JEPARA, Harianmuria.com – Kabupaten Jepara tak hanya dikenal sebagai kota ukir, tetapi juga menjadi rumah bagi para maestro pahat kayu yang menghasilkan karya berkelas dunia.
Salah satu pusat kerajinannya berada di Desa Mulyoharjo, Kecamatan Jepara, yang kini berkembang menjadi destinasi wisata bisnis pahat kayu menarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menyaksikan Proses Kreatif dari Dekat
Di kawasan ini, pengunjung tidak hanya melihat hasil akhir, tetapi juga dapat memahami perjalanan panjang sebuah karya seni lahir dari tangan-tangan terampil. Hampir setiap sudut desa berdenyut dengan aktivitas pemahatan: suara ketukan pahat, aroma kayu jati dan mahoni, serta tampilan etalase karya yang memukau.
Para perajin Mulyoharjo memiliki keterampilan turun-temurun yang mumpuni. Mereka memproduksi berbagai karya seni, mulai dari patung figuratif, relief besar, ornamen, hingga pesanan custom untuk hotel, rumah mewah, restoran, dan kolektor internasional.
Tak sedikit pembeli dari Eropa, Timur Tengah, dan Asia datang langsung untuk memastikan kualitas, melakukan negosiasi, dan memesan produk dalam skala besar.

Wisata Edukatif dan Peluang Bisnis
Selain sebagai pusat industri, Mulyoharjo juga menawarkan pengalaman edukatif. Pengunjung bisa menyaksikan proses dari awal hingga akhir, mulai dari desain, pemahatan, penghalusan, finishing, hingga packing untuk ekspor.
Kombinasi antara aktivitas bisnis dan pengalaman budaya membuat Wisata Bisnis Pahat Kayu Mulyoharjo menjadi destinasi unik. Pengunjung dapat menikmati keindahan karya seni, membuka peluang kerja sama perdagangan, inspirasi kreatif, serta pemahaman lebih dalam tentang identitas Jepara sebagai kota ukir dunia.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











