SALATIGA, Harianmuria.com – Menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Terminal Tipe A Tingkir, Kota Salatiga, memperketat pemeriksaan kelaikan Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan penumpang selama periode lonjakan arus perjalanan di akhir tahun.
Ramp Check Bus AKAP Diperketat
Berdasarkan pantauan di lapangan, petugas Terminal Tingkir bersama Dinas Perhubungan Kota Salatiga telah melakukan ramp check sejak Selasa pagi, 23 Desember 2025. Seluruh bus AKAP yang masuk terminal tak luput dari pemeriksaan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh namun tetap efisien, dengan durasi sekitar 10 menit per armada agar tidak mengganggu aktivitas penumpang.
Pemeriksaan Kelaikan dan Administrasi Kendaraan
Ramp check meliputi pemeriksaan kelengkapan administrasi kendaraan, fungsi lampu, sistem kemudi, kondisi rem, serta pengecekan fisik lainnya yang berkaitan dengan standar keselamatan.
Petugas memastikan hanya bus yang memenuhi syarat teknis dan administratif yang diperbolehkan beroperasi mengangkut penumpang.
Bus Tak Laik Jalan Dilarang Beroperasi
Kepala Bidang Sarana dan Angkutan Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas I Jawa Tengah, Harwinanto, menegaskan bahwa armada yang ditemukan mengalami gangguan teknis akan langsung dinyatakan tidak laik jalan.
“Apabila dalam pemeriksaan ditemukan adanya komponen yang tidak memenuhi standar keselamatan, maka kami sarankan kepada perusahaan otobus untuk melakukan perbaikan terlebih dahulu. Kendaraan tidak diperkenankan beroperasi sebelum dinyatakan laik jalan,” tegas Harwinanto.
Selain itu, petugas juga akan menindak tegas perusahaan otobus (PO) yang kedapatan mengoperasikan bus yang tidak memenuhi standar keselamatan.

Terminal Tingkir Siap Layani Angkutan Nataru
Harwinanto menambahkan, Terminal Tingkir sebagai salah satu simpul transportasi utama di Jawa Tengah telah siap menyelenggarakan angkutan Nataru. Seluruh kendaraan yang masuk terminal dipastikan melalui proses pemeriksaan guna menjamin keselamatan penumpang.
“Keselamatan adalah yang utama. Kami berharap penyelenggaraan angkutan Nataru hingga Januari 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan terkendali, sehingga masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan nyaman,” pungkasnya.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











