PEKALONGAN, Harianmuria.com — Pemerintah Kota Pekalongan menyerahkan tali asih kepada 16 anak pejuang Peristiwa 3 Oktober 1945 sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengorbanan para pejuang dalam mempertahankan kemerdekaan.
Kabid Pemberdayaan, Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos-P2KB Kota Pekalongan, Muhammad Fathoni, mengatakan pemberian tali asih kepada keluarga pejuang mengalami penyesuaian seiring berkurangnya jumlah veteran yang masih hidup.
“Awalnya Dinsos-P2KB memberikan tali asih kepada veteran yang masih hidup. Seiring berjalannya waktu, para veteran tersebut satu per satu meninggal dunia. Kebijakan selanjutnya, tali asih diberikan kepada anak-anak pahlawan pejuang 3 Oktober 1945,” jelasnya pada Sabtu, 3 Oktober 2026.
Menurut Fathoni, penerima tali asih merupakan anak pejuang yang berhasil diidentifikasi dalam penelusuran bersama Dewan Harian Cabang Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHC 45).
“Sebanyak 16 anak pejuang ini merupakan yang berhasil ditemukan oleh tim penelusuran pahlawan dan DHC 45,” katanya.
Penelusuran tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan keluarga para pejuang sekaligus menjaga kesinambungan penghormatan terhadap jasa mereka. (adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa











