadirkan sistem perdagangan yang lebih efisien, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing nasional. 

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan bahwa pemerintah tengah melakukan transformasi besar terhadap paradigma layanan karantina. Jika sebelumnya karantina sering dipersepsikan sebagai tahapan administratif yang memperlambat arus perdagangan, kini fungsi tersebut diarahkan menjadi instrumen strategis yang melindungi investasi, menjaga kualitas komoditas, sekaligus membuka peluang pasar baru bagi produk Indonesia. 

“Negara harus hadir memberikan kepastian bagi dunia usaha. Biosekuriti bukan hambatan perdagangan, melainkan jaminan mutu yang meningkatkan kepercayaan pasar internasional terhadap produk Indonesia. Semakin kuat sistem biosekuriti kita, semakin besar pula peluang ekspor nasional berkembang,” tegas Karding. 

Sebagai wujud nyata transformasi tersebut, Barantin telah mengintegrasikan seluruh layanan karantinanya ke dalam National Logistic Ecosystem (NLE) melalui Indonesia National Single Window (INSW). Integrasi ini berhasil menyederhanakan proses layanan, mengurangi duplikasi dokumen, mempercepat proses di pelabuhan, serta menekan biaya logistik yang selama ini menjadi perhatian dunia usaha. 

Namun, menurut Karding, peran pemerintah tidak berhenti pada penyederhanaan birokrasi. Barantin juga mengambil langkah aktif menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi eksportir Indonesia di pasar internasional. Salah satu contohnya adalah penanganan persoalan ekspor sarang burung walet yang sempat mengalami penangguhan sementara oleh General Administration of Customs of China (GACC). 

Alih-alih menyerahkan persoalan tersebut kepada pelaku usaha, pemerintah melakukan investigasi ilmiah melalui pengujian laboratorium menggunakan metode ICP-MS untuk mengidentifikasi penyebab tingginya kandungan aluminium pada produk. 

Kajian tersebut menghasilkan temuan penting bahwa kandungan aluminium bukan berasal dari air maupun lingkungan alami, melainkan akibat gesekan produk dengan material bangunan berupa dinding beton dan papan kayu di rumah walet. 

Berbekal temuan tersebut, Barantin bersama asosiasi eksportir segera menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) skrining bahan baku, memperkuat sistem ketertelusuran (traceability), sekaligus melakukan diplomasi teknis dengan otoritas karantina Tiongkok agar kepercayaan terhadap produk Indonesia dapat segera dipulihkan.

“Kami menyelesaikan persoalan berdasarkan data ilmiah, bukan asumsi. Pendekatan ini menjadi bukti bahwa pemerintah tidak hanya mengawasi, tetapi juga hadir mendampingi pelaku usaha dalam menjaga keberlanjutan ekspor Indonesia,” ujar Karding.

Kolaborasi tersebut turut tercermin dari kinerja ekspor nasional yang tetap menunjukkan tren positif sepanjang semester pertama 2026. Komoditas kelapa sawit beserta turunannya masih menjadi penyumbang terbesar dengan nilai ekspor mencapai Rp32,03 triliun. 

Di sektor perkebunan, kopi biji mencatatkan nilai ekspor Rp6,9 triliun, sedangkan pinang biji mencapai Rp2,9 triliun. Di sektor hewan, sarang burung walet tetap menjadi salah satu komoditas unggulan Indonesia dengan nilai ekspor mencapai Rp3,6 triliun.

Sementara itu, komoditas udang dan tuna terus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pemain penting dalam perdagangan hasil perikanan dunia. Selain mendukung kelancaran ekspor, Barantin juga terus menjalankan fungsi perlindungan terhadap sumber daya hayati nasional. 

Sepanjang semester pertama tahun ini, pengawasan karantina berhasil mencegah masuk dan keluarnya berbagai komoditas berisiko yang berpotensi membawa hama dan penyakit lintas negara, sehingga mampu menghindarkan Indonesia dari potensi kerugian ekonomi hingga ratusan miliar rupiah. 

Melalui kolaborasi yang semakin erat bersama APINDO, asosiasi eksportir, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, Barantin optimistis Indonesia mampu memperkuat posisinya sebagai preferred hub komoditas biologis di kawasan Asia Tenggara. 

Pemerintah menegaskan bahwa daya saing ekspor tidak hanya ditentukan oleh besarnya volume produksi, tetapi juga oleh kemampuan menghadirkan sistem biosekuriti yang kredibel, layanan publik yang cepat, serta kepastian regulasi yang memberikan rasa aman bagi dunia usaha. 

Dengan semangat tersebut, Barantin akan terus memperkuat pelayanan, memperluas kolaborasi, dan memastikan setiap produk Indonesia yang memasuki pasar global membawa standar mutu yang mampu bersaing sekaligus membanggakan nama bangsa.

Jurnalis: Amelia Erisanna

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: BarantinBerita Jakarta Terkinijakarta
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Rembang Siapkan Embung Irigasi untuk Petani, Anggarannya Rp250 Juta

Next Post

720 Siswa Kurang Mampu di Blora Terima Bantuan Pendidikan Jelang Tahun Ajaran Baru

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding melakukan konferensi pers.

Barantin Gagalkan 75.992 Bibit Sawit Ilegal di Lampung

by Redaksi
31 Juli 2026
546

BANDAR LAMPUNG, Harianmuria.com – Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Lampung berhasil menggagalkan peredaran 75.992 butir bibit kelapa sawit ilegal yang hendak dikirim ke berbagai daerah di Indonesia....

Barantin Perkuat Kompetensi SDM Fumigasi, Dukung Biosekuriti dan Daya Saing Ekspor

Barantin Perkuat Kompetensi SDM Fumigasi, Dukung Biosekuriti dan Daya Saing Ekspor

by Sekar Sari
24 Juli 2026
524

SEMARANG, Harianmuria.com - Badan Karantina Indonesia (Barantin) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia di bidang tindakan karantina melalui Pelatihan Teknis Fumigasi Sulfuryl Fluoride Berbasis Kompetensi. Kegiatan tersebut diselenggarakan...

Temui Eksportir Bali, Karding Janjikan Layanan Karantina Lebih Cepat Tanpa Kurangi Pengawasan

Temui Eksportir Bali, Karding Janjikan Layanan Karantina Lebih Cepat Tanpa Kurangi Pengawasan

by Admin
18 Juli 2026
522

Badung, Harianmuria - Kepala Badan Karantina Indonesia (Barantin) Abdul Kadir Karding menegaskan komitmennya mempercepat layanan karantina bagi pelaku usaha tanpa mengurangi pengawasan terhadap keamanan hayati. Komitmen tersebut disampaikan...

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

Rapat Bersama Komisi IX DPR, KP2MI Paparkan Capaian Layanan Pemulangan PMI

by Sekar Sari
17 Juli 2026
525

JAKARTA, Harianmuria.com – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mencatat telah memulangkan 25.403 pekerja migran Indonesia (PMI) sepanjang 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 626 merupakan jenazah, sementara ratusan...

Load More

BERITA UTAMA

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

8 Agustus 2026
537
Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

Lagi, Oro-Oro Kesongo Blora Semburkan Lumpur Setinggi 10-15 Meter

7 Agustus 2026
546
Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

Perbaiki Jalan Jepara-Kelet, Pemprov Jateng Kucurkan Rp29 Miliar

6 Agustus 2026
619
Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

Sempat Didemo, Perbaikan Jalan Sambong–Ledok Blora Akhirnya Dapat Jatah Rp500 Juta

5 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    Mengenal Sumpil, Kuliner Tradisional Kendal yang Ditetapkan Jadi WBTb

    183 shares
    Share 73 Tweet 46
  • Perbaikan Jalan Jepara-Kelet Dimulai, Bupati Witiarso: Ini Jawaban Harapan Masyarakat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Bupati Harno Lepas Pramuka Rembang Ikut Jambore Nasional, Ingatkan Sportivitas

    103 shares
    Share 41 Tweet 26
  • Lomba Tarik Tambang hingga Egrang Meriahkan HUT ke-81 RI di Jepara

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Mengenal Mbah Riyan, Ulama Asal Kudus yang Hidup Sederhana dengan Ratusan Karya

    266 shares
    Share 106 Tweet 67
  • Kendal Bakal Tempatkan Mesin Pengolah Sampah Plastik di 5 Titik TPS3R

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Hari Jadi ke-703 Pati, Ketua DPRD Harapkan Pembangunan Berkelanjutan

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bonus dan tantiem adalah bentuk insentif finansial di luar gaji pokok, perbedaan utamanya terletak pada target penerima dan sumber dananya.

Perbedaan Tantiem dan Bonus: Penerima, Dasar Perhitungan, hingga Tujuan Pemberian

16 Agustus 2025
662
1 dari 14 Pasien DBD di Blora Meninggal, Dinkes Imbau Warga Waspada

1 dari 14 Pasien DBD di Blora Meninggal, Dinkes Imbau Warga Waspada

31 Maret 2026
557

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya