KUDUS, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus berencana mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp85 miliar pada 2026 untuk mendukung pembangunan dan pengembangan RSUD dr. Loekmono Hadi di lokasi baru, yaitu di kawasan eks Matahari.
Langkah ini dinilai strategis untuk menghadirkan pusat layanan kesehatan modern yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus pendapatan daerah.
Pinjaman Rp85 Miliar ke Bank Jateng
Kepala Badan Pengelola Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus, Djati Solechah, menjelaskan bahwa pinjaman yang diajukan ke Bank Jateng mencapai Rp85 miliar. Namun pencairannya tidak dilakukan sekaligus.
“Pencairan dilakukan bertahap sesuai kebutuhan. Bisa saja yang terpakai hanya Rp70 miliar atau Rp65 miliar, bergantung hasil DED (Detail Engineering Design) yang sedang disusun,” ujarnya usai rapat paripurna di DPRD Kudus.
Skema bertahap ini menguntungkan karena bunga hanya dikenakan atas dana yang benar-benar dicairkan. Dengan demikian, beban pembiayaan daerah tetap terkendali dan tidak menekan ruang fiskal Pemkab Kudus.
Cicilan Pinjaman Tak Membebani APBD
Djati menegaskan bahwa cicilan pinjaman tidak akan membebani APBD secara signifikan. Pembayaran rencananya menggunakan kemampuan internal rumah sakit, termasuk SILPA dari BLUD RSUD dr. Loekmono Hadi.
Dengan mekanisme tersebut, stabilitas keuangan daerah tetap aman tanpa mengganggu program prioritas lainnya.
Pinjaman ditargetkan lunas pada 2029, sebelum masa jabatan Bupati Kudus berakhir pada 2030. Pemkab ingin memastikan penyelesaian kewajiban dilakukan dalam satu periode pemerintahan agar tidak menjadi beban bagi pemimpin berikutnya.
Investasi Produktif Jangka Panjang
Menurut Djati, pengajuan pinjaman bukan hanya soal menambah anggaran, melainkan investasi jangka panjang yang produktif. Sektor kesehatan dinilai memiliki potensi besar dalam menopang pendapatan BLUD.
“Dengan kapasitas layanan yang meningkat, rumah sakit akan lebih mandiri dan mampu membantu menutup cicilan pinjaman,” ujarnya.
RSUD Baru jadi Pusat Layanan Modern
Lokasi baru RSUD di eks Matahari dirancang menjadi fasilitas yang lebih besar, modern, dan terpadu. Pengembangan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menarik pasien rujukan dari luar daerah.
Pemkab Kudus optimistis pembangunan tersebut akan memperbaiki kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat kemandirian keuangan daerah melalui optimalisasi pendapatan rumah sakit.
Jurnalis: Lingkarnews Network
Editor: Basuki











