KUDUS, Harianmuria.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 Tahun Anggaran 2025 resmi ditutup di Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, pada Kamis, 21 Agustus 2025.
Penutupan program ini tidak hanya menandai berakhirnya pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, tetapi juga meninggalkan jejak positif berupa penanaman 10 ribu pohon dan penebaran 1 juta bibit ikan di kawasan Waduk Logung.
Komitmen TNI untuk Kelestarian Lingkungan
Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achirudin, menyampaikan bahwa aspek lingkungan menjadi salah satu fokus utama dalam pelaksanaan TMMD kali ini. Penanaman pohon dinilai penting sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim dan pelestarian alam.
“Kita butuh tanaman sebanyak-banyaknya untuk menyerap CO2. Harapannya, anak cucu kita bisa menikmati hijaunya Waduk Logung dan sekitarnya,” ujar Achirudin.
Selain itu, pelepasan satu juta bibit ikan di waduk dimaksudkan untuk memperkuat ekosistem perairan, sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat sekitar melalui sektor perikanan.
“Langkah ini sejalan dengan visi TMMD: mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan yang berkelanjutan,” tambahnya.
Dukungan Pemerintah Daerah
Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris, mengapresiasi kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam TMMD ke-125 ini. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dibarengi dengan kegiatan pelestarian lingkungan akan memberi dampak jangka panjang.
“Penanaman pohon dan tebar benih ikan adalah investasi masa depan. Ini menjaga keseimbangan alam sekaligus menambah penghasilan warga yang menggantungkan hidup dari waduk,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa Waduk Logung yang rindang dan produktif juga berpotensi menjadi destinasi wisata, sumber irigasi pertanian, dan pusat kegiatan perikanan yang bermanfaat bagi masyarakat Kudus.
“Semua ini bagian dari upaya kita bersama menjaga ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kudus,” tutup Sam’ani.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











