• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Teguh Santosa Sebut Dukungan Indonesia untuk Palestina Berubah: Semakin Kuat di Era Prabowo

Redaksi by Redaksi
22 September 2026
in News, Politik dan Pemerintahan
72 3
Direktur Geopolitik GREAT Institute sekaligus dosen hubungan luar negeri UIN Jakarta, Dr. Teguh Santosa. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

Direktur Geopolitik GREAT Institute sekaligus dosen hubungan luar negeri UIN Jakarta, Dr. Teguh Santosa. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

580
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

JAKARTA, Harianmuria.com – Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina dinilai semakin kuat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Geopolitik GREAT Institute sekaligus dosen hubungan luar negeri UIN Jakarta, Dr. Teguh Santosa, menyebut dukungan Indonesia terhadap Palestina kini bergerak dari yang sebelumnya sudah kuat menjadi semakin kuat.

Hal itu disampaikan Teguh dalam diskusi di RRI Pro3, Minggu (20/9/2026) malam. Ia menilai seruan Presiden Prabowo mengenai kemerdekaan Palestina, termasuk saat melakukan kunjungan ke Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur, menunjukkan konsistensi Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Menurut Teguh, sikap Indonesia terhadap Palestina saat ini tidak lagi sekadar menjadikan penderitaan rakyat Palestina sebagai bahan pemberitaan atau pembicaraan diplomatik. Pemerintah dinilai semakin aktif menggunakan jalur diplomasi dan forum internasional untuk mendorong penyelesaian konflik.

"Saya kira apa yang kemarin sama-sama kita saksikan di Gontor itu kembali menegaskan bahwa dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina ini sudah berubah dari kuat menjadi semakin kuat," ujar Teguh.

Teguh menjelaskan, dukungan Indonesia terhadap Palestina sebenarnya telah memiliki akar sejarah yang panjang. Ia mencontohkan sikap Presiden Soeharto pada awal 1990-an ketika Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) menghadapi persoalan keuangan hingga harus menutup sejumlah kantor diplomatiknya di berbagai negara.

Ketika mengetahui kondisi tersebut, Soeharto disebut meminta agar perwakilan Palestina di Jakarta tidak sampai ditutup. Dukungan terhadap operasional perwakilan Palestina kemudian diberikan sehingga aktivitas diplomatik Palestina di Indonesia tetap berlangsung hingga sekarang.

Dalam perkembangan geopolitik saat ini, Teguh melihat penguatan dukungan Indonesia terhadap Palestina juga tercermin dari keterlibatan aktif pemerintah dalam berbagai upaya untuk menghentikan kekerasan.

Indonesia, menurut dia, berusaha mendorong penyelesaian konflik melalui mekanisme forum internasional yang kredibel. Jalur multilateralisme, hukum internasional, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tetap menjadi instrumen utama dalam politik luar negeri Indonesia.

Dukungan tersebut juga diwujudkan melalui bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. Saat ini, lebih dari 100 anak muda Palestina disebut sedang menempuh pendidikan di Indonesia.

Mayoritas mahasiswa Palestina tersebut belajar di Universitas Pertahanan, sementara sebagian lainnya menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.

Teguh juga menyoroti perubahan sikap politik luar negeri sejumlah negara Barat terhadap Palestina. Inggris dan Prancis, yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, disebut mulai menerima gagasan solusi dua negara.

Menurut Teguh, perubahan sikap tersebut tidak terlepas dari aktivitas diplomasi Indonesia dalam membangun komunikasi dan melakukan lobi dengan negara-negara lain.

"Perubahan sikap dua negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB, Prancis dan Inggris, itu tidak terlepas dari kemampuan diplomat-diplomat kita melobi mereka," jelasnya.

Dalam konteks penyelesaian konflik Palestina, Teguh turut membahas mengenai Board of Peace. Ia meluruskan pandangan mengenai asal-usul forum tersebut dan menegaskan bahwa Board of Peace, menurut penjelasannya, berkaitan dengan produk resolusi Dewan Keamanan PBB, bukan semata-mata instrumen yang dibentuk secara sepihak oleh Donald Trump.

Teguh menyebut mekanisme yang dibahas dalam platform tersebut mencakup sejumlah usulan, termasuk penarikan tentara Israel dari wilayah Gaza serta pembentukan pemerintahan transisi yang bersifat teknokratik dan nonpolitik.

"Board of Peace ini adalah produk Dewan Keamanan PBB, jadi bukan produk Donald Trump," tegasnya.

Selain Indonesia, sejumlah negara lain juga disebut bergabung dalam inisiatif tersebut, termasuk negara-negara di kawasan Timur Tengah hingga Vietnam.

Menurut Teguh, keterlibatan banyak negara dalam forum internasional menunjukkan bahwa diplomasi multilateral tidak hanya dapat dimanfaatkan untuk mendorong agenda perdamaian, tetapi juga membuka peluang kerja sama ekonomi.

Forum internasional dapat menjadi ruang bagi Indonesia untuk memperluas hubungan perdagangan, membuka akses pasar, serta memperkenalkan produk nasional ke berbagai negara.

Teguh menyebut keaktifan Indonesia dalam isu Palestina juga memiliki kaitan dengan kepentingan nasional. Selain dilandasi utang sejarah terhadap Palestina, sikap tersebut merupakan bagian dari amanat konstitusi Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

Di sisi lain, keterlibatan aktif dalam diplomasi internasional menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat kembali pengaruhnya di panggung global.

Lawatan Presiden Prabowo ke berbagai negara dinilai menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan serta memperkuat kapasitas diplomatik Indonesia di mata masyarakat internasional.

Kepercayaan tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan untuk memperjuangkan kepentingan nasional, termasuk dalam bidang ekonomi. Posisi diplomatik yang semakin kuat diharapkan dapat membantu Indonesia meningkatkan kerja sama perdagangan sekaligus memperkuat posisi tawar dalam hubungan internasional.

Selama ini, Indonesia kerap dikenal sebagai "honest broker" atau perantara yang jujur dalam berbagai proses perdamaian dunia. Namun, Teguh menilai paradigma tersebut perlu dievaluasi.

Menurut dia, Indonesia tidak cukup hanya berperan sebagai mediator yang mempertemukan pihak-pihak yang berkonflik lalu meninggalkan proses setelah tercapai kesepakatan.

Keterlibatan Indonesia dalam diplomasi global juga perlu memberikan manfaat bagi kepentingan domestik, terutama dalam menghadapi kebutuhan untuk menyerap tenaga kerja dan meningkatkan produktivitas industri nasional.

Karena itu, diplomasi yang aktif di tingkat internasional perlu berjalan beriringan dengan upaya membuka pasar yang lebih luas bagi produk-produk Indonesia.

Dengan strategi diplomasi yang proaktif, konsisten, dan berlandaskan konstitusi, Indonesia diharapkan tidak hanya terus mengawal isu kemerdekaan Palestina, tetapi juga memperkuat posisi geopolitik dan geoekonomi Indonesia di tengah perubahan tatanan global.

(JMSI Network/Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: diplomasi Indonesiadukungan Indonesia untuk PalestinaGREAT Institutekemerdekaan PalestinaPalestinapolitik luar negeri IndonesiaPrabowo Subiantosolusi dua negaraTeguh Santosa
SummarizeShare42SendShare
Previous Post

Kuwait Minta Tambahan Pekerja Migran Indonesia, Ini Sektornya

Next Post

Regulasi Pilkades hingga Seleksi Perades Masih Dibahas DPRD Pati, Ditarget Selesai November 2026

Redaksi

Redaksi

Berita Terkait

Ilustrasi: Sidang di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat. (Istimewa)

GREAT Institute: Integrasi Papua ke Indonesia Sah Menurut Hukum Internasional

by Redaksi
10 Oktober 2026
553

NEW YORK, Harianmuria.com – Direktur Geopolitik GREAT Institute Dr. Teguh Santosa menegaskan posisi Papua sebagai bagian integral dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah sah di mata hukum...

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Arrmanatha Nasir memberikan keterangan pers usai dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis 1/10/2026). (Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

Rekam Jejak Arrmanatha Nasir, Diplomat Senior yang Dipercaya Prabowo Pimpin Kemlu

by Redaksi
2 Oktober 2026
560

JAKARTA, Harianmuria.com – Arrmanatha Christiawan Nasir resmi menjabat Menteri Luar Negeri (Menlu) RI setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).Diplomat yang akrab disapa Tata...

Ketua Umum JMSI Dr Teguh Santosa bersama Ketua Dewan Pers Profesor Komarudin Hidayat, jajaran penguji, dan peserta dalam pembukaan UKW hasil kerja sama JMSI dan Pikiran Rakyat di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. (Dok. JMSI Network)

Teguh Santosa: UKW Bukan Formalitas, Wartawan Harus Mampu Hadapi Jebakan Algoritma

by Redaksi
30 September 2026
582

JAKARTA, Harianmuria.com – Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa menegaskan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukan sekadar formalitas. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan...

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Dr. Teguh Santosa. (Dok. Pribadi/Harianmuria.com)

The Death of Expertise

by Redaksi
7 September 2026
526

Harianmuria.com – Dunia informasi hari ini tengah mengalami fenomena yang menurut saya dan banyak kawan lain mencemaskan: runtuhnya otoritas kepakaran di hadapan algoritma media sosial.Fenomena yang diistilahkan Tom...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
528
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Tingkat Keaktifan BPJS Kesehatan di Blora Menurun, Ini Penyebabnya

Tingkat Keaktifan BPJS Kesehatan di Blora Menurun, Ini Penyebabnya

2 Juni 2025
726
Intip Pembuatan Peci Blangkon yang ‘Nge-trend’, Laris Terjual Hingga ke Paris

Intip Pembuatan Peci Blangkon yang ‘Nge-trend’, Laris Terjual Hingga ke Paris

7 Maret 2025
673

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya