KUDUS, Harianmuria.com – Menjelang Iduladha 2025, berkah melimpah tak hanya dirasakan penjual hewan kurban, tetapi juga para penyedia jasa ojek kambing di Pasar Ternak Desa Jurang, Kudus.
Dengan sepeda motor yang sudah dimodifikasi dengan keranjang angkut, mereka mampu mengantarkan hewan kurban ke pembeli dengan cepat dan efisien. Mereka biasanya mangkal di depan pasar atau sesekali masuk ke dalam untuk menjaring pelanggan.
Permintaan jasa pengiriman kambing meningkat tajam seiring meningkatnya transaksi hewan kurban di pasar tersebut. Para tukang ojek kambing di Kudus mengaku dalam sehari bisa mengantar hingga enam ekor kambing dan meraup pendapatan hingga Rp300 ribu.
“Biasanya kalau hari biasa cuma nganter satu atau dua kambing. Sekarang bisa sampai enam kambing sehari,” ujar Nadhirin, salah satu tukang ojek kambing.
Lonjakan permintaan membuat tarif jasa pengiriman kambing juga meningkat. Jika hari biasa hanya Rp25 ribu per ekor, mulai H-7 Iduladha naik dua kali lipat menjadi Rp40 ribu hingga Rp50 ribu per ekor. Dalam sehari, mereka bisa mendapatkan penghasilan antara Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.
“Lumayan banget Mas, momen Iduladha seperti ini memang berkah buat kami. Harga kambingnya naik, harga ojeknya juga mengikuti,” ungkap Nadhirin
Para tukang ojek kambing memodifikasi motor mereka dengan keranjang khusus di bagian belakang, agar kambing bisa diangkut dengan aman. Metode ini dinilai praktis dan sangat membantu pembeli.
“Saya beli kambing di pasar, langsung diantar ke rumah. Nggak repot, aman, dan cepat,” ucap Leles, salah satu pengguna jasa ojek kambing.
Penyedia jasa ojek kambing memperkirakan lonjakan permintaan akan terus terjadi hingga H-1 Iduladha, yang jatuh pada 6 Juni 2025. Mereka bersiap menambah waktu operasional agar semua pesanan pengiriman bisa terpenuhi.
(FATHUR ROHMAN – Harianmuria.com)











