BLORA, Harianmuria.com – Pemerintah Kabupaten Blora mulai menyalurkan kendaraan operasional bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Dari total 295 koperasi yang ada, sebanyak 55 koperasi telah menerima bantuan truk operasional yang diserahkan langsung oleh Bupati Blora, Arief Rohman, di Halaman Yonif 410 Alugoro, Minggu, 10 Mei 2026.
Arief mengatakan kendaraan tersebut akan digunakan untuk mendukung aktivitas operasional koperasi di tingkat desa sebagai bagian dari penguatan ekonomi berbasis masyarakat.
“55 truk ini diserahkan kepada desa yang nanti akan mengikuti launching pada 16 Mei 2026,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kendaraan operasional tersebut diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil usaha koperasi, memperkuat rantai pasok desa, mendukung kebutuhan logistik, serta mempercepat perputaran ekonomi di tingkat lokal.
Arief menegaskan pentingnya pengelolaan kendaraan secara tertib dan transparan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Saya berharap seluruh kendaraan operasional tersebut dapat dikelola secara tertib, profesional, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggota koperasi maupun masyarakat luas,” harapnya.
Ia juga meminta pemerintah desa dan pihak kecamatan turut melakukan pengawasan terhadap penggunaan kendaraan koperasi agar sesuai dengan tujuan program.
“Kami minta bapak/ibu kades juga menjaga termasuk ketentuan penggunaannya seperti apa. Jangan sampai viral untuk mengangkut yang tidak sesuai dan coba nanti dilihat aturannya, jangan sampai tiba-tiba nanti disewakan, viral,” tegasnya.
Menurutnya, kendaraan tersebut harus digunakan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan di luar fungsi koperasi.
Sementara itu, Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Kav Yudhi Agus Setiyanto menyampaikan bahwa Blora menjadi salah satu daerah yang mengikuti program percontohan nasional di 1.000 titik pelaksanaan.
“Nanti 55 titik ini nanti akan mengikuti launching untuk pelaksanaan di Kabupaten Blora. Kegiatan akan dipusatkan di KDKMP Trembulrejo. Sedangkan KDKMP lainnya akan mengikuti secara daring,” katanya.
Ia menambahkan, penyaluran kendaraan akan dilakukan secara bertahap, termasuk mobil pikap dan kendaraan roda tiga, yang saat ini masih dalam proses pengiriman.
“Nanti bertahap akan diserahkan. Seperti mobil pick up dan motor roda tiga, dan saat ini proses pengiriman ke Kabupaten Blora,” ujarnya.
Selain itu, sejumlah gerai koperasi masih melengkapi sarana pendukung seperti pendingin ruangan dan perlengkapan lainnya.
Pengurus koperasi juga akan mengikuti pelatihan di Boyolali selama dua hari sebagai bagian dari penguatan kapasitas pengelolaan koperasi.
Jurnalis: Eko Wicaksono
Editor: Rosyid











