PEKALONGAN, Harianmuria.com — Pemerintah Kota Pekalongan menegaskan dukungannya terhadap pengembangan berbagai potensi masyarakat, tidak hanya yang berkaitan dengan sektor batik.
Wali Kota Pekalongan, Achmad Afzan Arslan Djunaid atau Aaf, menyebut predikat Pekalongan sebagai The World City of Batik merupakan anugerah sekaligus motivasi untuk terus mengembangkan batik.
Namun, menurutnya, pembangunan dan pengembangan potensi Kota Pekalongan juga mencakup berbagai bidang yang tumbuh di tengah masyarakat.
Potensi tersebut antara lain perikanan, wisata religi, serta sentra kuliner seperti Kampung Tahu dan Kampung Tempe.
Pemkot juga memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan positif yang digagas masyarakat, baik secara mandiri maupun yang dilaksanakan bersama pemerintah.
“Potensi-potensi yang ada di masyarakat semuanya kita support. Semua kegiatan masyarakat yang baik, yang masyarakat mandiri maupun yang berhubungan dengan pemerintah, selalu kita support selama kegiatan itu positif dan bermanfaat untuk masyarakat,” jelasnya saat menghadiri Pekalongan Batik Night Carnival (PBNC) 2026, Jumat, 2 Oktober 2026 malam. (adv)
Jurnalis: Fahri Akbar
Editor: Ulfa











