• Peta Situs
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kabar Hari Ini
Jumat, Oktober 16, 2026
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Rembang
    • Grobogan
    • Pati
    • Jepara
    • Kendal
    • Demak
    • Kudus
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
harianmuria
No Result
View All Result

LBH Semarang Tegaskan Terus Kawal Kasus Intimidasi Sukatani Oleh Polisi

Basuki Rahardjo by Basuki Rahardjo
3 Maret 2025
in News, Semarang
71 1
Aksi panggung band Sukatani dalam salah satu konsernya. (Instagram/Harianmuria.com)

Aksi panggung band Sukatani dalam salah satu konsernya. (Instagram/Harianmuria.com)

554
VIEWS
Tanya ChatGPTShare to FacebookWhatsAppTelegram

SEMARANG, Harianmuria.com – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang menegaskan akan tetap mengawal band Sukatani yang diduga telah telah mendapat intimidasi oleh polisi karena lirik lagu Bayar, Bayar, Bayar.

Pengabdi Bantuan Hukum LBH Semarang Cornel Gea mengatakan, saat ini pihaknya tengah mendampingi dan fokus pemulihan band Sukatani, sembari mengumpulkan bukti. Selain itu, kini mereka juga fokus menyuarakan kebenaran, terkait kebohongan polisi yang menyatakan tidak melakukan intimidasi.

“Keinginan kami dan Sukatani sekarang cuma menyampaikan kebenaran kepada orang-orang, bahwa semua pernyataan polisi soal mereka tidak melakukan intimidasi adalah kebohongan,” ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Senin (3/3/2025).

“Dan dengan tegas Sukatani menolak tindakan pura-pura baik kepolisian dengan menawarkan Sukatani jadi Duta Polri,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Cornel juga menyatakan bahwa pemecatan personel band Sukatani yakni Novi Chitra Indriyaki sebagai pengajar di sebuah sekolah, juga dilakukan dengan semena-mena.

“Juga meluruskan kebohongan yang disampaikan yayasan bekas tempat Novi mengajar. Yaitu Novi memang benar-benar dipecat tanpa ada ruang untuk klarifikasi,” tuturnya.

Akan tetapi pihaknya juga menjelaskan bahwa kini belum ada upaya untuk membawa persoalan ini ke ranah hukum. “Soal upaya hukum lanjutan belum kami putuskan,” tandasnya.

Sebelumnya, band bergenre punk new wave Sukatani akhirnya buka suara dan mengaku telah mendapat tekanan dan intimidasi dari pihak kepolisian. Bahkan, tekanan itu telah mereka alami sejak Juli 2024. Hal ini diungkapkan melalui unggahan dalam akun Instagram @sukatani.band pada Sabtu (1/3/2025).

“Kami dalam keadaan baik namun dalam proses recovery pascakejadian bertubi yang selama ini kami hadapi sejak Juli 2024,” tulis band tersebut.

Dalam unggahan itu band Sukatani secara gamblang mengakui secara langsung bahwa mereka mendapat tekanan dari pihak kepolisian yang mengakibatkan kerugian pada band tersebut.

“Tekanan dan intimidasi dari kepolisian terus kami dapatkan, hingga akhirnya video klarifikasi atas lagu yang berjudul Bayar, Bayar, Bayar kami unggah melalui media sosial. Kejadian tersebut membuat kami mengalami berbagai kerugian baik secara materil maupun nonmateril,” terang band Sukatani.

Selain itu, mereka juga menegaskan telah menolak tawaran menjadi Duta Polisi. “Bahkan khususnya kepada Sukatani, tawaran menjadi Duta Polisi dari Kapolri, dengan itu kami menolak dengan tegas tawaran menjadi Duta Kepolisian tersebut.”

Lebih lanjut, mereka juga menyinggung terkait pemberhentian vokalis Novi Chitra Indriyaki alias Twistter Angels, dari sekolah tempatnya mengajar.

“Kami meluruskan bahwa Twister Angel benar-benar diberhentikan (Pemutusan Hubungan Kerja) secara sepihak oleh Yayasan tempatnya mengajar dengan alasan ‘Twister Angel termasuk salah satu personel Sukatani Band Punk’. Namun, pemecatan tersebut dilakukan tanpa memberikan ruang dan kesempatan bagi Twister Angel untuk dimintai keterangan,” ungkap Sukatani.

“Bahkan, dalam surat pemecatan yang diterima sama sekali tidak menjelaskan apakah keikutsertaan Twister Angel sebagai personel Sukatani sebagai pelanggaran berat,” imbuh band asal Purbalingga tersebut.

Pernyataan ini jelas bertolak belakang dengan keterangan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto bahwa kepolisian tidak melakukan intervensi dan tekanan atas video klarifikasi oleh personel band Sukatani.

“Nihil, tidak ada intervensi, kami hanya ingin tahu bagaimana lagu tersebut, dan kami tidak masalah karena mengkritik polisi,” jelasnya beberapa waktu lalu.

(SYAHRIL MUADZ – Harianmuria.com)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari harianmuria.com
Tags: Bayar Bayar BayarintimidasiLBH SemarangPolisiPurbalinggaSukatani
SummarizeShare40SendShare
Previous Post

Bus Jepara-Pati Tabrak Motor dan Rumah Warga, 3 Korban Dilarikan ke RS

Next Post

Akibat Korsleting, Ruangan di SMPN 2 Jepara Hangus Terbakar

Basuki Rahardjo

Basuki Rahardjo

Berita Terkait

LBH Semarang Minta Polrestabes Tangguhkan Penahanan Tersangka Kericuhan May Day, Ini Alasannya

LBH Semarang Minta Polrestabes Tangguhkan Penahanan Tersangka Kericuhan May Day, Ini Alasannya

by Basuki
5 Mei 2025
537

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang berupaya menangguhkan penahanan para tersangka kasus kericuhan aksi May Day di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis (1/5/2025).

Pemecatan Vokalis Sukatani Sebagai Guru Dikritik Menteri HAM, Kepsek Buka Suara

Pemecatan Vokalis Sukatani Sebagai Guru Dikritik Menteri HAM, Kepsek Buka Suara

by Basuki Rahardjo
24 Februari 2025
783

Vokalis band Sukatani, Novi Citra Indriyati mendadak dipecat sebagai guru tak lama setelah viralnya lagu Bayar, Bayar, Bayar. Kabar pemecatan ini langsung mendapat kritikan keras dari Menteri Hak...

Lagu Band Sukatani Di-Takedown, Polda Jateng Bantah Ada Intervensi

Lagu Band Sukatani Di-Takedown, Polda Jateng Bantah Ada Intervensi

by Basuki Rahardjo
22 Februari 2025
582

Belakangan tengah viral lagu band Sukatani yang berjudul Bayar, Bayar, Bayar di-takedown dari berbagai platform usai dimintai klarifikasi oleh Direktorat Reserse Siber (Ditsiber) Polda Jawa Tengah (Jateng).

Load More

BERITA UTAMA

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

16 Oktober 2026
544
Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

Festival Literasi Blora 2026 Digelar 4 Hari, Bupati Dorong Budaya Baca hingga Desa

15 Oktober 2026
530
RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

RSU Permata Tambah 10 Unit ICU Baru, Bupati Blora: Utamakan Keselamatan Pasien

14 Oktober 2026
530
Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

Rembang Bisa Hemat Rp300 M Jika Gaji PPPK Dibayar Pusat, Bupati: Tapi TKD Harus Tetap

13 Oktober 2026
546

TRENDING HARI INI

  • Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    Didanai APBN Rp400 Juta, Pemkab Kudus Buka 5 Kelas Pelatihan Kerja

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • Investor Jepang Ingin Bangun Pabrik Biometan di Blora, Bupati: Lirik Potensi Limbah Pertanian

    98 shares
    Share 39 Tweet 25
  • KPK Tangkap Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo: Diduga Suap BPK dan Pengadaan Barang Jasa

    97 shares
    Share 39 Tweet 24
  • Kemarau Panjang, Warga Sambongrejo Blora Mulai Krisis Air Bersih

    101 shares
    Share 40 Tweet 25
  • Masih Ada SPPG Tak Serap Telur Lokal, Peternak Kendal Minta BGN Tindak Tegas

    209 shares
    Share 84 Tweet 52
  • OTT KPK di Klaten: Uang Rp1 Miliar Disita, 20 Orang Diamankan Termasuk Bupati Klaten

    95 shares
    Share 38 Tweet 24
  • Gubernur Jateng Tanggapi Kabar Bupati Klaten Terjaring OTT KPK

    96 shares
    Share 38 Tweet 24
Harian Muria

Harian Muria Merupakan Media Online Tersertifikasi Dewan Pers Dengan Nomer 1287/DP-VERIFIKASI/K/X/2024

Penerbit :
PT. Mediatama Anugrah Pers
SK. Kemenkumham RI Nomor : AHU-0008754.AH.01.01.TAHUN 2023

PILIHAN EDITOR

Ulama-ulama Kharismatik dan Bersejarah di Kudus Sebagai Penerus Perjuangan Dakwah Walisongo

Ulama-ulama Kharismatik dan Bersejarah di Kudus Sebagai Penerus Perjuangan Dakwah Walisongo

6 September 2022
2k
Pemeriksaan Nasi Jangkrik difokuskan pada deteksi dini berbagai kondisi kehamilan berisiko tinggi

RSUD Kudus Perluas Program Nasi Jangkrik, Ibu Hamil Risti Dilayani Lebih Cepat

21 Juli 2025
741

IKUTI SOSMED KAMI

  • Peta Situs
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Berita Daerah
    • Blora
    • Demak
    • Grobogan
    • Jepara
    • Kendal
    • Kudus
    • Pati
    • Rembang
    • Semarang
  • Artikel
    • Biografi
    • Kesehatan
    • Kuliner
    • Lifestyle
    • Parenting
    • Silabus & RPP
    • Tips
    • Travelling
  • Box Redaksi
  • Kerjasama & Iklan

© 2026 Harian Muria - Portal Berita Muria Raya dan Sekitarnya