• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Minggu, Oktober 18, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Air Lindi TPA Blondo Cemari Sungai Bade, Petani Gagal Panen dan Ternak Mati

Basuki by Basuki
23 Desember 2025
in Semarang, News
68 4
Air lindi dari TPA Blondo Bawen mencemari Sungai Bade, menyebabkan lahan pertanian gagal panen dan hewan ternak mati.

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan sidak di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo, Senin, 22 Desember 2025. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Jajaran Komisi C DPRD Kabupaten Semarang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Blondo, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, setelah menerima aduan warga terkait pencemaran Sungai Bade.

Ketua Komisi C, Wisnu Wahyudi, menegaskan sidak ini dilakukan untuk memastikan sumber pencemaran. Hasil sidak menunjukkan dugaan kuat bahwa air lindi dari TPA Blondo menjadi penyebab utama.

“Air lindi yang dihasilkan TPA Blondo sangat melimpah, tidak tertampung dan tidak diolah dengan baik, sehingga mengalir ke Sungai Bade, sumber penting kehidupan warga Bawen,” jelas Wisnu, Senin, 22 Desember 2025.

Air Lindi Mengalir ke Sungai Bade

Wisnu menambahkan, TPA Blondo belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang memadai. Sistem penampungan saat ini hanya bersifat sementara dan tidak mengolah limbah, sehingga air lindi mudah meluap dan mencemari sungai.

“Pencemaran yang terjadi di Sungai Bade ini disebabkan karena air lindi dari TPA Blondo melimpah ruah, tidak tertampung dan tidak terolah dengan baik,” ungkap Wisnu.

Dampak pada Petani dan Ternak

Dampak pencemaran dirasakan langsung warga. Tugiyono, salah satu warga terdampak di Bawen, menyebut sedikitnya lima dusun lumpuh aktivitas pertaniannya.

“Puluhan hektare sawah tidak bisa digarap karena air tercemar. Biasanya bisa panen tiga kali setahun, sekarang sama sekali gagal panen,” ungkapnya.

Tak hanya itu, pencemaran juga menyebabkan kematian ternak. “Ada sapi mati setelah minum air sungai yang tercemar air lindi,” tutur Tugiyono.

Air lindi dari TPA Blondo Bawen mencemari Sungai Bade, menyebabkan lahan pertanian gagal panen dan hewan ternak mati.
Sidak Komisi C DPRD Semarang menemukan bahwa air lindi TPA Bondo mencemari Sungai
Bade. (Lingkarnews Network/Harianmuria.com)

Pembangunan IPAL Jadi Solusi

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Semarang, Agung Pangarso, mengakui TPA Blondo masih menggunakan sistem open dumping dan belum memiliki IPAL. Saat ini DLH menyiapkan penampungan darurat dan sedang menyusun Detail Engineering Design (DED) pembangunan IPAL.

“Kami akan berkonsultasi dengan Komisi C DPRD untuk mendapatkan tambahan anggaran agar IPAL segera dibangun, sehingga air lindi dapat diolah sesuai baku mutu,” ungkap Agung.

Komisi C DPRD Kabupaten Semarang mendesak Pemkab Semarang untuk konsisten menangani pencemaran lingkungan ini sesuai Perda yang berlaku, termasuk prioritas penganggaran untuk pembangunan IPAL di TPA Blondo.

Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita Semarangkabupaten semarangsemarangSungai Bade tercemarTPA Blondo
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Bulan Dana PMI Kendal 2025 Himpun Donasi Rp1,3 Miliar, Siap Bantu Penanganan Bencana

Next Post

47 Sekolah di Blora Raih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten hingga Nasional Tahun 2025

Basuki

Basuki

Berita Terkait

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

Penghuni Nunggak Sewa 9 Bulan, 4 Kamar Rusun Kaligawe Semarang Disegel Satpol PP

by Rosyid
14 Oktober 2026
531

SEMARANG, Harianmuria.com – Satpol PP Kota Semarang menyegel empat unit kamar di Rumah Susun (Rusun) Kaligawe setelah penghuninya tak kunjung melunasi tunggakan sewa. Penyegelan dilakukan setelah serangkaian pemanggilan...

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

Tak Sesuai Aturan, Aktivitas Parkir di Jalan D.I. Panjaitan Semarang Ditertibkan

by Rosyid
13 Oktober 2026
584

SEMARANG, Harianmuria.com – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang menindak aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan di Jalan Mayor Jenderal D.I. Panjaitan. Penertiban dilakukan melalui patroli rutin petugas Dishub...

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

Pengosongan Gedung Pandanaran Dipertanyakan, DPRD Semarang Minta Bukti Kajian Teknis

by Sekar Sari
13 Oktober 2026
710

SEMARANG, Harianmuria.com - DPRD Kota Semarang menyoroti rencana pengosongan Gedung Pandanaran di kawasan Tugu Muda milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang. Komisi B DPRD Kota Semarang pun meminta Pemkot...

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

Jateng Catat 1.778 Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak, 234 Terjadi di Sekolah

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
520

SEMARANG, Harianmuria.com – Kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah sepanjang 2025 mencapai 1.778 kasus yang terlaporkan. Dari jumlah tersebut, 234 kasus terjadi di sekolah. Kasus kekerasan...

Load More

BERITA UTAMA

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

17 Oktober 2026
552
Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
637
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
535
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
533

TRENDING HARI INI

  • Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    Kawasan Sungai Kendal Padat Bangunan Rumah hingga Warung Bikin Normalisasi Terhambat

    179 shares
    Share 72 Tweet 45
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    115 shares
    Share 46 Tweet 29
  • Proyek Embung Kaliombo Rembang Capai 77 Persen, Ditarget Selesai Akhir 2026

    105 shares
    Share 42 Tweet 26
  • Mulai 2027 Siswa Tidak Otomatis Naik Kelas, DPRD Blora Sebut Perlu Diikuti Persiapan Matang

    99 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Dulu Tempuh 200 M untuk Dapat Air Bersih, Warga Kalikunal Kendal Kini Dibuatkan Sumur Bor

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • ORADO Goes to Campus 2026 Dorong Penjaringan Atlet Domino di Perguruan Tinggi Gresik

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Dua Kali Mangkir Pemeriksaan, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Terancam Dijemput Paksa KPK

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Bunda Melati Plus, Disdukcapil Kendal Bantu Adminduk Bayi Terdaftar BPJS Kesehatan

Bunda Melati Plus, Disdukcapil Kendal Bantu Adminduk Bayi Terdaftar BPJS Kesehatan

6 April 2026
618
ILUSTRASI: Jeruk Pamelo yang sering dikira sama dengan jeruk bali. (Facebook/Harianmuria.com)

Sering Dikira Sama, 8 Perbedaan Jeruk Pamelo Khas Pati dengan Jeruk Bali

23 September 2022
3.9k

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya