• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Rabu, Agustus 19, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Rentetan Longsor hingga Pohon Tumbang Terjadi di Rembang Sejak 8 Januari 2026

ulfa puspa by ulfa puspa
12 Januari 2026
in Rembang
68 2
Salah satu rumah warga di Kabupaten Rembang terdampak longsor pada pekan pertama Januari 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

Salah satu rumah warga di Kabupaten Rembang terdampak longsor pada pekan pertama Januari 2026. (Vicky Rio/Harianmuria.com)

536
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Curah hujan tinggi sejak 8 Januari 2026 memicu rentetan bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Kabupaten Rembang. Longsor, rumah roboh, pohon tumbang, hingga limpasan air terjadi pada 8–11 Januari.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Sri Jarwati, mengatakan Rembang memang masuk dalam kategori potensi hujan lebat hingga sangat lebat pada Januari 2026. Oleh karena itu timnya meningkatkan kesiapsiagaan bencana.

Sri menyebutkan sejumlah bencana hidrometeorologi di wilayahnya terjadi pada pekan pertama Januari.

Salah satunya tebing longsor di Desa Sendangcoyo, Kecamatan Lasem yang menggerus bagian rumah warga dan jalan poros desa. Kerugian ditaksir mencapai Rp116 juta.

BPBD telah berkoordinasi dengan pemerintah desa serta menyalurkan bantuan logistik, sandang, dan pangan kepada warga terdampak.

Longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Sanetan, Kecamatan Sluke. Tebing rumah milik salah satu warga dengan panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter ambruk akibat hujan deras, menyebabkan kerugian sekitar Rp30 juta.

Di Desa Labuan Kidul, Kecamatan Sluke, sebuah rumah roboh akibat curah hujan tinggi yang diperparah kondisi bangunan yang sudah lapuk. Rumah berukuran 4×6 meter tersebut mengalami kerusakan total dengan estimasi kerugian Rp15 juta. Saat ini korban mengungsi ke rumah saudaranya. 

Warga bersama tim BPBD telah melakukan kerja bakti membersihkan puing, serta merencanakan pembangunan rumah sementara.

Tak hanya permukiman, bangunan di bantaran sungai juga terdampak. Sebuah gudang tembakau permanen dilaporkan longsor karena berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) rawan. BPBD Rembang telah berkoordinasi dengan kepala desa, pemilik bangunan, serta Balai Besar Wilayah Sungai (BWS) mengingat lokasi tersebut sejatinya tidak diperuntukkan bagi bangunan permanen.

Selanjutnya, kejadian pohon tumbang terjadi di Desa Kepoagung, Kecamatan Pamotan, serta Desa Balongmulyo, Kecamatan Kragan. Tim BPBD bersama relawan masyarakat bergerak cepat membersihkan pohon yang sempat menghalangi akses jalan.

Di sektor pendidikan, longsor juga mengancam Madrasah Nuraniah di Desa Glebeg lantaran tebing di dekat sungai ambles dan longsor. Pemerintah desa berencana melakukan perbaikan menggunakan dana APBDes setelah tim BPBD melakukan pengecekan lapangan.

Sementara itu, limpasan air akibat saluran tersumbat dilaporkan menggenangi Jalan Pantura Purworejo sehingga mengganggu arus lalu lintas. 

Sri Jarwati memastikan bahwa stok logistik kedaruratan dalam kondisi aman, serta BPBD terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk antisipasi bantuan tambahan jika diperlukan.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan media dalam penanggulangan bencana.

Menurutnya, hingga kini terdapat 32 Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Rembang yang telah mampu melakukan penanganan awal secara mandiri sebelum melaporkannya ke BPBD. Hal ini menunjukkan meningkatnya kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.

BPBD Rembang mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan wilayah perbukitan, agar selalu waspada. Warga diminta tidak ragu untuk mengungsi sementara apabila hujan lebat berlangsung lebih dari satu jam dan debit air sungai mulai meningkat, demi keselamatan bersama.

“Bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pohon tumbang, dan angin kencang memang sedang sering terjadi. Keselamatan adalah yang utama,” pungkasnya.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Banjir RembangBPBD Rembangrembangtanah longsor
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Jepara dan Kudus Berpotensi Curah Hujan Tinggi Pada Januari-Februari 2026

Next Post

Terendam Banjir, 340 Hektare Lahan Pertanian di Pati Terancam Gagal Panen

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

428 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Rembang hingga Agustus 2026, Terbanyak Kebakaran Lahan

428 Peristiwa Kebakaran Terjadi di Rembang hingga Agustus 2026, Terbanyak Kebakaran Lahan

by ulfa puspa
18 Agustus 2026
512

REMBANG, Harianmuria.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Rembang mencatat 428 peristiwa kebakaran pada Januari hingga 11 Agustus 2026. Sekretaris BPBD Rembang, M. Luthfi Hakim, mengungkapkan dari...

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

by ulfa puspa
17 Agustus 2026
518

REMBANG, Harianmuria.com – Bendera Merah Putih berkibar di bawah laut perairan Pulau Gede, Kabupaten Rembang, Senin, 17 Agustus 2026. Bendera dikibarkan di kedalaman sekitar 10 meter di bawah...

Museum RA Kartini Rembang Tutup Sementara untuk Fumigasi, Ini Penjelasannya

Museum RA Kartini Rembang Tutup Sementara untuk Fumigasi, Ini Penjelasannya

by ulfa puspa
15 Agustus 2026
529

REMBANG, Harianmuria.com – Museum RA Kartini Rembang tutup sementara 13 hingga 18 Agustus 2026. Penutupan tersebut untuk perawatan rutin menggunakan metode fumigasi, yaitu pembasmian hama yang dapat merusak...

Sekolah Rakyat di Rembang Punya Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA, Masih Tunggu Finishing

Sekolah Rakyat di Rembang Punya Lapangan Mini Soccer Berstandar FIFA, Masih Tunggu Finishing

by ulfa puspa
14 Agustus 2026
518

REMBANG, Harianmuria.com – Tiga fasilitas olahraga Sekolah Rakyat Terintegrasi Kabupaten Rembang telah rampung dan siap digunakan. Ketiga fasilitas olahraga tersebut yakni lapangan voli dan basket berstandar nasional serta...

Load More

BERITA UTAMA

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
592
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
518
Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

Bus Trans Jateng Koridor Magelang-Temanggung Ditarget Beroperasi 2027

16 Agustus 2026
531
Para siswa SD Negeri Terpencil Bainaa Barat di Desa Bainaa Barat, Kecamatan Tinombo, Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah berdiri di atas Jembatan Garuda yang selesai dibangun. (Istimewa)

Jembatan Garuda Bainaa Barat Selesai, Siswa SD Terpencil Tak Lagi Seberangi Sungai untuk Sekolah

14 Agustus 2026
531

TRENDING HARI INI

  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    107 shares
    Share 43 Tweet 27
  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Picu Penurunan Hasil Pertanian di Grobogan, Hewan Ternak Kesulitan Pakan

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Anak PMI Asal Gresik Jadi Paskibraka KBRI Kuala Lumpur, Titip Harapan untuk Pendidikan

    109 shares
    Share 44 Tweet 27
  • Blora Dapat Kucuran Dana CSR Rp1 Miliar untuk Kembangkan Peternakan Ayam Kampung

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Proyek Rehabilitasi Pasar Ngawen Blora Tetap Dilanjutkan Meski Molor dari Target

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
  • 7 PNS Pemprov Jateng Mengundurkan Diri, Ternyata Ini Alasannya

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Jejak Sejarah dan Makna Laku Spiritual 1 Suro di Surakarta

Jejak Sejarah dan Makna Laku Spiritual 1 Suro di Surakarta

16 Juni 2026
572
Ganjel Rel salah satu takjil khas Jawa Tengah. (Instagram @nyonyah_cakery/Harianmuria.com)

10 Pilihan Takjil Khas Jawa Tengah Ini Cocok Dijadikan Menu Berbuka Puasa

1 Maret 2023
772

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya