• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

Petani Belum Merdeka Finansial, Camat Agsun Tampung, Tindaklanjuti dan Kawal Pengajuan Bantuan

Sekar Sari by Sekar Sari
18 Agustus 2023
in News
67 2
RAMAH: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. berbaur dengan Kelompok Tani Desa Kembang. (Dok.Harianmuria.com)

RAMAH: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. berbaur dengan Kelompok Tani Desa Kembang. (Dok.Harianmuria.com)

534
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

PATI, Harianmuria.com – Kemerdekaan memiliki makna yang berbeda-beda bagi tiap individu. Tak terkecuali bagi para kelompok tani di Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Bagi kelompok tani di Desa Kembang, merdeka finansial masih merupakan cita-cita yang harus diperjuangkan. Terlebih dengan banyaknya kendala di bidang pertanian yang belum terselesaikan.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Kelompok Tani Desa Kembang Ichwanudin usai melaksanakan upacara bendera di tengah sawah, Kamis (17/8/2023). Menurutnya, upacara Hari Kemerdekaan tidak hanya tentang perayaan. Tetapi juga tentang menghidupkan semangat patriotisme dan nasionalisme di kalangan petani.

Ia pun menumpahkan rasa harunya bisa ikut mengikuti upacara bendera peringatan HUT ke-78 RI, meskipun secara sederhana. Baginya, hal itu merupakan bagian dari rasa cinta kepada tanah air.

Di Hari Kemerdekaan ini, pihaknya berharap pemerintah bisa lebih memperhatikan nasib petani. Khususnya masalah pupuk bersubsidi, pengairan, dan bbm solar yang semakin sulit didapatkan.

“Alhamdulillah, hasil (pertanian, red) lumayan, Cuma banyak kendala. Terutama dari segi pengairan, pupuk, pestisida. Pupuk subsidi kuotanya tidak sesuai dengan kebutuhan petani. Jadi ketika mau beli pupuk subsidi, harganya sulit dijangkau,” ungkapnya.

Selanjutnya, soal pengairan. Diungkapkan, saat ini pengairan di Desa Kembang menggunakan sumur artesis yang memerlukan BBM solar. Menurut petani, itu sangat boros dan tidak efisien. Sehingga harapannya ada energi listrik yang masuk ke areal persawahan.

Hal lain yang juga dikeluhkan petani Desa Kembang adalah jalan di area persawahan belum diaspal. Harapannya bisa diaspal sehingga mobilitas petani maupun transportasi untuk mengangkut hasil panen bisa lancar.

“Inginnya BBM dipermudah, terus jaringan listrik bisa masuk area persawahan untuk mengurangi jatah BBM. Dan hasil panen ‘kan ada penampung, ya harganya (di penampung, red) bisa seimbang dengan pembelian obat, pupuk, dan lain-lain,” harapnya.

KHIDMAT: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. menjadi inspektur upacara di tengah sawah Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis (17/8/2023). (Dok. Harianmuria.com)
KHIDMAT: Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. menjadi inspektur upacara di tengah sawah Desa Kembang, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, Kamis (17/8/2023). (Dok. Harianmuria.com)

Upacara unik di tengah sawah ini, dikatakannya, sudah menjadi agenda tahunan yang selalu ia gelar bersama petani lainnya di sawah. Berbekal bambu sebagai tiang bendera, di ujung bambu terdapat cangkir gelas yang kemudian dipasang tali untuk mengerek sang saka merah putih, diiringi lantunan himne Indonesia Raya, upacara berlangsung khidmat.

“Ini termasuk rutinan, tiap 17 Agustus saya mengadakan upacara, walaupun hanya kecil-kecilan. Sudah beberapa tahun untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia,” lanjutnya. 

Sementara itu, menanggapi keluhan para petani Desa Kembang, Camat Dukuhseti Agus Sunarko, S.STP., M.Si. yang bertindak selaku inspektur upacara menyampaikan, jika pihaknya dapat memahami apa yang menjadi keluhan para petani.

Menurut Camat yang biasa disapa Agsun tersebut, yang selama ini menjadi permasalahan di bidang pertanian adalah soal pupuk bersubsidi yang sulit didapatkan, sementara pupuk lain harganya tidak terjangkau. Kemudian pengairan yang tidak memadai, serta BBM solar yang semakin langka.

Agsun berharap hal tersebut dapat dicari solusinya bersama-sama, sehingga petani bisa merasakan kemerdekaan hakiki sepenuhnya.

“Kalaupun kemerdekaan ini belum dirasakan sepenuhnya terkait peningkatan kesejahteraan, itu adalah kendala yang harus kita hadapi dan kita selesaikan. Dan dengan semangat yang luar biasa dari teman-teman kelompok tani ini, tentunya saya (Camat Dukuhseti, red) dan Kapolsek, Danramil, dan teman dari OPD, jadi tergugah. Makanya kita datang ke sini untuk menyaksikan sendiri (kondisi petani di Kecamatan Dukuhseti, red),” ujarnya.

Menurutnya, ketika rakyat sudah mengadukan persoalannya kepada pemerintah, maka sebagai pejabat harus bertanggung jawab untuk ngopeni rakyatnya.

“Kalau pemerintah mampu membantu, pasti akan dibantu. Kalau tidak mampu akan kita tanya, kenapa tidak mampu membantu. Sudah barang tentu, bantuan-bantuan ini harus sesuai dengan ketentuan berlaku. Karena saat ini, kita sudah 78 tahun merdeka, dan area kita secara geografis kebanyakan areal pertanian. Maka sudah selayaknya keluhan-keluhan petani ini kita serap dan kita cari solusinya,” tambahnya.

Karena itu, camat yang memiliki program “Rakyate Kopen, Pejabate Kajen” ini menyayangkan jika sampai ada rakyat yang merasa tidak diopeni oleh pemerintah, karena kesejahteraannya tidak diperhatikan.

“Sangat disayangkan ketika kita merdeka di Bumi Pertiwi yang area pertaniannya sangat luas, tetapi petaninya justru belum sejahtera, belum merdeka secara finansial. Nah, ini harus kita pikirkan bersama solusinya. Jadi keluhan-keluhan petani ini akan kita tangkap, dan kita lanjutkan ke Pemerintah Dearah, Pusat, hingga ke Kementerian-Kementerian yang membidangi,” ungkap Agsun.

Meski digelar secara sederhana, akan tetapi upacara bendera yang digelar di tengah-tengah area persawahan itu berlangsung khidmat. Petani dan warga mengikuti tata cara upacara bendera pada umumnya dengan dihadiri para Forkopimcam Dukuhseti.

Saat bendera mulai dinaikkan, harmoni dari lagu Indonesia Raya mengalun merdu, mengiringi momen penting tersebut. Haru menyentak, menyelusup dalam kalbu. Sekalipun sederhana dengan pakaian ‘dinas’ mereka di sawah, para petani Desa Kembang telah menunjukkan semangat nasionalisme dan patriotisme mereka terhadap NKRI. (Lingkar Network | Koran Lingkar)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Camat DukuhsetiDukuhsetiInfo Patipati
SummarizeShare38SendShare
Previous Post

Camat Dukuhseti Tetapkan Visi Rakyate Kopen Pejabate Kajen di HUT ke-78 RI

Next Post

Malam HUT ke-78 RI, Forkopimcam Dukuhseti Gelar Doa Bersama di Makam Nyai Ageng Pandansili

Sekar Sari

Sekar Sari

Berita Terkait

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

Monitor Penataan Trotoar Jalan Sudirman Pati, Kementerian PU Pastikan Sesuai Spek

by ulfa puspa
8 Oktober 2026
531

PATI, Harianmuria.com – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Balai Penataan Bangunan, Permukiman, dan Kawasan, Dika Dwi Angga,meninjau proyek penataan trotoar Jalan Sudirman, Kabupaten...

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

APBD Pati 2027 Masih Dibahas, Pemkab Fokus Infrastruktur Meski TKD Turun Rp3 M

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
514

PATI, Harianmuria.com – DPRD Kabupaten Pati bersama pemerintah setempat setuju melanjutkan pembahasan Raperda APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2027. Persetujuan tersebut setelah seluruh fraksi DPRD Pati menyampaikan pandangan...

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

Proyek Trotoar Jalan Sudirman, DPUTR Pati Sebut Tak Dilibatkan Secara Teknis

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
644

PATI, Harianmuria.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati mengaku tidak dilibatkan secara teknis dalam proyek renovasi trotoar Jalan Sudirman. Plt Sekretaris DPUTR Pati, Widyotomo,...

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

Dimintai Klarifikasi, Sejumlah Camat di Pati Absen Rapat Paripurna Karena Ada Musrenbang

by ulfa puspa
7 Oktober 2026
742

PATI, Harianmuria.com – Komisi A DPRD Kabupaten Pati memanggil sejumlah camat untuk klarifikasi buntut tidak hadir dalam rapat paripurna DPRD tentang perubahan APBD pada 14 September 2026. Ketua...

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
526
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
526
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
545

TRENDING HARI INI

  • SPPG di Kendal Wajib Ambil Telur dari Peternak Lokal dengan Harga Rp26 Ribu

    Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    208 shares
    Share 83 Tweet 52
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    100 shares
    Share 40 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Pekan Batik Nusantara 2026 di Kota Pekalongan Pertemukan Pelaku UMKM dari Berbagai Daerah

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • DPU Semarang Keruk 33 Sungai Hingga Benahi Drainase Jelang Musim Hujan

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ini Kemeriahan Kirab Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati Jilid II

Ini Kemeriahan Kirab Napak Tilas Ki Ageng Penjawi Kebangkitan Pati Jilid II

14 Juli 2024
677
Ilustrasi Ayah dan anak. (Freepik/Harianmuria.com)

Menguak Pentingnya Peran Ayah dalam Tumbuh Kembang Anak

4 Juni 2023
615

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya