KUDUS, Harianmuria.com – Proyek perbaikan jalan provinsi di ruas Kudus–Purwodadi, tepatnya di wilayah Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, menunjukkan progres yang lamban. Hingga akhir Agustus 2025, pengerjaan baru mencapai 8,08 persen, dari total target yang direncanakan rampung pada 16 Desember 2025.
Perbaikan ini merupakan bagian dari proyek betonisasi jalan rusak berat yang dibiayai oleh APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun 2025 senilai Rp7,7 miliar. Ruas Kudus–Purwodadi sendiri dikenal sebagai jalur vital penghubung antarwilayah di pantura selatan, menghubungkan Kudus, Pati, dan Demak.
Fokus Perbaikan di 403 Titik Jalan Rusak
Kepala Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Wilayah Pati Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah, Api D. Prasetiyaji, menjelaskan bahwa dana tersebut digunakan untuk pengerjaan 403 segmen jalan di sembilan desa, yaitu Tanjungkarang, Jetis Kapuan, Ngemplak, Undaan Lor, Undaan Kidul, Sambung, Medini, Kalirejo, dan Lambangan.
“Setiap segmen sekitar 6 meter, diperbaiki di sisi kanan dan kiri. Hanya titik-titik rusak berat yang dibeton, tidak seluruh ruas,” ujarnya.
Cuaca Jadi Kendala Utama
Proyek betonisasi yang dimulai sejak 20 Juni 2025 mengalami kendala utama pada kondisi cuaca, terutama hujan yang menyebabkan genangan air di lokasi pekerjaan.
“Sebelum pengecoran dilakukan, air harus disedot terlebih dulu. Ini tentu memperlambat proses secara keseluruhan,” tambah Api.
Meski anggaran terbatas, pihak Dinas PU memastikan bahwa kualitas betonisasi tetap diutamakan agar jalan memiliki daya tahan jangka panjang. Proyek ini dijadwalkan selesai dalam waktu 180 hari kalender.
Jalur Vital yang Dikeluhkan Pengguna Jalan
Ruas Kudus–Purwodadi merupakan jalur strategis bagi mobilitas masyarakat dan distribusi hasil pertanian serta perdagangan antarwilayah. Namun, kerusakan yang terjadi membuat banyak pengendara, terutama pengangkut logistik, harus melambat dan bahkan menghindari titik-titik tertentu.
“Kami sadar belum bisa memperbaiki seluruh ruas karena keterbatasan anggaran. Namun harapan kami, masyarakat tetap bisa merasakan manfaat dari perbaikan ini,” tegas Api.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











