• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Kamis, Agustus 20, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Tenaga Honorer Pemkab Tak Masuk PPPK 2023, BKPP Pati: Masih Tunggu Kebijakan Pusat

Sekar Sari by Sekar Sari
14 September 2023
in Pati
70 3
Sekretaris BKPP Pati, Rizki Hermanu. (Arif Febriyanto/Harianmuria.com)

Sekretaris BKPP Pati, Rizki Hermanu. (Arif Febriyanto/Harianmuria.com)

561
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Penerimaan pegawai negeri yang sekarang, lebih diutamakan tenaga teknis seperti tenaga pendidikan dan tenaga kesehatan membuat tenaga honorer yang berada lingkungan instansi daerah kurang perhatian. Sebab, meskipun sama-sama sudah mengabdi bertahun-tahun, tenaga honorer di lingkungan dinas ini harus menunggu hingga Pemerintah Pusat membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati melalui Sekretaris Rizki Hermanu, pada Kamis, 14 September 2023 menyebut, pihaknya tidak memiliki wewenang untuk merekrut tenaga honorer ini menjadi PNS, meskipun yang bersangkutan sudah mengabdi selama puluhan tahun. Sebab, semua kebijaksanaan terkait kepegawaian adalah wewenang dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

Seleksi tahun ini yang diprioritaskan adalah guru dan nakes. Itupun, kata Rizki, bagi yang lolos tidak langsung diangkat menjadi PNS melainkan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Terkait calon pelamar PPPK tahun ini, lanjutnya, harus memiliki data pendukung seperti terdaftar di Dapodik bagi guru dan sudah terdaftar di SISDNK bagi Nakes. Sehingga bagi guru maupun nakes yang tidak terdaftar, tidak bisa mengikuti PPPK tahun ini.

Menurutnya, bagi tiap-tiap calon yang sudah terdaftar adalah mereka yang sudah mengabdi lebih dari tiga tahun. Sedangkan untuk kelolosannya, tergantung hasil nilai ujian. Dimana dalam hal ini pihak BKPP tidak memiliki wewenang. Lanjut Rizki, semua ketentuan kelulusan PPPK didasarkan hasil ujian tiap peserta.

“Soalnya dari pusat kebijakannya hanya untuk guru dan nakes. Termasuk yang sudah Wiyata dan sudah terdaftar di Dapodik itu bisa ikut. Sedangkan kalau Nakes harus terdaftar di SISDNK Kemenkes. Intinya guru atau nakes yang sudah bekerja di Pati minimal tiga tahun. Ini bukan kebijakan kami, melainkan dari pusat,” tegas Rizki.

Selain itu, pelaksanaan penerimaan PPPK ataupun CPNS tidak setiap tahun dilaksanakan karena harus melihat kebutuhan, kemampuan daerah untuk menggantikan, dan yang paling utama adalah kebijakan pusat.

“Untuk tenaga honorer, bisa tidaknya menunggu kebijakan dari pusat. Kalau tahun depan ada, ya tahun depan bisa. Tapi kalau aturannya belum dirubah (diutamakan PPPK, red) berarti belum bisa. Setiap ada seleksi CPNS peraturannya berubah,” tutup Rizki.

Disinggung mengapa BKPP tidak memilih Udinus Semarang yang notabene lokasinya lebih dekat, Rizki mengungkapkan alasan kerjasama menjadi alasannya. Sebab, pada pelaksanaan PPPK maupun CPNS tahun-tahun sebelumnya, pihaknya telah lebih dulu menggandeng UNS sebagai mitra kerja. Sehingga, jika dipilih Udinus harus melakukan lelang dari awal dan memerlukan waktu cukup lama.

Alasan waktu inilah, yang membuat pihak BKPP tidak ambil pusing untuk kembali melanjutkan kerjasama dengan UNS dalam pelaksanaan ujian PPPK tahun ini.

“Dalam proses itu kita langsung pilih UNS. Kenapa tidak Udinus yang lebih dekat? Karena kita sebelumnya kita tidak ada kerjasama kemitraan. Jadi karena waktu kita mepet, kita tidak punya pertimbangan lain. Jadi akhirnya kita kerjasama dengan UNS. Untuk penetapan ini tidak menggunakan lelang, karena pengadaan secara swakelola,” tegasnya.

Dikatakan Rizki, pemilihan UNS ini tidak hanya dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati. Karenanya, ada 10 kabupaten lain yang memilih UNS sebagai tempat ujian PPPK. Diantaranya adalah Jepara, Kudus, Pati, Rembang, Blora, Grobogan, Klaten, Karanganyar, Kota Surakarta, dan Kabupaten Semarang.

“Kalau kita tentukan kerjasama swakelola, itu harus ada kerjasama sebelumnya. Meskipun di Semarang ada Udinus, kita tidak bisa karena harus ada kerjasama dulu sebelumnya. Kalau di Udinus, harus proses lelang dan waktu kita tidak cukup. Tidak hanya di Pati, setiap kabupaten lain yang memilih titik lokasi kebijakannya sama, kalau lelang waktu kurang,” imbuh Rizki.

Menurutnya, kerjasama secara swakelola ini lebih mudah dan cepat ketimbang mengganggu sistem lelang yang menerima banyak waktu.

Disamping alasan tersebut, faktor kelengkapannya sarana-prasarana atau sarpras juga menjadi alasan lain BKPP. Menurut Rizki, UNS memiliki jumlah komputer yang cukup memadai untuk pelaksanaan ujian nantinya. Meskipun Udinus dan UNY juga tak kalah lengkap.

Akan tetapi, pemilihan tiga titik lokasi ini sudah ketentuan dari BKN yang harus dipilih salah satu. Sedikitnya titik lokasi ini, kata Rizki, juga untuk efisiensi waktu tim dari BKN yang akan memantau pelaksanaan ujian PPPK nantinya.

“Ini juga nanti tim BKN akan keliling. Kalau lokasinya banyak, otomatis perlu waktu yang lama. Sehingga hanya ditengah tiga titik, agar pengawasan bisa optimal,” tutupnya. (Lingkar Network | Arif Febriyanto – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Info PatipatiPPPK
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Pemkab-DPRD Pati Sepakat Sunat Anggaran Belasan OPD

Next Post

Kepakkan Sayap Dunia Pendidikan Internasional, IAIN Kudus Jalin MoU dengan Krirk University Bangkok Thailand

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Pemprov Jateng Sambut Baik Alih Status Guru PPPK Jadi PNS, Ringankan Beban Fiskal Daerah

Pemprov Jateng Sambut Baik Alih Status Guru PPPK Jadi PNS, Ringankan Beban Fiskal Daerah

by Sekar Sari
20 Agustus 2026
510

SEMARANG, Harianmuria.com -  Keputusan pemerintah pusat mengalihkan status guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi pegawai negeri sipil (PNS) disambut baik daerah. Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj...

Komisi B DPRD Pati Dukung Perluasan Pemasaran Telur Lokal ke Pasar Modern

Komisi B DPRD Pati Dukung Perluasan Pemasaran Telur Lokal ke Pasar Modern

by ulfa puspa
20 Agustus 2026
510

PATI, Harianmuria.com – Anggota Komisi B DPRD Pati, Sudi Rustanto, mendukung perluasan pemasaran atau penyerapan telur dan daging ayam produksi peternak lokal. Sudi mengatakan telur dan daging ayam...

Sorot Penanganan Kekeringan di Pati, Ali Badrudin Sebut Butuh Solusi Berkelanjutan

Sorot Penanganan Kekeringan di Pati, Ali Badrudin Sebut Butuh Solusi Berkelanjutan

by ulfa puspa
20 Agustus 2026
515

PATI, Harianmuria.com – Ketua DPRD Kabupaten Pati, Ali Badrudin, menyoroti penanganan masalah krisis air bersih saat kemarau yang kerap kali hanya berupa distribusi air. Ali berpendapat bahwa penyaluran...

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

by ulfa puspa
19 Agustus 2026
527

GROBOGAN, Kabarhariini.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan buka suara terkait kabar guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu bakal diangkat menjadi PPPK penuh waktu. Kepala Badan...

Load More

BERITA UTAMA

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

4.817 Lowongan Pekerjaan Tersedia di Job Fair Hari Jadi Jateng, Ada Peluang untuk Disabilitas

20 Agustus 2026
511
Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

Guru PPPK Paruh Waktu Bisa Diangkat Jadi Penuh Waktu, Pemkab Grobogan Jelaskan Begini

19 Agustus 2026
527
Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

18 Agustus 2026
752
Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

Merah Putih Berkibar di Bawah Laut Pulau Gede Rembang Semarakkan HUT ke-81 RI

17 Agustus 2026
519

TRENDING HARI INI

  • Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    Kampung Nelayan Merah Putih Gempolsewu Resmi Dibangun, Bupati Kendal: Langkah Modernisasi Kawasan Pesisir

    112 shares
    Share 45 Tweet 28
  • Warga Blora Aksi Jalan Mundur Tuntut Transparansi Proyek Pematangan Sekolah Rakyat

    135 shares
    Share 54 Tweet 34
  • Kampung Nelayan Merah Putih di Gempolsewu Kendal Segera Dibangun

    110 shares
    Share 44 Tweet 28
  • 32 Sekolah di Rembang Terima Penghargaan Adiwiyata 2026, Ini Daftarnya

    151 shares
    Share 60 Tweet 38
  • Proyek KNMP Gempolsewu Kendal Dikucur Rp3,6 Miliar, Ini Fasilitas yang Akan Dibangun

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Warga Blimbing Blora Pertanyakan Pengelolaan 30 Persen Hasil Jual Minyak

    93 shares
    Share 37 Tweet 23
  • Perubahan Desil Berpotensi Pengaruhi Status Penerima Bansos di Blora

    94 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

ILUSTRASI: Buah Parijoto yang kaya manfaat dan mendapat cerita mitos. (Istimewa/Harianmuria.com)

Buah Parijoto, Manfaat dan Mitos yang Menyertainya

17 September 2022
2.2k
Peningkatan kualitas SDM Indonesia menjadi kunci dalam menciptakan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing global.

Tantangan dan Kebijakan SDM Indonesia dalam Mempersiapkan SDM Unggul dan Berdaya Saing Global

18 Agustus 2026
519

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya