• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Pemprov Jateng Investigasi Penyebab Keracunan MBG di Batang, Air hingga Makanan Diperiksa

Sekar Sari by Sekar Sari
28 September 2026
in Semarang
67 3
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden Gibran saat menjenguk korban keracunan MBG yang masih dirawat di Batang, Senin, 28 September 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Harianmuria.com)

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden Gibran saat menjenguk korban keracunan MBG yang masih dirawat di Batang, Senin, 28 September 2026. (Dok. Pemprov Jateng/Harianmuria.com)

536
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

BATANG, Harianmuria.com – Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang, Kabupaten Batang dihentikan sementara selama 30 hari menyusul dugaan keracunan yang dialami penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Sementara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah hingga kini terus melakukan investigasi untuk mencari penyebab keracunan yang berdampak ke lebih dari 700 orang di Batang itu.

Kasus tersebut juga mendapat perhatian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang meninjau langsung kondisi pasien di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang, Senin, 28 September 2026.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Zulfachmi Wahab mengatakan pemeriksaan dilakukan setelah muncul laporan adanya penerima manfaat yang mengalami sejumlah keluhan kesehatan.

Petugas puskesmas terdekat kemudian melakukan penelusuran ke lokasi terdampak dan SPPG. Sejumlah sampel juga sudah diambil untuk mengetahui kemungkinan faktor yang berkaitan dengan munculnya keluhan tersebut.

Pemeriksaan mencakup makanan dan bahan makanan yang disajikan, air, serta spesimen pasien seperti muntahan maupun feses apabila terdapat keluhan diare.

“Sampelnya baik air, makanan dan bahan makanan yang disajikan. Kalau ada muntahan, kita periksa muntahannya,” katanya.

Selain pengambilan sampel, pemeriksaan juga mencakup kondisi sanitasi lingkungan SPPG. Petugas mengecek dokumen, penggunaan alat pelindung diri, serta peralatan yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.

Zulfachmi mengatakan penjamah makanan di SPPG pada umumnya telah memperoleh pelatihan mengenai pengolahan makanan dan upaya pencegahan keracunan. Namun, hasil investigasi tetap diperlukan untuk mengetahui secara pasti penyebab munculnya keluhan pada penerima manfaat.

Menurutnya, Pemprov masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang telah dikirim ke Yogyakarta. Kesimpulan mengenai penyebab kejadian akan ditentukan setelah seluruh pemeriksaan dan investigasi selesai.

Di tengah proses tersebut, penanganan terhadap penerima manfaat yang mengalami keluhan terus dilakukan. Hingga Senin (28/9/2026) pukul 07.00 WIB, jumlah penerima manfaat yang terdampak tercatat lebih dari 700 orang.

Sebagian besar penerima manfaat telah menjalani rawat jalan atau diperbolehkan pulang. Sementara 34 pasien masih mendapatkan perawatan di RSUD Batang, RSUD Limpung, dan Puskesmas Bawang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan kondisi pasien yang masih menjalani perawatan menunjukkan perkembangan positif.

“Dari laporan semua fasilitas kesehatan yang saat ini sedang merawat, semua pasien dalam kondisi terhidrasi dan sudah dalam pemulihan,” katanya.

Pasien masih berada dalam pemantauan dokter penanggung jawab. Pemulangan dilakukan setelah kondisi masing-masing pasien dinilai memungkinkan.

Adapun keluhan yang dilaporkan penerima manfaat antara lain pusing, mual, diare, dan sakit perut.

Sementara itu, penghentian operasional SPPG Bawang selama 30 hari menjadi bagian dari penanganan pascakejadian. Keputusan mengenai operasional SPPG selanjutnya berada dalam kewenangan Badan Gizi Nasional.

Editor: Sekar

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: keracunan MBGPemprov Jateng
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Kawasan Taman Seribu Lampu Blora Dipasang Papan Larangan Parkir

Next Post

Bimtek DPRD Kudus Bahas Penguatan Tupoksi Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

Wamendagri Usulkan Jateng Jadi Model Penanganan Tuberkulosis di Selurh Daerah

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
513

DEMAK, Harianmuria.com – Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus mengusulkan Jawa Tengah sebagai model percontohan penanganan tuberkulosis untuk seluruh Indonesia. Rencana tersebut disampaikan saat meninjau Layanan Active Case...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Peta administratif Kabupaten Brebes. (Dok. Pemkab Brebes/Harianmuria.com)

DPRD Jateng Terima Audiensi Pemekaran Brebes Selatan, Proses Berjalan Sejak 2018

by Redaksi
12 Oktober 2026
516

SEMARANG, Harianmuria.com – Usulan pemekaran Kabupaten Brebes melalui pembentukan calon daerah otonom baru (CDOB) Brebes Selatan memasuki tahap pembahasan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Aliansi Perjuangan Pemekaran Kabupaten...

2.982 Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

2.982 Guru PPPK Paruh Waktu Pemprov Jateng Diangkat Jadi Penuh Waktu Tanpa Tes

by ulfa puspa
9 Oktober 2026
2.3k

SEMARANG, Harianmuria.com – Sebanyak 2.982 guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan dialihkan menjadi penuh waktu tanpa tes. Berdasarkan...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya peninggalan Hindhu Budha yang masih ada sampai sekarang. (Google Map/Harianmuria.com)

Candi Kayen, Situs Cagar Budaya Peninggalan Hindu Budha di Pantai Utara Jawa

1 Oktober 2022
892
Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

Menanam Pangan, Memulihkan Martabat: Ujian Nyata Asta Cita di Kemenimipas

23 Juni 2026
556

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya