GROBOGAN, Harianmuria.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Grobogan resmi membuka lowongan kerja untuk lebih dari 40 posisi tenaga dapur dan layanan gizi. SPPG yang berlokasi di Desa Krangganharjo, Kecamatan Toroh ini akan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah hukum Polres Grobogan.
Kabag SDM Polres Grobogan, Kompol Lamsir, mengatakan bahwa rekrutmen ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan operasional dapur terpadu yang akan menangani pengolahan makanan bergizi untuk masyarakat.
“Kami membuka kesempatan kerja bagi masyarakat dengan berbagai formasi yang disesuaikan dengan kebutuhan SPPG,” ujar Kompol Lamsir, Selasa, 19 Agustus 2025.
Formasi Lowongan yang Dibuka
Adapun rincian formasi lowongan kerja di SPPG Polres Grobogan meliputi 8 orang bagian persiapan bahan makanan, 10 orang bagian pengolahan makanan, 10 orang bagian pemorsian, 4 orang bagian distribusi makanan, 13–15 orang bagian pencucian alat dapur, 2 orang cleaning service, dan 2 orang sekuriti (dengan syarat memiliki sertifikat Gada Pratama).
Gaji dan Syarat Pendaftaran
Setiap tenaga kerja akan memperoleh gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Grobogan tahun 2025, yakni sebesar Rp2.254.090 per bulan.
“Kami pastikan seluruh hak pekerja dipenuhi sesuai aturan. Pelamar harus sehat jasmani dan rohani, berusia 18–50 tahun, dan melampirkan fotokopi KTP dan KK,” jelas Kompol Lamsir.
Pelamar juga diharapkan memiliki semangat kerja, kedisiplinan tinggi, dan mampu bekerja sama dalam tim.
“Untuk posisi di dapur, pengalaman kerja di bidang katering atau dapur umum menjadi nilai tambah. Namun bagi yang belum berpengalaman, kami akan memberikan pelatihan singkat sebelum mulai bekerja,” tambah Kompol Lamsir.
Pendaftaran dan Informasi Tambahan
Rekrutmen dibuka mulai 20 Agustus hingga 10 September 2025, dengan berkas lamaran dikirim langsung ke Bagian SDM Polres Grobogan.
Kompol Lamsir mengajak warga Grobogan, khususnya yang berdomisili di wilayah Toroh dan sekitarnya, untuk memanfaatkan kesempatan ini.
“Kami berharap masyarakat lokal dapat berkontribusi aktif mendukung operasional SPPG. Selain menekan angka pengangguran, ini juga memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat,” tambahnya.
Sumber: Lingkar Network
Editor: Basuki











