• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

3 Minggu Usai Kasus Keracunan MBG di Rembang, Dinkes Ungkap Hasil Laboratorium

ulfa puspa by ulfa puspa
28 Agustus 2026
in Rembang, Kesehatan, News
93 3
Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang saat melakukan pemeriksaan dan peninjauan di dapur SPPG untuk memastikan proses pengolahan makanan MBG beberapa waktu lalu. (dok for Harianmuria.com)

Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang saat melakukan pemeriksaan dan peninjauan di dapur SPPG untuk memastikan proses pengolahan makanan MBG beberapa waktu lalu. (dok for Harianmuria.com)

741
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

REMBANG, Harianmuria.com – Penyebab keracunan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Rembang terungkap. Hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah menemukan adanya bakteri pada menu nasi liwet dan telur dadar balado yang dibagikan kepada penerima manfaat.

Hasil penelitian sampel menu MBG diterima Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Rembang pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Kepala DKK Rembang, Ali Syofi’i, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, ditemukan tiga jenis bakteri pada nasi liwet, yakni Salmonella, Streptococcus Faecalis, dan Bacillus Cereus.

Sementara pada menu telur dadar balado ditemukan dua jenis bakteri, yaitu Streptococcus Faecalis dan Bacillus Cereus.

“Rinciannya, pada nasi liwet ditemukan bakteri Salmonella, Streptococcus Faecalis dan Bacillus Cereus, ada tiga jenis bakteri. Sedangkan untuk telur dadar balado ditemukan dua jenis bakteri, yakni Streptococcus Faecalis dan Bacillus Cereus,” terang Ali, Jumat, 28 Agustus 2026.

Dinkes Tunggu Hasil Lab Kasus Dugaan Diare Massal di SMPN 5 Rembang

Menurutnya, keberadaan bakteri dalam makanan umumnya berkaitan dengan faktor kontaminasi lingkungan, proses pengolahan yang kurang higienis, maupun kesalahan dalam penyimpanan makanan.

Ali menegaskan aspek kebersihan, higiene, dan sanitasi menjadi hal penting yang harus diperhatikan oleh setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Karena faktor kebersihan, higiene dan sanitasi. Masalah kebersihan sangat menentukan, jadi harus diperhatikan betul oleh semua SPPG,” ungkapnya.

Dinkes Sorot Hygiene-Sanitasi SPPG Usai Investigasi Dugaan Diare Massal SMPN 5 Rembang

Selain pemeriksaan mikrobiologi, DKK Rembang juga melakukan pemeriksaan kimia terhadap sejumlah sampel, termasuk makanan, muntahan, dan feses atau tinja.

Hasilnya, tidak ditemukan kandungan pestisida maupun klorin pada seluruh sampel yang diperiksa.

“Untuk yang pemeriksaan kimia, tidak ditemukan pencemaran kimia di semua sampel yang diuji,” ucapnya.

Berdasarkan hasil laboratorium tersebut, temuan pencemaran pada sampel makanan mengarah pada aspek mikrobiologis, yakni adanya bakteri pada makanan.

Ali menegaskan hasil pemeriksaan laboratorium akan menjadi dasar evaluasi terhadap penyedia menu MBG dan menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional.

Kasus keracunan MBG tersebut bermula pada Selasa, 4 Agustus 2026  ketika SPPG Mondoteko 3 membagikan menu MBG kepada para penerima manfaat.

Pada Selasa malam, sejumlah penerima manfaat mulai mengalami gejala gangguan pencernaan, seperti mual, muntah dan diare.

Gejala tersebut tidak hanya dialami siswa. Sejumlah guru, staf tata usaha (TU), hingga kepala sekolah juga mengalami keluhan serupa.

Kasus tersebut dilaporkan terjadi di sejumlah satuan pendidikan, di antaranya SMP Negeri 5 Rembang, SD dan SMP Annawawiyah Tasikagung, serta TK/PAUD Tunas Bangsa.

Pada Rabu pagi, 5 Agustus, ratusan siswa bahkan tidak masuk sekolah. Puluhan di antaranya harus mendapatkan perawatan di rumah sakit akibat mengalami gejala gangguan pencernaan.

DKK Rembang kemudian melakukan serangkaian langkah penanganan dan pemeriksaan untuk mencari penyebab kejadian tersebut.

Hampir tiga pekan setelah kejadian, hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Tengah akhirnya memberikan titik terang. Dua menu MBG, yakni nasi liwet dan telur dadar balado, terbukti mengandung bakteri.

Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Ulfa

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Berita RembangDinkes Rembangkabupaten rembangkeracunan MBGrembang
SummarizeShare53SendShare
Previous Post

Usut Korupsi Insentif Pajak, Penyidik KPK Geledah dan Sita Dokumen dari 2 OPD Kabupaten Bogor

Next Post

800 Siswa MIN 1 Kendal Jalani Skrining dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

ulfa puspa

ulfa puspa

Berita Terkait

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

Bupati Harno Dorong Warga Rembang Rajin Menabung dan Berani Kembangkan Usaha

by ulfa puspa
15 Oktober 2026
522

REMBANG, Harianmuria.com – Bupati Rembang, Harno, mengajak masyarakat membiasakan diri menabung sekaligus berani mengembangkan usaha untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Menurutnya, budaya menabung dan pemanfaatan akses permodalan secara...

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

Dilaporkan Hilang, Wanita Asal Njeruk Ditemukan di Dekat Embung Sambongan Rembang

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
539

REMBANG, Harianmuria.com – Mayat perempuan ditemukan di bibir Embung Sambongan wilayah Desa Jatimudo, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang pada Rabu, 14 Oktober 2026. Korban diketahui dilaporkan meninggalkan rumah pada...

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

Hari Terakhir Pendaftaran, Peserta Pelatihan Kerja Gratis di Rembang Berpeluang Langsung Direkrut Perusahaan

by ulfa puspa
14 Oktober 2026
533

REMBANG, Harianmuria.com – Pendaftaran pelatihan kerja gratis bagi warga Kabupaten Rembang hanya sisa hari ini, Rabu, 14 Oktober 2026. Sementara jadwal pelatihan dimulai pada 28 Oktober 2026. Balai...

TMMD di Ngajaran Rembang Bakal Bangun Jalan Penghubung ke Bogorejo Blora

TMMD di Ngajaran Rembang Bakal Bangun Jalan Penghubung ke Bogorejo Blora

by ulfa puspa
13 Oktober 2026
525

REMBANG, Harianmuria.com – Desa Ngajaran, Kecamatan Sale, Kabupaten Rembang, menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-130 Tahun Anggaran 2026. Program TMMD di Ngajaran mendapat anggaran...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
524
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

Nisfu Sya’ban 2026 Jatuh Pada 3 Februari, Ini Doa yang Sebaiknya Dibaca

2 Februari 2026
598
3 Minggu Usai Kasus Keracunan MBG di Rembang, Dinkes Ungkap Hasil Laboratorium

3 Minggu Usai Kasus Keracunan MBG di Rembang, Dinkes Ungkap Hasil Laboratorium

28 Agustus 2026
741

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya