BLORA, Harianmuria.com – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meluncurkan program inovatif bertajuk Gerakan Menanam Anti Rugi (GeMAR) di Blora. Peluncuran program ini akan berlangsung pada Kamis, 24 Juli 2025, bertempat di Lapangan Desa Pelem, Kecamatan Jati, Blora.
GeMAR merupakan hasil kerja sama antara Kemendes PDT dengan PT Agro Nusantara Tani Milenial (PT ANTaM), dan bertujuan mendorong petani desa untuk menanam jagung dengan jaminan keuntungan serta meminimalkan risiko kerugian.
Agenda utama dalam kegiatan ini meliputi peluncuran resmi GeMAR, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS), serta penanaman bibit jagung secara simbolis sebagai bentuk komitmen bersama terhadap pengembangan sektor pertanian desa.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Blora, Yayuk Windarti, mengungkapkan bahwa Blora hanya ketempatan acara MoU antara Kemendes dengan PT ANTaM. “Kita hanya memfasilitasi antara Kemendes dengan PT ANTaM. Terkait isi MoU apa, kita menunggu acara besok,” jelasnya, Rabu, 23 Juli 2025.
Yayuk menambahkan, acara ini akan diikuti oleh Camat se-Kabupaten Blora, para Kepala Desa, Ketua Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), serta Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dari berbagai wilayah.
Program GeMAR secara khusus menargetkan komoditas jagung sebagai langkah awal, dengan tujuan mengoptimalkan hasil panen dan meningkatkan pendapatan petani melalui pola kemitraan, jaminan harga, serta pendampingan teknis dari mitra profesional.
Jurnalis: Subekan
Editor: Basuki










