JEPARA, Harianmuria.com – Bagi pecinta wisata alam yang mendambakan ketenangan, udara sejuk, dan panorama hijau, Desa Wisata Tempur di lereng Gunung Muria menjadi destinasi yang patut masuk daftar kunjungan.
Berada di Kecamatan Keling, kawasan ini kerap dijuluki ‘negeri di atas awan’ Jepara karena pemandangan perbukitan dan kabut paginya yang menawan.
Panorama Alam yang Memanjakan Mata
Desa Tempur menawarkan lanskap lengkap mulai dari pegunungan, persawahan terasering, hingga aliran sungai jernih yang mengalir membelah desa. Udara dingin khas lereng Gunung Muria membuat wisatawan betah berlama-lama, terutama untuk melepas penat dari kesibukan kota.
Salah satu daya tarik utama adalah Bendungan Desa Tempur, lokasi favorit untuk bersantai, berfoto, dan menikmati panorrama kabut pagi yang memukau. Tak hanya itu, hamparan persawahan terasering yang hijau juga menjadi latar foto Instagramable yang banyak diburu wisatawan.
Wisata Sejarah Menambah Daya Tarik
Kawasan Desa Tempur pun menyimpan daya tarik budaya dan spiritual, seperti Candi Angin dan Candi Bubrah, situs bersejarah yang menambah nilai wisata edukatif bagi para pendatang.
Keindahan alam yang berpadu dengan kekayaan sejarah membuat perjalanan ke Tempur terasa lengkap dan bermakna.

Akses menuju Desa Tempur kini makin mudah dengan tersedianya jalan beraspal yang bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat. Meski beberapa titik masih menantang, justru hal ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pencinta petualangan.
Fasilitas seperti area parkir, gazebo, camping area, hingga warung kuliner warga juga kian berkembang seiring meningkatnya minat kunjungan wisatawan.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











