BLORA, Harianmuria.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, Polres Blora bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menggelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Tahun 2025–2026, Rabu, 5 November 2025, di halaman Mapolres Blora.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Blora AKBP Wawan Andi Susanto, serta dihadiri oleh jajaran Forkopimda Blora, BPBD, Damkar, PMI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan relawan kebencanaan dari berbagai organisasi masyarakat.
Kapolres Tekankan Sinergi Lintas Sektoral
Kapolres Blora menegaskan bahwa seluruh 16 Polsek di wilayah Blora telah diinstruksikan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam menghadapi potensi bencana.
“Kesiapsiagaan bukan hanya soal peralatan dan personel, tetapi juga koordinasi, komunikasi, serta kecepatan dalam merespons kondisi cuaca saat ini,” ujar AKBP Wawan.
Menurutnya, Polri bersama unsur Forkopimda siap mendukung langkah-langkah tanggap darurat dalam menghadapi potensi hujan lebat dan angin kencang yang diprediksi akan terjadi pada akhir tahun.
Blora Selatan Jadi Fokus Mitigasi
Kapolres mengungkapkan hasil koordinasi dengan BPBD Blora yang menetapkan wilayah Blora Selatan sebagai area fokus pemantauan. Wilayah tersebut dinilai paling rawan terdampak bencana akibat intensitas hujan tinggi.
“Wilayah Blora Selatan menjadi perhatian utama. Namun personel gabungan juga disiagakan di seluruh kecamatan agar siap melaporkan kondisi cuaca dan potensi bencana,” katanya.
Libatkan Relawan dan Ormas
Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan, Polres Blora juga menggandeng organisasi masyarakat (Ormas) dan relawan untuk membantu deteksi dini bencana di lapangan.
“Kami libatkan Sekom, Tagana, Banser, dan relawan lain agar sinergi penanggulangan bisa lebih cepat dan efektif,” terang Kapolres.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan masyarakat sangat penting untuk mempercepat proses evakuasi dan penanganan awal ketika terjadi bencana.
Imbau Warga Waspada Cuaca Ekstrem
Kapolres Blora mengimbau masyarakat untuk selalu memantau kondisi cuaca dan segera mencari tempat aman jika terjadi hujan deras disertai angin kencang.
“Jika terjadi hujan deras dan angin, segera amankan diri. Bila berada dekat balai desa yang aman, segera menuju ke sana untuk menghindari risiko,” pesannya.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Basuki










